Nelayan di Kota Tegal Siap Tinggalkan Alat Tangkap Cantrang

by -2 views
nelayan-di-kota-tegal-siap-tinggalkan-alat-tangkap-cantrang
Sejumlah nelayan cantrang Kota Tegal mendeklarasikan diri siap menganti alat tangkap ikan yang lebih ramah di TPI Jongor, Senin (15/2/2021)

TEGAL – Bertempat di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Jongor Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal, Senin (15/2/2021), sejumlah nelayan di Kota Tegal mendeklarasikan diri siap mengganti alat tangkap cantrang ke alat yang lebih ramah lingkungan.

“Nelayan telah berkomitmen untuk mengganti alat tangkap yang saat ini digunakan dengan alat yang ramah lingkungan,” kata Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Tegal, Riswanto, Senin (15/2/2021).

Sikap tersebut, menurutnya, merupakan hasil dari audiensi dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI baru-baru ini. Meski demikian, pihaknya masih menunggu pemberian nama alat tangkapnya dari KKP.

“Kita menunggu nama alat tangkap. Karenanya hari ini kita mendeklarasikan diri untuk mengubah alat tangkap menjadi yang ramah lingkungan,” kata Riswanto.

Riswanto menyatakan, para nelayan berkomitmen menjaga keseimbangan antara ekologi dengan ekonomi. Untuk itu, agar bisa bertahan tentu dengan mengubah alat tangkap ramah lingkungan. “Perbedaan alatnya nanti diatur dalam peraturan yang baru,” kata dia.

“Kita masih menunggu itu sambil diberikan relaksasi selama setahun menunggu undang-undang yang baru,” sambungnya.

Nelayan, kata Riswanto, meminta kepada Pemkot dan Lanal Tegal untuk tetap mengawal masa relaksasi hingga tuntas sampai ada Peraturan Menteri KP yang baru.

Riswanto berharap, nantinya peraturan yang baru tersebut tidak mengecewakan nelayan. “Selain alat tangkap, kita juga masih menunggu teknis izin untuk melaut. Apakah menggunakan SKM (Surat Keterangan Melaut) atau lainnya,” pungkasnya.

Wakil Wali Kota M. Jumadi mengatakan, mendasari arahan Menteri KP, seluruh nelayan berkomitmen untuk memberikan kontribusi kepada pemerintah. “Nelayan siap mengubah alat tangkap ramah lingkungan. Seperti jaringan tidak boleh pakai cantrang, daerah tangkap juga sama,” ujarnya.

Dan Lanal Tegal Letkol Mar Ridwan Azis mengatakan pihaknya bersama Pemkot dan HNSI siap mengawal hingga terbitnya Permen baru tentang perubahan alat tangkap ramah lingkungan. Sebagai pembina masyarakat nelayan akan turun ikut mensosialisasikan tentang kebijakan yang baru.

“Selanjutnya, kita akan melakukan koordinasi jika ada persoalan terhadap nelayan yang sudah menggunakan alat tangkap yang baru di laut. Kita akan mengawal agar bisa cepat dilaksanakan,” imbuhnya. (*)

Leave your vote

526 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia #RumahBlogInspirasi #KabarWarga #MenabarInformasiAntiBasi Official Kabarwarga

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *