Sikunang, Jalur Tercepat Dan Termudah Gunung Bismo

by -328 views
sikunang,-jalur-tercepat-dan-termudah-gunung-bismo

Gunung Bismo merupakan sebuah gunung dengan ketinggian 2365 Mdpl. Terletak di kabupaten Wonosobo tepatnya di perbatasan Desa Campursari dan Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Ada berbagai jalur yang bisa dilalui untuk mencapai puncak Gunung Bismo.  Antara lain jalur Silandak, jalur Ndero Duwur, jalur Pulosari dan jalur Sikunang.

Menuju Basecamp Berangkat dari rumah jam 09.00 WIB kami memutuskan untuk tektok Gunung Bismo via Sikunang. Karena menurut kabar, Gunung Bismo via Sikunang adalah jalur tercepat dan termudah.  Untuk transportasi menuju Basecamp Gunung Bismo via Sikunang bisa menggunakan transportasi pribadi ataupun umum. Untuk transportasi umum menggunakan minibus jurusan Wonosobo – Dieng dengan biaya Rp 25.000 dilanjutkan dari Dieng – Sikunang menggunakan jasa ojek dengan biaya Rp 15.000.

Disambut ramah oleh warga sekitar, kami tiba di basecamp sekitar pukul 10.40 WIB. Setelah istirahat sebentar, barang bawaan kami dicek oleh petugas basecamp karena ada tiga larangan mendaki gunung bismo yaitu tidak boleh memakai pakaian warna kuning, tidak boleh membawa boneka, dan tidak boleh membawa music box. Setiap gunung punya peraturan dan adat masing – masing, kita sebagai pengunjung  harus bersikap toleran dengan menaati peraturan yang telah ditentukan oleh basecamp. Untuk biaya registrasi Bismo via Sikunang seikhlasnya karena basecamp belum diresmikan dan untuk biaya parkir Rp 10.000..

Perjalanan ke Puncak Bismo Setelah selesai pengecekan, sekitar pukul  11.15 WIB kami memulai pendakian, melewati permukiman warga disertai kabut yang mulai turun. Perbukitan dan perkebunan sayuran mulai terlihat, sesekali kami menjumpai para petani yang sedang pulang berkebun. Udara segar dan dingin mulai terasa, gerimispun mulai datang dan kami tetap melanjutkan perjalanan.

Tri Umami di Puncak Gunung Bismo Jalur Sikunang Ditengah ramainya Dieng, Gunung Bismo seolah tidak terjamah, jalurpun masih sangat sepi dan kami tidak menemukan pendaki lain. Jalurnya juga masih sangat bersih dan juga tidak ada sampah. Pos – pos yang digunakan sebagai acuan kami berada juga tidak nampak. Adzan dzuhur pun berkumandang, kami istirahat sebentar.

Kemudian kami melanjutkan perjalanan, setelah melewati perkebunan warga kami melewati tangga untuk menuju ke hutan yang masih rimbun. Kabut kerap menyapa selama mendaki, dengan cuaca seperti ini Bismo menjadi terasa sahdu.  Tidak lama nampak area camp dengan papan “Area Camp 1” yang artinya sebentar lagi kami bakal sampai puncak. Area Camp 1 cukup luas bisa untuk mendirikan sekitar 5 sampai 6 tenda. Kami hanya berhenti sebentar untuk mengambil dokumentasi, lalu kami kembali berjalan. Sekitar 5 menit  kami menjumpai papan Puncak Bismo dan waktu menunjukkan pukul  12.15 WIB. Jarak yang kami tempuh dari basecamp sampai puncak sekitar 1 jam.

Puncak juga masih sangat sepi, tidak ada rombongan lain selain kami. Kabut mengelilingi sekitar kami, hanya warna putih yan nampak disekitar. Kami istirahat dan menikmati bekal yang kami bawa.  Kabut perlahan mulai menghilang, penampakan puncak sikunir mulai terlihat selain itu juga Gunung Sindoro, Gunung Kembang dan Telaga Menjer juga mulai terlihat samar-samar. Jika beruntung cuaca cerah curug sikarim juga bisa terlihat. Lereng-lereng pegunungan yang hijau juga mulai menampakkan diri, siang yang sangat sempurna ditemani dengan kabut tipisnya Bismo. Pemandangan seperti itu tak cukup lama bertahan, kabutpun kembali menghampiri.

Setiap Jalur Memiliki Puncaknya Sendiri Kami berniat menuju ke puncak Bismo yang lain, baru berjalan sekitar 5 menit dan sampai di papan “Area Camp 2” kami memilih berhenti dan tidak melanjutkan perjalanan lagi, karena cuaca tidak memungkinkan untuk kami melanjutkan perjalanan. Lalu kami berjalan kembali ke Puncak Bismo via Sikunang, duduk sebentar lalu kembali turun. Untuk menuju puncak bismo yang lain membutukan waktu sekitar 30 menit – 1 jam. Perlu diketahui puncak bimo tiap jalur itu berbeda. Bismo sangat sunyi.  Ditengah hiruk pikuknya Dieng sebagai tempat wisata, nyatanya masih ada destinasi gunung yang sesepi ini. Bismo seolah hanya milik kami.

Nara Hubung Basecamp Gunung Bismo Jalur Sikunang 082241311296 (Ozy)

Mau cerita perjalananmu ada di sini? Kirim tulisanmu yuk!

Leave your vote

789 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia. Kami bukan penulis, kami adalah baris-baris kode yang menghimpun tulisan bermutu yang berserakan di jagat maya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *