Viral Pria Menikahi Kambing, Bagaimana Hukum Menikah dengan Kambing?

by -5 views
viral-pria-menikahi-kambing,-bagaimana-hukum-menikah-dengan-kambing?

BincangSyariah.Com– Di Media sosial viral pria asal Gresik menikahi kambing. Lantas bagaimana hukum menikah dengan kambing? (Baca juga: Menikah dengan Jin, Bagaimanakah Hukumnya?)

Kambing biasanya di Indonesia dijadikan binatang ternak. Di pasar, tukang jagal, kambing biasa dipotong untuk dijual dagingnya pada pembeli. Dalam ajaran agama Islam, di bulan Dzulhijjah,  kambing biasanya dijadikan binatang qurban. Atau kambing juga dijadikan sebagai hewan untuk aqiqah.

Lain halnya dengan Saiful Arif (44) warga Desa Klampok, Kecamatan Benjeng. Arif justru menjadikan kambing sebagai istri.  Ia menikahi seekor kambing betina yang yang disimbolkan sebagai anak dari Sri Kinasih dan diberi nama Sri Rahayu bin Bejo.

Dalam video viral yang beredar,  Arif dan kambing (Sri rahayu bin Bejo) tersebut menayangkan prosesi pernikahan. Pernikahan itu digelar laiknya pernikahan. Warga berbondong-bondong hadir. Pengantin pun mengenakan pakaian adat. Pernikahan berlangsung layaknya pernikahan antara pasangan manusia.

Hukum Menikahi Kambing dalam Islam

Tentu persitiwa itu membuat kita tergelitik, sahkah pernikahan antara manusia dengan kambing? Sahkah seorang menikahi kambing? Bolehkah manusia menikah dengan binatang?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, mari kita kutipkan pendapat para ulama fikih. Syaikh Abdurrahman Al Jaziri dalam kitab Al-Fiqh alal Mazahibul Arba’ah, Juz V, menjelaskan bahwa menikah dengan selain jenis manusia tidak diperbolehkan. Artinya, tak sah akad nikah selain dengan manusia. Pernikahan yang sah akadnya adalah manusia dengan manusia.

لا يصح العقد على ما ليس من جنس الانسان كإنسانةالماء مثلا فإنها كالبهائم

 Artinya: Tidak sah akad nikah dengan selain jenis manusia, seperti manusia ikan (putri duyung) seumpamanya, maka sesungguhnya itu digolongkan binatang.

Syekh Sirajuddin Abi Muhammad Ali Au’syi Al Hanafi, melalui kitab Fatawa Sirajiyyah fi Fiqhi Hanafi, pernikahan yang sah dipandang hukum adalah pernikahan yang dilakukan oleh manusia dengan manusia (sama jenisnya).

Sebagai kesimpulan, pernikahan manusia dengan hewan, atau pernikahan dengan jin, pernikahan manusia dengan putri duyung tidak akan sah. Pasalnya, itu dua jenis yang berbeda. Dalam kitab Fatawa Sirajiyyah fi Fiqhi Hanafi dikatakan oleh beliau;

لا يجوز المُنَاكَحَة بين الإنس والجن، وإنسان المائي؛ لاختلاف الجنس

Artinya: Tidak boleh menikah antara manusia dengan jin dan manusia dengan putri duyung. Larangan pernikahan itu karena perbedaan jenis.

Penjelasan ulama di atas memberikan kesimpulan hukum bahwa menikah dengan hewan atau binatang tidak boleh atau tidak sah. Dengan demikian, pernikahan yang dilakukan oleh Afif dan kambing di Gresik itu, secara hukum Islam tidak sah.

Demikian penjelasan terkait viral pria menikahi kambing, bagaimana hukum menikah dengan kambing atau hewan? Semoga bermanfaat. (Baca juga: Hukum Menikahi Perempuan yang Sangat Cantik).

Leave a Reply

Your email address will not be published.