32.8 C
Jakarta
Thursday, May 19, 2022

Tigray Ikuti Etiopia Sepakati Gencatan Senjata Kemanusiaan | DW | 25.03.2022

WorldTigray Ikuti Etiopia Sepakati Gencatan Senjata Kemanusiaan | DW | 25.03.2022

Pemberontak Tigray mendeklarasikan gencatan senjata dan memberikan jaminan keamanan bagi organisasi kemanusiaan untuk menyalurkan bantuan. Perkembangan ini diyakini sebagai peluang terbesar bagi perdamaian di Etiopia.

Dalam keterangan persnya, Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) menyepakati “gencatan senjata” pada Jumat (25/3). Keputusan untuk menghentikan perang dan membuka koridor kemanusaan di Tigray juga dibuat pemerintah Etiopa sehari sebelumnya.

TPLF mengklaim “berkomitmen mengimplementasikan gencatan senjata sekarang juga,” tulis mereka, sembari mendesak pemerintah di Addis Ababa untuk menyegerakan pengiriman bantuan kemanusiaan.

Konflik selama 17 bulan itu memicu bencana kemanusiaan berkepanjangan, di mana 400.000 warga Tigray terusir ke kamp-kamp pengungsi. Januari silam, PBB melaporkan hampir 40 persen penduduk Etiopia, yang berjumlah enam juta orang, mengalami “kelangkaan pangan akut.”

Kondisi ini diperparah dengan terbatasnya jumlah bahan bakar yang membatasi pengiriman bahan pangan dan obat-obatan. PBB menyebutkan, petugas kemanusiaan sampai harus mengirimkan bantuan dengan berjalan kaki.

  • Warga Mekele mencari barang yang bisa diselamatkan

    Ethiopia: Satu Tahun Krisis Tigray Bergejolak 

    Sebuah kota terbakar

    Penduduk ibu kota Tigray, Mekele, mengais reruntuhan setelah serangan udara oleh pasukan pemerintah pada 20 Oktober. Militer mengatakan pihaknya menargetkan fasilitas manufaktur senjata yang dioperasikan oleh Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF), yang kemudian dibantah oleh pasukan pemberontak Tigray.   

  • Asap dari serangan udara militer di Mekele

    Ethiopia: Satu Tahun Krisis Tigray Bergejolak 

    Kabut perang membubung tinggi

    Asap dari serangan udara militer mengepul di langit Mekele. Pejuang Tigray menuduh pemerintah membunuh warga sipil, sementara pemerintah federal mengklaim pihaknya menargetkan depot senjata. Penduduk setempat mengkonfirmasi bahwa setidaknya satu kompleks industri besar di Mekele telah hancur. 

  • Tentara pemerintah Ethiopia yang ditangkap oleh pasukan Tigray

    Ethiopia: Satu Tahun Krisis Tigray Bergejolak 

    Pasukan yang ditangkap

    Tentara pemerintah Ethiopia yang ditangkap oleh pasukan Tigray duduk berbaris dan menunggu untuk dibawa ke pusat penahanan pada 22 Oktober. Tentara tersebut diarak di jalan-jalan Mekele dengan truk terbuka sebagai bentuk unjuk kekuatan menyusul serangan udara hari keempat di ibu kota. 

  • Bantuan kemanusiaan sulit menjangkau Tigray

    Ethiopia: Satu Tahun Krisis Tigray Bergejolak 

    Bantuan dalam perjalanan

    Kendaraan Masyarakat Palang Merah Ethiopia berjalan melalui Mekele, menyusul serangan udara pemerintah. Palang Merah berupaya untuk memberikan perawatan medis dan tempat penampungan di wilayah Tigray. Di tengah pemadaman telekomunikasi regional, organisasi ini merupakan kunci untuk membantu menghubungkan kembali keluarga yang terpisah oleh konflik. 

  • Bantuan kemanusiaan dari Samaritan's Purse

    Ethiopia: Satu Tahun Krisis Tigray Bergejolak 

    Bantuan yang langka 

    Sebuah pesawat kargo dari organisasi bantuan Samaritan’s Purse menyalurkan bantuan di Bandara Mekele pada Maret lalu. Aliran bantuan kemanusiaan ke Tigray sejak itu mengalami gangguan akibat penghalang jalan di rute-rute utama yang menghentikan konvoi untuk melewatinya dan serangan udara yang memaksa penerbangan bantuan dibatalkan. 

  • Tenaga medis berdemonstrasi di depan kantor PBB

    Ethiopia: Satu Tahun Krisis Tigray Bergejolak 

    Permohonan yang putus asa 

    Pekerja kesehatan menggelar protes di luar kantor PBB di Mekele, mengutuk kematian pasien karena kekurangan makanan dan obat-obatan. Stok pasokan vital berkurang di ibu kota, dengan tingkat malnutrisi di antara anak-anak meroket. PBB belum lama ini mengumumkan akan menarik setengah pekerjanya dari Ethiopia. 

  • Korban serangan udara Togoga

    Ethiopia: Satu Tahun Krisis Tigray Bergejolak 

    Korban perang 

    Seorang korban serangan udara Togoga dirawat di rumah sakit. Pada tanggal 22 Juni, Angkatan Udara Ethiopia melancarkan serangan udara di kota Tigray dan menewaskan 64 warga sipil, melukai 184 orang. Ambulans yang berusaha mencapai tempat kejadian awalnya diblokir oleh tentara sebelum konvoi lain berhasil melewatinya dan membawa 25 korban ke rumah sakit di Mekele.

  • Demonstrasi di London, Inggris

    Ethiopia: Satu Tahun Krisis Tigray Bergejolak 

    Protes internasional 

    Di sisi lain dunia, ratusan orang berunjuk rasa di Whitehall, London pada 19 Oktober lalu dengan membawa bendera dan slogan. Mereka menyerukan diakhirinya kekerasan dan blokade bantuan di Tigray. Banyak dari pengunjuk rasa adalah anggota diaspora Tigray, Ethiopia, dan Eritrea.

  • Demonstrasi menentang pasukan Tigray

    Ethiopia: Satu Tahun Krisis Tigray Bergejolak 

    Kemarahan di kedua sisi 

    Demonstran di ibu kota Addis Ababa berkumpul di luar kantor Program Pangan Dunia PBB pada September, untuk memprotes pengiriman bantuan ke wilayah Tigray. TPLF ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh pemerintah Ethiopia. Pejabat dan kelompok hak asasi juga menuduh pejuang Tigray melakukan kekejaman, termasuk merekrut tentara anak. (rs/ha)

    Penulis: Ineke Mules


Perdana Menteri Etiopia, Abiy Ahmed pada Kamis (24/3) mendeklarasikan gencatan senjata secara sepihak, demi “membuka jalan bagi resolusi konflik” di utara Etiopia, katanya seperti dilansir media-media nasional.

Dia mengimbau TPLF untuk “menghentikan semua tindakan agresi dan menarik mundur pasukannya dari wilayah jiran yang sudah diduduki.” 

Kekurangan bantuan kemanusiaan

Keputusan itu disambut baik Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken. Dalam keterangan persnya, dia “mengajak semua pihak untuk memanfaatkan pengumuman ini untuk membangun gencatan senjata secara permanen, termasuk kesepakatan keamanan yang diperlukan.”

PM Abiy sempat berang terhadap AS, ketika Washington mencabut kemudahan dagang dan diskon tarif bagi Etiopia untuk mendesakkan perdamaian. Kini, sanksi itu ditangguhkan selama pemerintah Etiopia merundingkan perdamaian dengan Tigray.

Gudang pangan WFP di Semetra, Afar, Etiopia

Program Pangan PBB (WFP) mengaku kehabisan stok bahan pangan dan bahan bakar di Etiopia

Negosiasi antara kedua pihak dirangkai tim diplomat Uni Afrika pimpinan pejabat PBB, Olusegun Obasanjo. Sejak beberapa bulan terakhir, mereka melobi Tigray dan Etiopia agar mau menyepakati gencatan senjata. 

Analis mengatakan, gencatan senjata harus ditindaklanjuti dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan secara besar-besaran. William Davison, peneliti senior Etiopia di International Crisis Group mengatakan, hal ini merupakan faktor krusial dalam negosiasi damai.

“Pengiriman bantuan tanpa syarat dan hambatan, bisa membantu membangun rasa kepercayaan yang membuka jalan bagi negosiasi dan dialog,” kata dia.

Program Pangan Dunia, WFP, melaporkan lebih dari sembilan juta penduduk di Afar, Amhara dan Tigray membutuhkan bantuan secepatnya. Juga diingatkan, kesepakata gencatan senjata tidak serta merta mempermudah penyaluran bantuan.

“Operasi WFP di wilayah Tigray terpaksa dihentikan, dengan hanya memasok bahan bakar darurat dan kurang dari satu persen cadangan pangan,” tulis badan PBB itu pekan ini. 

rzn/as

Check out our other content

Check out other tags:

Most Popular Articles