Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua, Bupati Cirebon Belum Bisa Disuntik

by -8 views
vaksinasi-covid-19-tahap-kedua,-bupati-cirebon-belum-bisa-disuntik

TIMESINDONESIA, CIREBONVaksinasi Covid-19 tahap kedua di Kabupaten Cirebon dilaksanakan di Puskesmas Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (15/2/2021). Namun, pada vaksinasi tahap kedua ini Bupati Cirebon belum bisa disuntik vaksin Covid-19.

Sementara, Vaksinasi di Kabupaten Cirebon sudah mencapai 80 persen lebih dari total 7.203 penerima vaksin baru sekira 62 persen masih 12 persen lagi karena ada beberapa yang ditunda.

Bupati Cirebon, Imron pun turut serta melaksanakan vaksinasi Covid-19 pada tahap kedua ini. Namun pihaknya belum diperbolehkan mengikutinya pasalnya Imron belum genap 3 bulan dinyatakan negatif Covid-19.

Bupati Cirebon belum bisa di vaksinasi b

“Iya terhitung hari ini, katanya saya baru dua bulan setengah, jadi belum bisa ikut vaksin dulu,” kata Imron.

Kendati demikian, Imron bisa mengikuti vaksin pada awal bulan Maret mendatang. “Nanti kesini lagi, untuk melakukan vaksin. Karena hitungan sudah pas tiga bulan,”ujarnya.

Imron juga menyampaikan saat proses skrining hasilnya bagus 110, dan saat ini hanya tinggal menunggu waktu untuk divaksin. Ia juga menegaskan akan mengikuti aturan saja. Yang pasti dirinya sudah sangat siap untuk divaksin.

“Perasaannya biasa saja, untuk persiapan ya biasa saja. Karena saya kan sudah sering donor darah, dan juga donor plasma,” ujarnya.

Imron mengaku sangat antusias untuk divaksin karena untuk kesehatan. Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak takut divaksin.

“Demi kesehatan kita, vaksin juga sudah aman, jadi masyarakat harus siap saja untuk divaksin demi kemaslahatan kita semua,” terang Bupati Cirebon tentang vaksinasi Covid-19.(*)

Leave your vote

674 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia #RumahBlogInspirasi #KabarWarga #MenabarInformasiAntiBasi Official Kabarwarga

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *