Sekda Aceh Apresiasi Antusiasme Nakes Sukseskan Vaksinasi COVID-19

by -3 views
sekda-aceh-apresiasi-antusiasme-nakes-sukseskan-vaksinasi-covid-19
Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah didampingi Direktur RSJ Aceh dr. Makhrozal, M. Kes dan dr. Said Andy Saida, SpPD-FINASIM dalam rapat virtual bersama sejumlah pihak di kabupaten dan kota, Senin (15/2). Foto: Humas Setda Aceh

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah mengapresiasi antusiasme para tenaga kesehatan (Nakes) di Aceh menyukseskan vaksinasi COVID-19. Semangat para Nakes diakui Taqwallah terlihat begitu tinggi saat dia memantau proses vaksinasi COVID-19 di 17 kabupaten dan kota di Aceh dalam empat hari, 10-13 Februari lalu.

“Alhamdulillah, kita melihat saudara-saudara kita para tenaga kesehatan di seluruh Aceh sangat antusias menyukseskan vaksinasi,” ujar Taqwallah saat memimpin rapat virtual membahas evaluasi proses vaksinasi COVID-19 di ruang rapat Sekda Aceh, Senin (15/2).

Rapat virtual itu diikuti sejumlah pihak dari seluruh kabupaten dan kota di Aceh, seperti Sekda, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur Rumah Sakit, dan Kepala Puskesmas.

Taqwallah dalam rapat itu didampingi Direktur Rumah Sakit Jiwa Aceh dr Makhrozal, Spesialis Penyakit Dalam RS Jiwa Aceh dr. Said Andy Saida, SpPD-FINASIM, dan Tim Ahli Satgas COVID-19 Pemerintah Aceh Dr. dr. Syahrul, Sp. SK.

Taqwallah mengatakan, penyuntikan vaksin dosis pertama untuk para Nakes ditargetkan selesai Senin (15/2). Sementara dosis kedua ditargetkan rampung pada 28 Februari 2021.

Ia berharap para tenaga kesehatan di tingkat provinsi dan 23 kabupaten dan kota di Aceh saling mendukung dan menjaga kekompakan demi suksesnya program vaksinasi.

Taqwallah meminta pihak Puskesmas dan rumah sakit yang melakukan vaksinasi agar melaporkan jika ada kendala teknis di lapangan, seperti kehabisan stok vaksin. Bila persediaan vaksin habis, akan dikirim kembali oleh Dinas Kesehatan Aceh.

Sementara itu, dr. Said Andy Saida, SpPD-FINASIM menjelaskan mengenai kebijakan baru yang membolehkan vaksinasi terhadap kelompok orang dengan kategori lanjut usia (lansia), komorbid, dan penyintas COVID-19 serta sasaran tunda.

Hal itu sesuai surat Kementerian Kesehatan yang menyebutkan bahwa vaksinasi pada lansia, komorbid, penyintas COVID-19 serta sasaran tunda ini akan dilakukan menyusul adanya izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Leave your vote

712 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia #RumahBlogInspirasi #KabarWarga #MenabarInformasiAntiBasi Official Kabarwarga

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *