Warga Keluhkan Penutupan Saluran Drainase di Batam

by -5 views
warga-keluhkan-penutupan-saluran-drainase-di-batam
BP Batam dan Pemko saat meninjau proses pembangunan. Foto: Istimewa

Sejumlah warga Batam mengeluhkan saluran drainase yang ditutup pihak pengembang PT Surya Aji Pratama, di Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji Kota Batam, Kepulauan Riau.

Warga menilai dengan penutupan itu, menjadi pemicu utama terjadinya banjir di wilayah tersebut. Pihak pengembang membuat akses jalan untuk penunjang ke pembangunan ruko dan perumahan.

Mendapat keluhan warga, Wali Kota Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau proyek bangunan yang akan dikerjakan oleh PT Surya Aji Pratama.

Wali Kota Batam, melihat langsung rencana pembangunan Rumah dan toko (Ruko), yang dikerjakan oleh PT Surya Aji Pramata, dan berencana akan membuat saluran drainase induk, sebagai akses jalan penunjang masuk ke dalam ruko.

Kedatangan orang nomor satu di Batam itu di sambut baik oleh masyarakat khususnya warga perumahan Bumi Sarana Indah Satu, yang selama ini menjadi langganan korban Banjir.

“Kami senang Wali Kota Batam, langsung turun, melihat langsung kondisi rencana pembangunan yang berada di lahan Buffer zone,” kata Samsiar, kepada wartawan, Senin (15/2).

Rudi yang juga merupakan Kepala BP Batam itu datang bersama jajaran. Tidak terlihat adanya dialog antara Rudi dan masyarakat setempat, namun ia meminta saluran drainase tidak ditutup, dan saluran yang sempat ditutup akan di bongkar.

“Kita berharap apa yang diarahkan pak Wali dapat direalisasikan secepatnya,” kata dia.

Menurut dia, warga yang berdomisili di perumahan Bumi Sarana Indah tidak menolak pembangunan yang dilakukan perusahan, apabila tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat, dan tidak mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Ini kita dekat dengan SMP N 11 dan SMP N 26 di mana kawasan kita padat penduduk, dengan adanya pembangunan kita khawatir menimbulkan banjir,” katanya.

Di tempat terpisah, Saiful pihak PT. Surya Aji Pratama saat dikonfimasi mengenai keluhan warga menyebut untuk masalah saluran drainase pihaknya dapat menyampaikan informasi setelah ada hasil pembicaraan dari BP Batam.

“Masalah drainase hari Kamis kami di undang ke BP Batam untuk teknis pelaksanaan,” katanya.

Dia menyebut segala legalitas izin untuk pembangunan telah dikantongi pihaknya mulai dari Fatwa planologi, IMB, STF telah ada. Bahkan pihaknya juga telah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kota Batam.

Leave your vote

607 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia #RumahBlogInspirasi #KabarWarga #MenabarInformasiAntiBasi Official Kabarwarga

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *