Nutrisi yang Harus Dibatasi Pengidap Penyakit Ginjal Karena Diabetes

by -0 views
nutrisi-yang-harus-dibatasi-pengidap-penyakit-ginjal-karena-diabetes

Orang yang mengidap diabetes tipe 2 lebih berisiko tinggi mengalami kerusakan ginjal. Ketika ginjal tidak berfungsi dengan baik, maka racun, nutrisi, dan cairan berlebih menumpuk di dalam darah. Kondisi ini berbahaya bagi kesehatan.

Salah satu cara mengatasi gangguan ginjal karena diabetes adalah disiplin menerapkan pola makan sehat. Langkah ini dapat dilakukan dengan membatasi asupan nutrisi tertentu untuk ginjal.

Berikut daftar nutrisi yang harus dibatasi pasien dengan kerusakan ginjal akibat diabetes:

1. Natrium

Bersama kalium, natrium merupakan mineral penting yang berfungsi mengatur tekanan darah dan jumlah cairan di dalam tubuh. Mineral ini juga bermanfaat menjaga keseimbangan pH, serta membantu fungsi otot dan sistem saraf.

Artikel Lainnya: Pola Makan Tepat untuk Menjaga Kesehatan Ginjal

Berdasarkan Very Well Health, kerusakan ginjal akibat diabetes dapat menyebabkan natrium menumpuk di sel tubuh. Akibatnya, terjadi penumpukan cairan di dalam jaringan.

Penumpukan tersebut menyebabkan kondisi edema. Hal ini memicu pembengkakan di area wajah, tangan, dan anatomi ekstremitas bawah tubuh.

Menurut National Kidney Foundation, Amerika Serikat, kelebihan natrium juga menyebabkan hipertensi, sesak napas, serta penumpukan cairan di sekitar jantung dan paru-paru.

Oleh karena itu, dr. Reza Fahlevi menganjurkan, “Selain mengontrol gula darah, penderita diabetes perlu membatasi asupan elektrolit natrium.”

Berdasarkan Dietary Guidelines for Americans, diabetesi (sebutan bagi penderita diabetes) direkomendasikan mengonsumsi kurang dari 2.300 mg natrium per hari. Sementara, American Heart Association menganjurkan idealnya diabetesi mengonsumsi natrium tidak lebih dari 1.500 mg per hari. 

Makanan tinggi natrium misalnya olahan daging yang diawetkan, makanan siap saji, popcorn, dan sebagainya.

Artikel Lainnya: Punya Penyakit Ginjal, Hindari Konsumsi Makanan Ini

2. Kalium

Kalium dibutuhkan tubuh untuk mendukung fungsi ginjal dan jantung, kontraksi otot, hingga sistem saraf.

Gangguan ginjal karena diabetes dapat menyebabkan penumpukan kalium di darah (hiperkalemia). Kondisi ini dapat menyebabkan detak jantung tidak normal hingga serangan jantung.

National Institutes of Health Office of Dietary Supplements, Amerika Serikat, menyarankan pria dewasa di atas usia 19 tahun agar mengonsumsi maksimal 3.400 mg kalium per hari. Sementara, wanita dewasa mengonsumsi 2.600 mg kalium.

Makanan yang mengandung 200 mg kalium atau lebih di antaranya rebung, blewah, melon madu, labu, dan lain-lain.

3. Fosfor

Diet gagal ginjal dan diabetes selanjutnya dapat dilakukan dengan membatasi asupan fosfor.

Fosfor merupakan mineral yang berperan dalam sejumlah reaksi biokimia tubuh seperti mengubah makanan menjadi energi, kontraksi otot, konduksi saraf, serta mendukung fungsi ginjal dan kesehatan tulang.

Kerusakan ginjal akibat diabetes dapat menyebabkan penumpukan fosfor di dalam tubuh. Kandungan fosfor berlebih dapat menarik kalsium dari tulang. 

Hal ini dapat menyebabkan tulang melemah dan meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, hingga kematian.

Untuk mencegah hal tersebut, Dietary Guidelines for Americans menganjurkan orang dewasa berusia 19 tahun ke atas mengonsumsi 700 mg fosfor per hari. Makanan dan minuman tinggi fosfor misalnya ikan sarden dan produk susu. 

Artikel Lainnya: Makanan Sehat yang Bisa Merusak Ginjal Bila Dikonsumsi Berlebih

4. Karbohidrat

Nutrisi untuk ginjal diabetesi yang harus dibatasi selanjutnya adalah karbohidrat. Pada dasarnya karbohidrat berperan sebagai sumber energi tubuh. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan dapat memicu kerusakan ginjal akibat diabetes.

Menurut American Diabetes Association, konsumsi karbohidrat ideal bagi diabetesi bergantung pada kadar glukosa harian. Hal ini diutamakan bagi diabetesi yang menggunakan insulin untuk mengelola penyakit gangguan metabolik tersebut.

Diet gagal ginjal dan diabetes yang bisa dilakukan antara lain membatasi asupan tinggi gula atau karbohidrat, seperti sirup, minuman berenergi, roti, nasi putih, pasta, sereal, dan sebagainya.

Itu dia empat nutrisi yang harus dibatasi penderita diabetes dan penyakit ginjal. Jika ingin tanya lebih lanjut seputar diabetes dan gangguan ginjal, konsultasi lewat Live Chat dokter penyakit dalam.

(FR/JKT)

Leave your vote

785 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia. Kami bukan penulis, kami adalah baris-baris kode yang menghimpun tulisan bermutu yang berserakan di jagat maya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *