Sayyidah Maryam binti Imron AS (4/4)

List item

Maryam adalah wanita paling mulia diantara seluruh wanita yang pernah ada. Dialah satu-satunya wanita yang disebutkan namanya dalam Alqur’an, bahkan menjadi nama surat. Maryam lahir dari keluarga terhormat, orang tuanya adalah orang sholeh, paman dan sepupunya adalah Nabi Zakariya dan Yahya.

Maryam dituduh berzina oleh kaumnya karena telah melahirkan seorang anak padahal dia tidak menikah. Namun Allah menjawab tuduhan itu dalam al-Qur’an dengan jawaban yang utuh, jawaban yang menjelaskan mengenai apa yang terjadi dengan Maryam, Allah berfirman :

“Dan ingatlah kisah Maryam yang disebutkan dalam kitab, ketika dia menjauhkan diri daripada keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur. Maka dia mengadakan tabir yang melindunginya daripada mereka; lalu Kami (Allah) mengutuskan Ruh Kami kepadanya, maka Ruh itu muncul di hadapannya dalam bentuk manusia yang sebenarnya.

Maryam berkata: “Sesungguhnya aku berlindung kepada al-Rahman daripadamu, jika kamu seorang yang bertakwa”. Ruh itu berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk menganugerahkan kepada engkau seorang anak laki-laki yang suci.”

Maryam berkata: “Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusia pun menyentuhku, dan aku bukan seorang perempuan jahat.” Ruh itu berkata: “Demikianlah, Tuhanmu berfirman: “Hal itu adalah mudah bagi-Ku dan agar Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat daripada Kami dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan’.”

Maka Maryam mengandung, lalu dia mengasingkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh. Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksanya bersandar pada pohon kurma, Maryam berkata: “Aduhai, alangkah baiknya jika aku mati sebelum ini, dan aku menjadi seorang yang tidak bererti, lagi dilupakan”.

Maka Ruh itu menyerunya daripada tempat yang rendah: “Janganlah engkau bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.” Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang matang kepadamu.”

“Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: “Sesungguhnya aku telah bernazar kepada al-Rahman untuk berpuasa, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini.”

Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Wahai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat hmungkar.” “Wahai saudara perempuan Harun, ayahmu bukanlah seorang yang jahat dan ibumu bukanlah seorang perempuan pezina.”

Maka dia Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: “Bagaimana kami dapat berbicara dengan seorang yang masih dalam buaian?” Dia (anak Maryam) berkata: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah. Allah memberikan kitab kepadaku, dan Allah menjadikan aku seorang nabi.”

Dan Allah menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Allah memerintahkan kepadaku mendirikan sholat dan menunaikan zakat selama aku hidup, dan berbakti kepada ibuku. Dan Allah tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.”

“Dan kesejahteraan atas diriku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”. Itulah ‘Isa ibn Maryam. Perkataan yang benar, yang mereka berselisihan tentangnya.

Tidak ada bagi Allah mempunyai anak, maha suci Allah dari yang demikian. Apabila Allah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia. Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka abdikan dirimu kepada-Nya, Inilah jalan yang lurus.

Maka berselisihlah golongan-golongan itu sesama mereka. Maka kecelakaanlah bagi orang kafir yang pada waktu menyaksikan hari yang besar. Alangkah terangnya pendengaran mereka dan tajamnya penglihatan mereka, pada hari mereka datang kepada Kami (Allah). Tetapi orang-orang yang zalim pada hari ini (di dunia) berada dalam kesesatan yang nyata. (Q.S Maryam ayat 16-38)

Written by buzz your story

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Juraij ar-Rohib (3/4)

Cover Depan Album (1/4)