Perburuan Hukum Buat Donald Trump Belum Selesai

by -4 views
perburuan-hukum-buat-donald-trump-belum-selesai

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Senat Amerika memang gagal meng-impeachment mantan Presiden Donald Trump, tetapi perburuan untuk menghukumnya masih belum selesai. Parlemen kini sedang mengupayakan pembentukan komisi independen seperti serangan 11 September 2001.

Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi, Senin (15/2/2021) mengatakan, pembentukan  komisi independen dari luar itu untuk meninjauk fakta dan penyebab soal serangan gedung Capitol  oleh pendukung Trump yang menyebabkan 5 orang meninggal itu.

Dilansir Reuters, dalam suratnya kepada parlemen, komisi itu akan meniru model serupa yang diadakan setelah serangan 11 September 2001 di New York dan Pentagon. 

Pelosi juga mengatakan panel juga akan melihat fakta dan penyebab yang berkaitan dengan kesiapan dan tanggapan dari Kepolisian Capitol Amerika Serikat dan penegak hukum federal, negara bagian, dan lokal lainnya.

Dia telah menugaskan pensiunan Letnan Jenderal Angkatan Darat AS Russel Honoré untuk menilai kebutuhan keamanan Capitol setelah serangan itu. Berdasarkan temuan sementara, dia mengatakan Kongres harus mengalokasikan dana tambahan “untuk menyediakan keselamatan anggota dan keamanan Capitol.”

“Jelas dari temuannya dan dari persidangan pemakzulan bahwa kita harus mengetahui kebenaran tentang bagaimana ini terjadi,” katanya.

Lebih dari sebulan setelah serangan yang merenggut 5 nyawa itu, kini kompleks Capitol tetap dijaga oleh lebih dari 5.000 pasukan Garda Nasional dan dikelilingi oleh delapan- pagar kaki yang dilapisi kawat silet. Pasukan diperkirakan akan tetap berjaga hingga pertengahan Maret.

Bulan lalu, kepala Kepolisian Capitol AS mendesak anggota parlemen untuk menambah pagar permanen dan keamanan cadangan, mencatat penilaian keamanan tahun 2006 merekomendasikan pemasangan pagar perimeter permanen di sekitar Capitol.

Namun beberapa anggota parlemen dan Walikota Washington Muriel Bowser sensiri telah mendesak para pemimpin kongres untuk tidak mengadopsi pagar permanen atau keamanan militer permanen.

Lebih dari 200 orang telah didakwa dengan kejahatan federal dalam serangan berdarah di gedung Capitol, Amerika Serikat yang menyebabkan Donald Trump di impeachment dengan tuduhan menghasut pemberontakan. Namun ia dibebaskan pada hari Sabtu dukungan DPR tidak mencapai 2/3 suara yang dibutuhkan. (*)

Leave your vote

674 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia #RumahBlogInspirasi #KabarWarga #MenabarInformasiAntiBasi Official Kabarwarga

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *