Viral Pemuda Menghina Pahlawan Papua Frans Kaisiepo di Uang Rp10 Ribu, Wajahnya Diedit

by -1 views
viral-pemuda-menghina-pahlawan-papua-frans-kaisiepo-di-uang-rp10-ribu,-wajahnya-diedit

INDOZONE.ID – Pahlawan Nasional asal tanah Papua Frans Kaisiepo diduga jadi bahan pelecehan oleh seorang pemuda, dengan menjadikannya konten video lucu-lucuan di TikTok.

Video tersebut diunggah akun TikTok @mikomasamik0 baru-baru ini. Namun, pantauan Indozone pada Senin (15/2/2021), video tersebut telah dihapus.

Dalam video tersebut, terlihat seorang pemuda memegang uang kertas Rp10 ribu sambil menutupi wajahnya. Pemuda itu menghadapkan uang itu ke kamera.

Namun, gambar Frans Kaisiepo di uang yang ditunjukkan pemuda itu telah diedit. Hidungnya dibuat lebih lebar, begitu juga bibirnya.

Pemuda itu menunjukkan gambar uang kertas itu selama beberapa saat, lalu mengguncangkannya. Setelah diguncang, wajah Frans Kaisiepo kembali berubah, menjadi bergincu dan memakai kacamata.

Video yang diunggah pemuda tersebut kini telah dibagikan ulang oleh banyak akun. Salah satunya Twitter @AREAJULID.

Unggahan itu menuai hujatan dari sejumlah netizen.

ist
Hujatan netizen.

Sementara itu, meskipun konten tersebut telah dihapus, akun TikTok @mikomasamik0 tetap diserang netizen lewat konten-kontennya yang lain.

ist
Hujatan netizen.

Frans Kaisiepo sendiri lahir di Wardo, Biak, Papua pada 10 Oktober 1921 dan meninggal di Jayapura, Papua, 10 April 1979 pada umur 57 tahun.

Frans Kaisiepo ditetapkan sebagai pahlawan nasional Indonesia dari Papua berdasarkan Keputusan Presiden nomor 077/TK/1993.

Frans dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia atas usahanya untuk mempersatukan Irian Barat dengan Indonesia. 

Artikel Menarik Lainnya:

Leave your vote

554 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia #RumahBlogInspirasi #KabarWarga #MenabarInformasiAntiBasi Official Kabarwarga

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *