Relawan NU Terjang Banjir Salurkan Bantuan ke Kalsel 

by -17 views
relawan-nu-terjang-banjir-salurkan-bantuan-ke-kalsel 

Martapura, NU Online

Warga Desa Lok Buntar telah lama tak mendapatkan bantuan, karena jalur menuju desa terputus. Kendaraan roda empat tidak bisa menjangkau desa yang berada di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel). Sejak banjir melanda desa tersebut, warga harus menggunakan perahu kecil untuk alat transportasi.



Karena itu, hadirnya relawan dari NU Care-LAZISNU Banjar pada Rabu (20/01) disambut dengan senyum semringah. Para relawan memang datang ke desa itu menerjang banjir yang belum. Dengan perahu kecil, relawan membawa bantuan untuk warga.

Salah satu warga, Habibi, mengaku bahagia karena mendapat bantuan dari NU Care-LAZISNU Kabupaten Banjar. Ia menjelaskan bahwa bantuan sangat jarang datang ke desanya.


“Alhamdulillah, jujur kami sangat bahagia dengan kedatangan NU Care. Barang sekecil apa pun pasti akan sangat berguna bagi kami di sini. Kami sangat berterima kasih banyak,” ucap Habibi kepada Koordinator Lapangan, Alfiannor saat penyerahan bantuan. 



Alfiannor mengaku lelahnya bersama relawan dalam menerjang banjir untuk meyalurkan bantuan, terbayarkan oleh senyuman warga desa. Alfi menyebut, karena kedalaman banjir yang cukup parah, relawan perlu mengayuh perahu kecil sejauh satu kilometer menuju Desa Lok Buntar.

“Saat kami datang itu, banyak yang menyambut, mengucapkan terima kasih. Dan senyum mereka itu kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ungkap Alfi.

Pihaknya juga mengatakan, banyak warga yang tidur di atas perahu kecil karena tidak ada tempat lagi yang memungkinkan untuk ditinggali. “Mungkin di kecamatan lain ada yang mulai surut, tapi di sini masih parah. Bahkan, kami mendapati banyak warga yang tidur di atas perahu,” tuturnya.



Ia juga menambahkan, bantuan yang disalurkan oleh NU Care-LAZISNU Banjar yakni berupa logistik dan pakaian, yang diantar ke posko-posko setempat. Sementara makanan siap saji berupa nasi bungkus, dibagikan secara langsung kepada masing-masing rumah warga. 

“Nasi harus diantar langsung ke tempat (rumah) masing-masing, karena kami melihat kedalaman banjir,” imbuhnya 

Desa Lok Buntar juga sangat membutuhkan akses penerangan, karena saluran listrik benar-benar terputus. Hal ini dijelaskan oleh Alfi, agar relawan dari tim lain yang hendak ke desa tersebut, perlu mempersiapkan bantuan berupa alat penerangan.



“Lilin juga sangat diperlukan di sana, karena sedikit pun tidak ada penerangan. Nah, kalau relawan dari tim lain ingin terjun, bisa mempersiapkan sebanyak-banyaknya alat penerangan,” pungkasnya.

Pewarta: Auzan Mursyidan


Editor: Kendi Setiawan

Leave your vote

789 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *