Nyamar Jadi Tamu Undangan, Geng Wanita Cantik Korban Arisan Bodong Geruduk Acara Nikahan, Keluarga Murka Lihat Karangan Bunga

by -0 views
nyamar-jadi-tamu-undangan,-geng-wanita-cantik-korban-arisan-bodong-geruduk-acara-nikahan,-keluarga-murka-lihat-karangan-bunga

Gelaran pernikahan yang diadakan di Solo ini tiba-tiba gaduh tak karuan saat keluarga mempelai terlihat marah serta merusak sebuah karangan bunga. Tamu undangan pun geger dengan peristiwa yang cukup mengejutkan tersebut lantaran di tengah prosesi pernikahan yang awalnya berjalan lancar.

Ternyata hal itu bermula dari sejumlah wanita yang menyamar menjadi tamu undangan datang ke pernikahan tersebut. Geng wanita tersebut mengaku jadi korban arisan bodong yang diduga dilakukan oleh salah satu mempelai.

Mereka langsung merangsek masuk ke tengah-tengah tamu pernikahan seorang wanita berinisial J di Kecamatan Jebres, Kota Solo, Minggu (12/9/2021). Berhasil masuk ke acara pernikahan J, geng wanita muda itu sontak diusir keluarga mempelai pengantin.

Hal tersebut lantaran keluarga emosi melihat karangan bunga yang dibawa geng wanita tersebut. Dalam karangan bunga itu, sejumlah korban arisan bodong itu menyindir pelaku yang menggelar hajatan padahal masih terjerat utang pelunasan.

Dilansir dari kanal Kompas TV, geng wanita berpenampilan cantik awalnya berhasil masuk ke tengah-tengah tamu undangan. Namun, tak berselang lama, keributan terjadi antara geng wanita tersebut dengan keluarga pengantin.

Keluarga mempelai langsung merusak karangan bunga yang dibawa geng wanita korban arisan bodong tersebut. Tak peduli dengan kemarahan keluarga mempelai, geng wanita justru langsung merekam aksi mereka.

Satu di antara korban arisan lelang online, Bara Nuina mengurai pengakuan. Bara Nuina mengaku tertipu oleh terduga pelaku berinisial J yang yang bermodus lelang arisan online hingga ratusan juta rupiah.

“Enggak ada kabar, enggak ada konfirmasi katanya mau jual aset (rumah) buat bayar, eh malah gelar nikahan nikahan,” ujar Bara Nuina kepada Tribunsolo.com, Minggu (12/9/2021).

Lebih lanjut, Bara Nuina pun menjabarkan total penipuan yang ia dapatkan dari terduga pelaku J. Rupanya, Bara rugi hingga ratusan juta.

“Dia itu kan punya arisan. Dan arisannya itu dilelangkan dan saya yang beli. Saya totalnya itu ada Rp 142 juta yang belum dibayarkan sampai sekarang,” ungkap Bara Nuina.

Diungkap Bara, wanita J sebenarnya sempat menuliskan surat perjanjian.bBahwa ia akan menjual rumah orangtuanya untuk melunasi utang arisan tersebut.

Namun hingga jatuh tempo yakni Agustus, J justru menghilang dan tak memberi kabar pada Bara Nuina.

“Mbak J ini sebenarnya udah ada itikad baik, kemarin udah datang udah bikin surat pernyataan kalau mau dilunasi dengan menjual rumah orangtuanya itu ke bank. Tapi sampai jatuh tempo Agustus itu dia enggak ada itikad baik lewat WA buat konfirmasi,” kata Bara Nuina.

Bara menambahkan dirinya telah mengenal lama dengan terduga pelaku berinisial J, warga Jebres, Kota Solo.

Serta seharusnya terduga pelaku melunasi hutang pada 30 April 2021 lalu dan sudah ada perjanjian pelunasan.

“Totalnya ada Rp 161 juta, udah ada mengembalikan Rp 14 juta tapi masih kurang Rp 142 juta,” ujarnya.

Tak hanya itu, Selain Bara masih banyak lagi korban yang tertipu oleh J.

“Banyak enggak cuman aku aja, mau dikumpulkan buat laporan lagi, korbannya ada yang dari luar Jawa juga banyak,” ungkap Bara Nuina.

“Awalnya itu lancar-lancar aja, tapi sekitar bulan Maret mulai enggak ada kabar,” lanjutnya.

Leave your vote

116 Points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *