Tabung Recehan dari Upah Cuci Piring, Kakek Tuna Rungu Mampu Kumpulkan Uang Rp82 Juta

by -6 views
tabung-recehan-dari-upah-cuci-piring,-kakek-tuna-rungu-mampu-kumpulkan-uang-rp82-juta

Tabung Recehan dari Upah Cuci Piring, Kakek Tuna Rungu Mampu Kumpulkan Uang Rp82 Juta

Meski memiliki kekurangan fisik, kakek berusia 81 tahun ini tak lantas pasrah lalu mengemis. Tapi, ia justru bisa mengumpulkan uang hingga Rp82 juta dari hasil mencuci piring di hajatan.

Kisah seorang kakek bernama Palyuri asal Payakumbuh, Bukuttinggi, Sumatera Barat, ini sungguh menginspirasi. Pasalnya, dengan kegigihannya ia mampu menabung dengan hasil jerih payahnya sendiri dan kini telah menuai hasilnya.

Palyuri diketahui seorang yang tuna rungu. Selama 25 tahun ia mengumpulkan uang mulai dari Rp1.000 hingga Rp100 ribu dari upah mencuci piring di acara hajatan.

Kisahnya pun viral setelah dibagikan oleh akun Instagram @kaba.bukittinggi. Dalam unggahan video tersebut, terlihat sejumlah orang bank sedang menghitung uang Palyuri yang disimpan dalam beberapa karung.

Para petugas bank pun mengaku agak repot saat menghitung uang pecahan kecil hingga besar itu. Mereka bahkan butuh dua hari untuk menyelesaikannya.

“Kami hitung mulai dari pecahan 1.000 hingga 100 ribu rupiah. Hari kamis, ada 8 petugas menghitung, Jum’at tadi ada 12,” ungkap salah satu pegawai bank.

Pihak keluarga yang mengetahui sifat sang kakek pun membenarkan bawah Palyuri merupakan sosok yang giat bekerja dan pantang untuk pasrah.

“Saya yakin orang sering melihat dan mengenal Biyok (Palyuri), uang itu bukan hasil dari mengemis,” ujar Anton, salah satu keluarga Palyuri.

Atas saran pihak bank, uang yang telah rapi terhitung itu pun disimpan di bank agar lebih aman. Netizen yang menyimak kisah itu pun merasa terinspirasi oleh kegigihan sang kakek untuk menabung dan mendoakannya agar panjang umur.

Leave your vote

788 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia theplieh

saya adalah admin di https://t.co/m6Yub2LJMv

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *