Serangan Roket di Irak Utara Kurdi Tewaskan Warga Sipil

by -2 views
serangan-roket-di-irak-utara-kurdi-tewaskan-warga-sipil

Baghdad, Gatra.com – Serangan roket di pangkalan militer pimpinan AS di Kurdi Irak utara menewaskan seorang kontraktor sipil dan melukai enam orang lainnya, termasuk seorang anggota dinas AS. 

Pernyataan ini diungkapkan koalisi AS di Irak pada Senin (16/2).

“Laporan awal bahwa ‘Penembakan Tidak Langsung’ mendarat di Pasukan Koalisi di Erbil malam ini. Ada 1 kontraktor sipil tewas, 5 kontraktor sipil terluka dan 1 anggota layanan AS terluka,” kata Juru Bicara Kolonel Wayne Marotto, dikutip Reuters, Selasa (16/2).

Pemerintah daerah Kurdi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa beberapa roket menghantam Erbil dan sekitarnya pada pukul 21:30 waktu setempat pada hari Senin dan beberapa orang terluka, meski tidak memberikan rincian keterangan lebih lanjut.

Sumber keamanan Kurdi mengatakan kepada Reuters setidaknya tiga roket mendarat di dekat Bandara Internasional Erbil di wilayah otonom pada larut malam. Wartawan Reuters mendengar beberapa ledakan keras dan melihat kebakaran terjadi di dekat bandara.

Sebuah kelompok yang menamakan dirinya Saraya Awliya al-Dam mengaku bertanggung jawab atas serangan di pangkalan pimpinan AS itu. Mereka mengatakan sengaja menargetkan “pendudukan Amerika” di Irak. Meski itu tidak memberikan bukti untuk klaimnya.

Pasukan AS menempati pangkalan militer yang berdekatan dengan bandara sipil.

Itu adalah serangan paling mematikan yang menghantam pasukan pimpinan AS selama hampir setahun di Irak, di mana ketegangan meningkat antara pasukan AS, sekutu Irak dan Kurdi mereka di satu sisi dan milisi yang berpihak pada Iran di sisi lain.


Editor: Anthony Djafar


Leave your vote

674 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia #RumahBlogInspirasi #KabarWarga #MenabarInformasiAntiBasi Official Kabarwarga

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *