Tanda Lahir Pada Bayi, Berbahaya atau Tidak?

by -0 views
tanda-lahir-pada-bayi,-berbahaya-atau-tidak?

BAYI baru lahir terkadang memiliki tanda lahir berupa bercak merah atau kebiruan. Bentuknya beragam, bisa bulat, memanjang, atau hanya sekadar titik. Biasanya tanda lahir ini suka disamakan dengan garis keturunan.

Sebagian tanda lahir terbentuk dari kumpulan pembuluh darah yang abnormal. Tanda lahir ini sering dikenal dengan tanda lahir vaskuler. Ada juga yang terbentuk dari pigmen tambahan pada bayi.

Berbahayakah tanda lahir pada bayi Bunda? Yuk kita simak!

1. Bintik Mongolia (Mongolia Spot)

Bintik Mongolia biasa muncul pada bayi-bayi Asia. Biasanya Bintik Mongolia ini berwarna biru keabu-abuan dan muncul pada punggung bagian bawah atau bagian pantat.

Banyak orang yang menyebut tanda lahir itu adalah lebam akibat trauma persalinan. Tapi tak perlu khawatir, meskipun bertahan lama namun Bintik Mongolia ini tidak memerlukan penanganan khusus.

2. Bercak Kopi (Cafe Au Lait)

Pernah menemukan bercak cokelat pada bayi baru lahir? Bercak cokelat yang biasanya berbentuk oval dan tidak beraturan ini disebut dengan Bercak Kopi atau cafe au lait.

Bercak berukuran 3 sampai 5 milimeter ini bisa hilang seiring tumbuh kembang bayi atau bahkan bertambah banyak akibat paparan sinar ultraviolet.

3. Bercak Anggur Kemerahan (Port Wine Stain)

Waspadai jika Bunda menemukan tanda lahir berupa bercak merah yang cukup tebal. Biasanya oleh tenaga penolong kelahiran tanda ini terjadi akibat trauma lahir.

Paling sering muncul di wajah, dada, dan punggung bayi. Warnanya lama kelamaan akan berubah menjadi keunguan.

Apabila Port Wine Stain ini muncul di daerah dahi, mata, atau kepala, artinya butuh penanganan khusus dari tenaga medis untuk melihat keterlibatan neurologisnya.

4. Gigitan Bangau (Stork Bites)

Dikenal juga dengan sebutan “Ciuman Malaikat” (angel’s kisses) atau salmon patch.

Tanda lahir ini awalnya berupa bercak tipis berwarna merah muda. Ditemui di sekitar mata, alis, bibir, maupun leher bagian belakang.

Tanda lahir ini tidak perlu penanganan khusus, karena biasanya 40 persen akan menghilang pada periode neonatus dan pada usia 18 akan hilang. Tapi pada kasus tertentu, Stork Bites ini bisa menetap.

5. Tahi Lalat (Nevus Pigmentosus)

Tahi lalat umum dimiliki siapa saja. Normalnya pada bayi lahir ukurannya hanya 1,5 sampai 2 cm dan lambat lain akan memudar atau mengecil.

Yang perlu diwaspadai ketika tahi lalat itu membesar dan berbulu, sehingga perlu penanganan khusus. Segera hubungi ahli untuk berkonsultasi.

6. Strawberry Hemangioma (Hemangioma Infantil)

Disebut sebagai strawberry Hemangioma karena bentuk dan warnanya memang seperti strawberry. Pada beberapa bayi, tanda ini muncul sesaat setelah lahir atau beberapa hari kemudian.

Strawberry Hemangioma muncul di bagian kepala, wajah sampai leher. Ditandai dengan warna ungu muda atau lila pada bagian kulit tertentu.

Tanda lahir ini akan hilang saat usia anak memasuki 7 tahun. Sayangnya, bila tanda ini muncul di daerah mata, saluran napas, atau organ vital, segera minta tolong dokter untuk mendapatkan penanganan.

Leave your vote

780 Points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *