Pasukan Amerika Serikat Melatih Tentara Ukraina di Jerman | DW | 30.04.2022

by -2 views
pasukan-amerika-serikat-melatih-tentara-ukraina-di-jerman-|-dw-|-3004.2022

Pasukan militer Amerika Serikat membantu tentara Ukraina dengan menggunakan peralatan militer di Jerman. Garda Nasional Florida akan ditugaskan untuk melakukan sebagian besar pelatihan tersebut, menurut Pentagon.

Departemen Pertahanan AS pada hari Jumat (29/04) mengumumkan bahwa mereka sedang melatih pasukan Ukraina di Jerman. Pelatihan itu bertujuan untuk membantu mereka mempelajari sistem senjata canggih.

Apa yang diketahui tentang program pelatihan militer Ukraina?

“Hari ini saya dapat mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah memulai pelatihan dengan angkatan bersenjata Ukraina pada sistem kunci di instalasi militer AS di Jerman,” kata juru bicara Departemen Pertahanan AS John Kirby dalam konferensi pers.

Kirby mengatakan bahwa program pelatihan ini dikoordinasikan dengan pemerintah Jerman.

“Kami berterima kasih atas dukungan Jerman yang berkelanjutan,” tambah Kirby.

Sekitar 50 peserta telah dilatih menggunakan senjata jarak jauh howitzer. Mereka juga akan dilatih untuk menggunakan sistem radar dan kendaraan lapis baja.

  • Peluru kendali Javelin yang sudah digunakan dalam perang di Ukraina

    Negara Pemasok Senjata ke Ukraina

    Amerika Serikat, Beragam Senjata

    Pentagon memasok beragam persenjataan ke Ukraina senilai 2,5 miliar USD. Antara lain peluru kendali anti pesawat terbang Javelin buatan Inggris (foto). Selain itu, AS merencanakan pengiriman 300 kendaraan lapis baja dan sejumlah meriam artileri yang bisa dikendalikan lewat GPS lengkap dengan amunisinya. Juga Washington akan kirim 11 helikopter transport tipe MI-17 buatan Uni Sovyet.

  • Drone Switchblade untuk Ukraina yang dijuluki rudal ransel

    Negara Pemasok Senjata ke Ukraina

    Amerika Serikat, Drone Switchblade

    AS juga mengirim sekitar 300 Drone Switchblade yang dipuji gampang dikendalikan dan tidak perlu stasiun peluncur canggih di darat. Dengan bobot hanya beberapa kilogram Switchblade bisa diangkut dengan ransel dan punya daya jelajah hingga 10 km. Drone sekali pakai ini bisa dikendalikan secara presisi untuk diledakkan menghancurkan target musuh.

  • Tank anti serangan udara tipe Gepard buatan Jerman

    Negara Pemasok Senjata ke Ukraina

    Jerman, Tank Gepard

    Pemerintah Jerman sudah menyetujui pengiriman senjata berat, berupa tank anti serangan udara jenis Gepard. Dikembangkan tahun 1970-an, tank ini selama tiga dekade jadi tulang punggung sistem pertahanan anti serangan udara Jerman. Dilengkapi meriam kaliber 23mm yang mampu menembus lapis baja, dulu terutama dirancang untuk melumpuhkan helikopter tempur MI-24 buatan Rusia.

  • MiliterUkraine mengujicoba Drone Bayraktar TB2 UAV

    Negara Pemasok Senjata ke Ukraina

    Turki, Drone Bayraktar

    Turki sudah memasok 20 drone tempur Bayraktar TB2 ke Ukraina. Penjualan drone ini pada tahun 2021 mulanya tidak ada kaitannya dengan perang yang dilancarkan Rusia. Tapi seiring perkembangan situasi di Ukraina, drone buatan Turki ini jadi salh satu senjata berat yang dikirim ke Ukraina dari salah satu anggota NATO.

  • Praha mengirim amunisi dan tank tipeT-72 M4 buatan Uni Sovyet ke Ukraina

    Negara Pemasok Senjata ke Ukraina

    Republik Ceko, Tank T-72 M4

    Republik Ceko menjadi negara pertama anggota NATO yang mengirim senjata berat ke Ukraina. Bulan Januari 2022 seiring penguatan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina, Praha mengirim amunisi dan granat anti panser. Setelah invasi Rusia, Republik Ceko mengirimkan tank tipeT-72 M4 buatan Uni Sovyet (foto) dan panser tipe MBP.

  • Jet tempur MiG-29 Poolandia yang rencananya akan diserahkan ke Ukraina

    Negara Pemasok Senjata ke Ukraina

    Polandia, MIG-29

    Polandia merencanakan pengiriman sejumlah pesawat tempur tipe MIG-29 buatan Rusia ke Ukraina lewat negara ketiga. Namun NATO menolak rencana ini, karena dengan itu berarti pakta pertahanan Atllantik Utara akan dianggap terlibat secara langsung dalam perang di Ukraina. Warsawa akhirny hanya mengirim senjata tempur dan amunisinya.

  • Roket anti panser tipe AT4 dalam latihan perang di Polandia

    Negara Pemasok Senjata ke Ukraina

    Negara NATO Lain, Akan Kirim Senjata Taktis

    Anggota NATO lainnya seperti Inggris, Prancis, Belanda, Belgia dan Kanada sudah menjanjikan pengiriman bantuan persenjataan ke Ukraina. PM Inggris Boris Johnson sesumbar akan mengirim rudal anti armada laut, sementara PM Belanda Mark Rutte menjanjikan akan mengirim panser tempur. Namun sejauh ini belum ada yang melakukan pengiriman senjata (as/yf)

    Penulis: Agus Setiawan


Reuni tentara AS dengan Ukraina di Jerman 

Kirby mencatat bahwa Garda Nasional Florida ditugaskan melakukan “sebagian besar” pelatihan. Sebelumnya, Garda Nasional Florida ini juga yang melatih pasukan Ukraina sebelum invasi Rusia ke Ukraina pada akhir Februari.

“Reuni yang terjadi baru-baru ini dari anggota Garda Nasional Florida dengan rekan Ukraina mereka, kami diberitahukan, adalah pertemuan yang emosional mengingat ikatan kuat yang terbentuk saat mereka tinggal dan bekerja bersama sebelum berpisah sementara pada Februari,” kata Kirby.

“[Para prajurit Ukraina] pada dasarnya akan menjadi pelatih, mereka akan kembali ke Ukraina dan melatih rekan satu tim mereka,” jelasnya lebih lanjut.

Juru bicara Pentagon mengatakan pelatihan pasukan Ukraina juga berlangsung di bagian lain Eropa, tetapi tidak mengungkapkan lokasinya.

Presiden AS Joe Biden pada akhir Maret mengatakan bahwa pasukan AS sedang melatih pasukan Ukraina di Polandia, tetapi pernyataan ini kemudian ditanggapi kembali oleh pejabat militer.

Rusia telah memperingatkan negara-negara Barat agar tidak mempersenjatai pasukan Ukraina. Sebelumnya Rusia menyerang pusat pelatihan NATO di dekat perbatasan Polandia pada bulan Maret, sebagai simbol sebuah pesan yang ditujukan kepada Barat.

Ed: ts/ap (Reuters, dpa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.