Studi: Polusi Sebabkan 9 Juta Orang Meninggal per Tahun | DW | 18.05.2022

by -5 views
studi:-polusi-sebabkan-9-juta-orang-meninggal-per-tahun-|-dw-|-1805.2022

Penelitian terbaru menempatkan polusi setara dengan merokok dalam hal kematian global. Sebagai perbandingan, COVID-19 membunuh sekitar 6,7 juta orang secara global sejak pandemi merebak.

Diperkirakan 9 juta orang meninggal karena polusi dari semua jenis setiap tahunnya, menurut sebuah studi tentang kematian global dan tingkat polusi yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet Planetary Health.

Polusi udara luar ruangan yang memburuk dan keracunan timbal telah membuat kematian global akibat pencemaran lingkungan mencapai 9 juta per tahun sejak 2015, menurut para ilmuwan yang menganalisis data 2019 dari Global Burden of Disease, yang merupakan studi berkelanjutan oleh University of Washington, yang menilai paparan polusi secara keseluruhan.

Polusi adalah “ancaman eksistensial bagi kesehatan manusia dan kesehatan planet, serta membahayakan keberlanjutan masyarakat modern,” studi menemukan, dan menambahkan bahwa dampaknya terhadap kesehatan global tetap “jauh lebih besar dibanding perang, terorisme, malaria, HIV, TBC, narkoba, dan alkohol”.

“Kami (seperti) duduk di kuali dan perlahan-lahan terbakar,” kata Richard Fuller, rekan penulis studi dan pimpinan Pure Earth, sebuah organisasi nirlaba global. Namun, tidak seperti perubahan iklim, malaria, atau HIV, “kami belum memberikan banyak fokus (pencemaran lingkungan),” sambungnya.

Data terbaru menempatkan polusi setara dengan merokok dalam hal kematian global. Sebagai perbandingan, COVID-19 membunuh lebih dari 6 juta orang secara global sejak pandemi dimulai.

Kematian akibat polutan tradisional menurun

Analisis baru menggali lebih dalam penyebab polusi, memisahkan kontaminan tradisional, seperti asap dalam ruangan atau limbah, dari polutan modern, yang meliputi polusi udara industri dan bahan kimia beracun.

Meski kematian akibat polutan tradisional menurun secara global, mereka tetap menjadi masalah di Afrika. Chad, Republik Afrika Tengah, dan Nigeria adalah tiga negara yang ditemukan memiliki kasus kematian terkait polusi paling banyak, sebagian besar disebabkan oleh air yang tercemar, tanah, dan udara dalam ruangan yang berbahaya.

Langkah-langkah untuk mengurangi polusi udara dalam ruangan dan meningkatkan sanitasi telah membantu menurunkan kematian hingga dua pertiga di Ethiopia dan Nigeria antara tahun 2000 dan 2019. Pergeseran India dari tungku pembakaran kayu ke sambungan kompor gas juga telah meningkatkan angka kematian.

  • Senegal Luftverschmutzung in Dakar (Getty Images/AFP/Seyllou)

    6 Cara Lindungi Diri dan Anak dari Polusi Udara

    Hindari sumber polusi

    Tentu saja, cara yang paling mudah untuk melindungi diri dan keluarga adalah dengan menghindari sumber polusinya. Ini termasuk juga mencari tempat bermain bagi anak yang letaknya jauh dari sumber polusi. Sebelum beraktivitas di luar, cari tahu angka atau level kualitas udara di tempat yang akan dituju atau bahkan tempat tinggal kita. Dengan adanya internet, informasi ini mudah didapat.

  • China Kinder in Handan (picture-alliance/Imaginechina/C. Xuehu)

    6 Cara Lindungi Diri dan Anak dari Polusi Udara

    Kenakan masker

    Memakai masker dapat melindungi diri dan anak-anak dari partikel debu halus, polutan beracun, bakteri dan virus yang dapat menimbulkan penyakit. Namun perlu disesuaikan juga jenis maskernya dengan tingkat polusi yang melanda.

  • Brennender Plasikmüll (picture-alliance/dpa/P. Durand)

    6 Cara Lindungi Diri dan Anak dari Polusi Udara

    Tidak membakar sampah

    Membakar sampah, apalagi jika sampah yang dibakar mengandung plastik, dapat menghasilkan polutan yang sangat berbahaya bila terhisap oleh diri sendiri maupun anak-anak.

  • Stühle der Macht Ausstellung ( Eirik Johnson)

    6 Cara Lindungi Diri dan Anak dari Polusi Udara

    Jaga sirkulasi udara di rumah

    Sirkulasi udara yang baik bisa membuat kadar oksigen tercukupi. Jangan lupa tutup jendela ketika udara luar sedang tidak baik, misalnya ketika ada tetangga yang membakar sampah.

  • Frau kauft frisches Obst in einem Markt (picture-alliance/Photononstop)

    6 Cara Lindungi Diri dan Anak dari Polusi Udara

    Minum cukup air putih dan makan bergizi

    Kadar air yang cukup dalam tubuh membantu proses pembuangan zat-zat beracun, termasuk juga polutan yang berbahaya. Sedangkan buah dan sayur kaya akan asam lemak omega yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Jika masih menyusui, pastikan bayi mendapatkan air susu ibu secara eksklusif selama enam bulan pertama.

  • Aloe Vera Pflanze (Imago)

    6 Cara Lindungi Diri dan Anak dari Polusi Udara

    Gunakan pemurni udara

    Penggunaan alat pemurni udara sangat penting terutama bila ada anggota keluarga terutama anak-anak yang menderita asma. Namun jika tidak, ada juga cara alami untuk menjaga kualitas udara dalam rumah dengan meletakkan tanaman yang bisa memurnikan udara seperti lidah buaya, azalea dan tulsi di dalam rumah. (ae/vlz, Sumber: Greeenpeace Indonesia)


Polutan modern meningkat

Studi tersebut menemukan bahwa kematian yang disebabkan oleh paparan polutan modern seperti logam berat, bahan kimia pertanian, dan emisi bahan bakar fosil, telah melonjak 66% sejak tahun 2000. Tren ini sangat mengkhawatirkan di negara-negara berkembang.

Sementara polusi udara luar ruangan turun di beberapa ibu kota besar, termasuk Bangkok, Cina, dan Mexico City. Sedangkan kota-kota kecil mengalami peningkatan level polusi.

Jenis polusi modern turun di Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Etiopia antara tahun 2000 dan 2019. Tim ilmuwan tidak dapat menjelaskan banyaknya jumlah kasus kematian di Etiopia dan menyebut kemungkinan itu terkait data yang dilaporkan.

Penulis penelitian mengajukan delapan rekomendasi untuk mengurangi kematian akibat polusi, menekankan perlunya pemantauan yang lebih baik, pelaporan yang lebih baik, dan peraturan pemerintah yang lebih kuat tentang industri dan mobil.

“Kami benar-benar tahu bagaimana memecahkan setiap masalah itu,” kata Fuller. “Yang hilang adalah kemauan politik.”

ha/vlz (Reuters, AP, AFP)

More

Leave a Reply

Your email address will not be published.