Ogah Lomba Senjata, Kenapa Rusia Genjot Senjata Nuklir Baru?

by -6 views
ogah-lomba-senjata,-kenapa-rusia-genjot-senjata-nuklir-baru?

Presiden Rusia Vladimir Putin meminta industri pertahanan negaranya untuk membahas langkah melengkapi angkatan bersenjata dengan sistem komando dan kontrol terbaru.

Baru-baru ini Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan negaranya telah sangat memperluas kemampuan analitis dan operasional dari sistem komando dan kontrol pasukan nuklir strategisnya, The National Interest melaporkan.

“Selama beberapa tahun terakhir, banyak upaya yang telah dilakukan untuk mempertahankan semua komponen komando dan kendali pasukan nuklir strategis pada tingkat tertinggi,” tutur kepala negara Rusia itu selama pertemuan industri pertahanan pada Rabu (10/2), tulis Tass.

“Rusia telah memodernisasi pusat komando dan kendali diam dan bergerak serta memperluas kemampuan analitis dan operasional mereka, termasuk penyediaan informasi, pemantauan, dan analisis situasional,” tambah Putin.

“Kualitas parameter utama seperti resistensi gangguan telah meningkat. Saat ini semua pusat komando dan kendali memungkinkan penerimaan data yang komprehensif tentang situasi secara real time, menilai situasi berdasarkan informasi tersebut, lantas membuat keputusan yang kuat.”

Putin meminta industri pertahanan Rusia untuk membahas langkah melengkapi angkatan bersenjata dengan sistem komando dan kontrol terbaru. Hal itu terutama akan mencakup sistem kendali kekuatan nuklir strategis, serta sistem komando dan kendali senjata nuklir strategis.

“Sangat jelas, operasi yang stabil, efektif, dan dapat diandalkan dari sistem tersebut serta seluruh kontur komando dan kendali dalam lingkungan pertempuran sangat penting untuk potensi tempur triad nuklir, dan secara umum, tentara dan angkatan laut untuk secara memadai dan dengan cepat menanggapi potensi ancaman militer,” demikian Putin menjelaskan, dikutip dari The National Interest.

Triad nuklir Rusia

Triad nuklir adalah struktur kekuatan militer tiga cabang yang terdiri dari rudal nuklir yang diluncurkan di darat, kapal selam bersenjata rudal nuklir, serta pesawat strategis dengan bom nuklir dan rudal. Rusia konon telah mewarisi persenjataan nuklir dari semua bekas negara Soviet.

The National Interest mencatat, Putin mengaku percaya triad nuklir tetap menjadi jaminan utama keamanan militer, yang membuat upaya untuk menekan Rusia pada dasarnya sia-sia.

“Meskipun sifat ancaman militer berubah, triad nuklir tetap menjadi jaminan utama keamanan militer Rusia dan, jika dilihat secara lebih luas, stabilitas global,” tandas Putin dalam sambutan pembukaannya pada pertemuan dengan jajaran atas para pejabat kementerian, kepala badan federal, dan perusahaan kompleks industri pertahanan pada Selasa (9/2).

“Pelestarian keseimbangan kekuatan ini mengurangi risiko konflik militer skala besar dan pada kenyataannya membuat upaya pemerasan atau tekanan terhadap negara kami tidak masuk akal,” ujar Putin.

Amerika Serikat dan Rusia hampir mencapai kesepakatan untuk membekukan sementara jumlah hulu ledak di kedua sisi dan memperpanjang Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru (New START) selama satu tahun. Namun, pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah memperjelas, pembekuan nuklir tersebut harus mencakup China.

Rusia telah menyatakan mereka tidak akan terlibat dalam “perlombaan senjata yang melelahkan” dan bersikeras tidak ada alasan untuk melakukannya.

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah Rusia tidak berada di posisi runner-up,” tambah Putin.

“Rusia telah menghasilkan sistem senjata tertentu yang bertahun-tahun dan bahkan puluhan tahun di depan rekan-rekan asing. Beberapa sistem tidak tertandingi di dunia dan kemungkinan besar akan tetap bertahan seperti itu untuk waktu yang cukup lama.”

Dialog dengan Amerika

Menurut laporan The National Interest, pernyataan Putin tentang komando dan kendali senjata nuklir strategis juga muncul saat Kremlin mengumumkan harapannya untuk membangun dialog baru dengan presiden AS berikutnya dan potensi meningkatkan hubungan antara kedua negara.

“Kami berharap akan memungkinkan untuk membangun dialog dengan presiden AS berikutnya dan menyetujui cara-cara untuk meningkatkan hubungan bilateral,” tutur Juru Bicara Kepresidenan Rusia Dmitry Peskov kepada awak media pada Senin (9/2).

“Terutama karena bidang penting hubungan bilateral serta bidang keamanan dan stabilitas tidak hanya menyangkut kedua negara kita, tetapi pada kenyataannya semua negara di dunia.”

Penerjemah: Fadhila Eka Ratnasari

Editor: Purnama Ayu Rizky

Keterangan foto utama: Peluncur Rusia ICBM di Moskow, April 2017. (Foto: Maksim Blinov/Sputnik/AP)

Ogah Lomba Senjata, Kenapa Rusia Genjot Senjata Nuklir Baru?

Kesepakatan Nuklir Amerika Rusia, Konflik Amerika Rusia, Negara Nuklir, Nuklir Rusia, Triad Nuklir, Vladimir Putin

Leave your vote

674 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia #RumahBlogInspirasi #KabarWarga #MenabarInformasiAntiBasi Official Kabarwarga

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *