Pemkot Malang Dukung Plasmahero di Gerakan 1000 Labu Plasma Konvalesen

by -4 views
pemkot-malang-dukung-plasmahero-di-gerakan-1000-labu-plasma-konvalesen

TIMESINDONESIA, MALANG – Terapi plasma konvalesen yang bisa menjadi alternatif penyembuhan pasien Covid-19 hingga saat ini memang masih sulit untuk didapatkan. Oleh karena itu, komunitas Plasmahero saat ini sedang menggalakan gerakan 1.000 labu (kantong) plasma konvalensen. Aksi mereka pun didukung Pemkot Malang.

Penggagas Plasmahero, dr. Ariyani saat ditemui awak media mengatakan, saat ini terapi plasma konvalesen di Indonesia masih dalam proses uji klinis. Hingga saat ini pun, beberapa peneliti juga sudah mulai menunjukan progres guna keefektivan terapi plasma konvalesen.

“Untuk di Malang itu tingkat kesembuhannya bisa mencapai 80 hingga 90 persen. Maka dari itu, dengan adanya gerakan ini kita bisa membantu penelitian di berbagai tempat untuk membantu uji klinisnya, yakni dalam bentuk data pasien yang sembuh usai transfusi konvalesen,” ujar Ariyani, Senin (15/02/2021).

Namun, Ariyani menyebutkan, donor plasma konvalesen ini hanya dapat diperoleh dari para penyintas Covid-19. Sedangkan untuk melakukan donornya, harus melalui persyaratan yang sangat ketat.

“Pendonor harus memiliki antibodi yang tinggi antara 1/80 hingga 1/320. Tapi harapannya memang semakin banyak pendonor, semakin bagus, karena tidak semua bisa lolos untuk donor. Jadi kita skrining sebanyak mungkin agar yang mendonor juga banyak yang lolos,” ungkapnya.

Dirinya menyebutkan, hingga saat ini dari 100 pendonor yang telah melakukan hanya 10 persen yang berhasil lolos kriteria pendonor plasma konvalesen. Dari situ, komunitas Plasmahero mengimbau kepada para penyintas untuk mau berbagi plasma kepada pasien Covid-19.

“Jika ada penyintas, segeralah dalam waktu 14 hari setelah sembuh untuk bisa melakukan skrining donor plasma konvalesen ke PMI atau UTD terdekat.  Karenanya dalam tubuh penyintas itu terdapat benda yang sangat berharga yang dibutuhkan oleh pasien yang sedang berjuang untuk sembuh,” imbuhnya.

Sementara itu, di sisi lain, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Sri Winarni menyebutkan, pihaknya akan mendukung penuh gerakan 1.000 labu (kantong) plasma konvalesen ini. Dirinya juga terus mendukung ketersediaan plasma konvalesen yang saat ini memang sulit dan minim didapatkan.

“Karena plasma konvalesen ini sudah terbukti bisa membantu terapi penyembuhan bagi para pasien Covid-19. Jadi kami sebagai pihak Pemkot Malang mengimbau untuk para penyintas Covid-19 mau memberikan ataupun mendonorkan plasmanya,” katanya.

Sebagaimana para penyintas Covid-19 di Kota Malang, lanjut Sri, saat ini lebih dari 5.000 orang. Dari jumlah tersebut, dirinya berharap bisa memberikan kontribusi besar untuk meningkatkan ketersediaan plasma konvalesen ini.

“Bukan hanya dari ASN saja, tapi semua penyintas di Kota Malang akan kita dorong untuk mau berbagi dan mendonorkan plasmanya (plasma konvalesen),” ucap Plt Kadinkes Pemkot Malang. (*)

Leave your vote

554 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia #RumahBlogInspirasi #KabarWarga #MenabarInformasiAntiBasi Official Kabarwarga

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *