Spoon Feeding atau Bayi Memegang Makanan Sendiri, Lebih Baik Mana?

by -0 views
spoon-feeding-atau-bayi-memegang-makanan-sendiri,-lebih-baik-mana?

Makan sendiri dapat menjadi salah satu milestone yang menggembirakan hati Bunda. Aktivitas ini sekaligus bisa menstimulasi si kecil dalam hal merasakan tekstur makanan, pemahaman rasa, dan melatihnya menggenggam. 

Sebagian ibu lebih suka membiasakan bayi makan sendiri menggunakan sendok (spoon feeding), dan lainnya membiarkan anak makan langsung dengan tangannya. Lantas, mana yang lebih baik spoon feeding bayi atau makan sendiri? 

Mana Lebih Baik Makan Sendiri dengan Sendok atau Tangan?

Dijelaskan dr. Dyah Novita Anggraini membiarkan bayi makan sendiri menggunakan sendok ataupun tangan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

“Kalau bayi mengambil sendiri (makanan) dengan tangannya, dia menjadi mandiri untuk menentukan apa yang masuk ke dalam mulutnya. Dia juga bisa merasakan langsung tekstur dari makanannya,” ucap dr. Dyah Novita.

Artikel Lainnya: Bolehkah Bayi di Bawah 1 Tahun Makan Nasi?

Makan dengan tangan juga memudahkan makanan dimasukkan ke mulut oleh si kecil. Namun kekurangannya, metode ini akan membuat lokasi area makan menjadi lebih kotor.

Sementara itu, pada spoon feeding, ada kemungkinan setengah makanan anak bakal tumpah. Pasalnya, bayi masih sulit untuk memegang sendok, menyeimbangkan, dan mengarahkannya ke mulut mereka.

Namun, melansir Parenting, sebuah studi yang diterbitkan oleh British Medical Journal berpendapat, makan menggunakan tangan lebih baik dibandingkan dengan sendok.

Menurut studi, makan dengan tangan bisa melatih sensorik anak dalam mengenal tekstur. Penelitian ini dilakukan kepada 155 anak di Inggris yang sudah mulai memasuki masa MPASI. 

Subjek dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu ibu yang membiasakan anak makan dengan jari dan ibu yang membiasakan anak makan menggunakan sendok dan garpu.

Hasilnya, mayoritas anak di kedua kelompok tersebut memiliki indeks massa tubuh yang sehat dan normal. Namun, ada sejumlah kecil anak yang makan sendiri menggunakan tangan memiliki berat badan yang kurang. 

Sementara, anak dalam kelompok yang diberi makan sendok mengalami kelebihan berat badan. Hal ini dikaitkan dengan orangtua yang mungkin tergoda memberi makan anaknya lebih saat makanan diberikan dalam bentuk pure atau dihaluskan. 

Ellen Townsend, profesor psikologi mengatakan, jenis makanan karbohidrat mungkin lebih menarik bagi anak-anak yang makan menggunakan tangan.

Alasannya, karbohidrat, seperti kentang, nasi, dan mi, cenderung mudah dipegang dan dikunyah. 

Selain itu, anak yang makan dengan tangan mungkin lebih terbiasa dengan berbagai makanan sehat dan bergizi yang utuh. Hal ini bila dibandingkan dengan anak kelompok sendok yang biasanya diberikan makanan dalam bentuk pure. 

Artikel Lainnya: Memberi Makan Bayi di Malam Hari Bikin Cacingan, Benarkah?

Selalu Awasi saat Anak Makan Sendiri

Melansir What to Expect, jika Anda ingin membiarkan anak makan sendiri, cobalah pertama kali ajarkan menggunakan sendok pada makanan yang dihaluskan, seperti bubur atau pure buah. Berikan dalam porsi yang kecil terlebih dahulu.

Jika usia bayi sudah menginjak 7 atau 8 bulan dan sudah terbiasa menerima makanan padat, ibu bisa mencoba membiasakan anak makan menggunakan tangannya. Anda bisa memulai dengan buah potong bertekstur lembut.

Selalu dampingi dan awasi setiap kali anak makan sendiri. Tempatkan mereka pada meja makan khusus. Gunakan peralatan makan khusus bayi yang tentunya aman bagi mereka. 

Jadi, membiarkan anak makan sendiri dengan tangan atau spoon feeding memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hal ini tergantung bagaimana ibu ingin menerapkannya pada si kecil.

Jika masih ragu dalam membiarkan anak makan sendiri, ibu dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Konsultasi ke dokter anak dapat Anda lakukan dengan mudah dan cepat melalui fitur LiveChat 24 Jam di aplikasi Klikdokter.  

(HNS/AYU)

Leave your vote

789 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia. Kami bukan penulis, kami adalah baris-baris kode yang menghimpun tulisan bermutu yang berserakan di jagat maya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *