Paid Internship vs Unpaid Internship, Bagaimana Cara Memilihnya?

by -28 views
paid-internship-vs-unpaid-internship,-bagaimana-cara-memilihnya?

Salah satu langkah awal untuk mengembangkan karier adalah dengan mengikuti magang atau internship. Tapi sampai saat ini masih banyak yang mendebatkan paid internship vs unpaid internship.

Banyak yang beranggapan bahwa unpaid internship akan memberikan lebih banyak manfaat untuk peserta magang. Namun ada pula yang berpendapat bahwa paid internship lebih baik.

Lantas, mana yang lebih baik? Bagaimana cara memilih program magang yang tepat untukmu?

Dalam artikel ini Glints akan membahasnya secara lengkap.

Paid Internship vs Unpaid Internship

© Freepik.com

Untuk dapat memilih program magang seperti apa yang tepat untukmu, kamu harus paham apa saja perbedaan paid internship vs unpaid internship.

1. Kompensasi

Perbedaan pertama antara paid internship vs unpaid internship terletak pada kompensasi yang diberikan perusahaan kepada peserta magang.

Menurut Capital Placement, perusahaan yang mengadakan program paid internship memberikan kompensasi kepada pesertanya. Baik itu berupa uang saku, uang makan, atau uang transportasi.

Sementara, peserta yang mengikuti program unpaid internship tidak akan mendapatkan kompensasi dari perusahaan yang mengadakan.

2. Beban kerja

Perbedaan kedua antara paid internship vs unpaid internship dapat kamu lihat dari beban kerja yang diberikan perusahaan kepada peserta magangnya

Pada program paid internship, perusahaan cenderung memberikan beberapa tanggung jawab khusus selayaknya karyawan. Bahkan, tidak jarang perusahaan memperlakukan peserta magang sebagai karyawan.

Di satu sisi, sistem program seperti ini akan membuatmu mempelajari satu bidang pekerjaan secara lebih mendalam.

Namun, di sisi lain kamu akan sulit mengeksplorasi kemampuanmu di bidang lain karena terhalang tanggung jawab yang ada.

Sementara, perusahaan yang mengadakan program unpaid internship akan cenderung memberikan kebebasan kepada peserta untuk mengeksplor berbagai tugas dan tanggung jawab.

Dengan begitu, kamu bisa belajar berbagai hal saat mengikuti program ini meski dengan waktu yang relatif terbatas.

3. Ketersediaan lowongan

Ketersediaan lowongan juga salah satu perbedaan antara paid internship vs unpaid internship.

Saat ini, masih sedikit perusahaan yang mengadakan program paid internship dibandingkan program unpaid internship.

Terkait dengan itu, terkadang kamu akan menemukan program paid internship yang tidak sesuai dengan tujuan karier atau skills yang kamu miliki.

Akibatnya, kamu harus memilih antara mengikuti program unpaid internship yang sesuai dengan tujuan karier atau program paid internship meski tidak sesuai dengan tujuan karier.

Cara Memilih Internship yang Tepat

© Freepik.com

Setelah memahami perbedaan antara paid internship vs unpaid internship, bagaimana cara memilih program internship yang tepat?

Empat cara berikut bisa kamu gunakan untuk mempertimbangkan program internship mana yang sesuai untuk tujuan karier dan skill-mu.

1. Pahami aturan yang berlaku

Sebelum memilih antara program paid internship vs unpaid internship, kamu harus paham dulu seperti apa peraturan mengenai program magang yang berlaku.

Berdasarkan Undang-undang Ketenagakerjaan, perusahaan wajib membuat perjanjian permagangan dengan peserta yang mencakup hak dan kewajiban selama proses magang berlangsung. Hak-hak peserta magang tersebut meliputi:

  • Kompensasi berupa uang saku, uang makan, dan/atau uang transportasi.
  • Jaminan sosial tenaga kerja.
  • Sertifikat setelah dinyatakan lulus program magang.

Jika tidak ada perjanjian tertulis, program magang yang dilakukan perusahaan akan dianggap tidak sah dan status peserta magang akan berubah menjadi karyawan.

Selanjutnya, jika kamu ingin mengikuti program magang di luar negeri, kamu juga wajib mendapatkan izin dari menteri ketenagakerjaan atau pejabat yang telah ditunjuk.

Jadi sebelum memilih program internship yang ingin kamu ikuti, pastikan kamu sudah paham aturan-aturan ini, ya!

2. Cari tahu apa yang akan didapat dari internship

Setelah tahu aturan-aturan yang mengatur program magang, kamu juga perlu mencari tahu apa saja yang akan kamu dapatkan dari program tersebut.

Jangan lupa untuk membandingkan antara paid internship vs unpaid internship, ya!

Ini tidak hanya mencari tahu apakah kamu akan mendapatkan kompensasi, fasilitas, maupun sertifikat. Menurut WayUp, kamu juga perlu mencari tahu peluang apa saja yang bisa diberikan perusahaan dan memanfaatkannya sebaik mungkin.

Misalnya, apakah perusahaan memberikan menyediakan mentor karier untuk peserta magangnya? Atau, apakah ada kesempatan untuk menjadi karyawan setelah program magang selesai?

Mencari tahu apa saja yang akan kamu dapatkan dari program internship akan memudahkanmu memilih program yang sesuai dengan tujuan karier, skills, dan kebutuhanmu.

3. Pilih internship yang lebih bermanfaat untuk karier

Terakhir, pilihlah program internship yang lebih bermanfaat untuk perkembangan kariermu di masa depan.

Terutama, jika kamu sudah berada di tahun akhir perkuliahan dan berencana untuk langsung bekerja setelah lulus.

Pasalnya, pengalaman magang bisa menjadi poin plus bagi rekruter ketika kamu melamar kerja.

Meski demikian, tidak ada salahnya kamu mulai mengikuti program magang sejak masih menjadi mahasiswa baru atau mahasiswa tahun kedua.

Mengikuti program magang lebih awal akan memberimu kesempatan lebih banyak untuk mengeksplor skills dan menambah pengalamanmu.

Nah, sekarang kamu sudah tahu bukan apa perbedaan paid internship vs unpaid internship?

Setelah membaca artikel ini, apakah kamu tertarik untuk ikut program magang? Sebelum melamar lowongan magang, ada baiknya kamu mencari tahu berbagai informasi seputar magang.

Di Glints Blog, kamu bisa mendapatkan berbagai informasi seputar magang, lho! Apa kamu penasaran? Yuk, baca selengkapnya di sini!

More

Leave a Reply

Your email address will not be published.