NATO Waspadai Invasi Rusia ke Ukraina

by -3 views
nato-waspadai-invasi-rusia-ke-ukraina

Mobilisasi militer Rusia di perbatasan Ukraina ditanggapi pedas oleh NATO. Langkah “destabilisasi” itu dinilai membahayakan perjanjian gencatan senjata. Uni Eropa dan AS meminta Moskow menarik mundur pasukannya.

Sejak 2019 Rusia dikabarkan giat menumpuk pasukan di perbatasan ke Ukraina. Namun eskalasi sejak pekan lalu mendorong Pakta Pertahanan Atlantik Utara menyuarakan sikap.

“NATO akan terus mendukung keutuhan teritorial dan kedaulatan Ukraina,” tutur seorang juru bicara NATO kepada harian Jerman, Welt. “Kami tetap waspada dan memantau situasinya dengan seksama,” imbuhnya.

Langkah Rusia itu menyiratkan adanya keinginan mengakhiri kesepakatangencatan senjata yang berlaku sejak pertengahan 2020 lalu.

Awal April silam, NATO mengundang 30 duta besarnya untuk membahas situasi keamanan teranyar di kawasan Laut Hitam. “Aliansi mengkhawatirkan aktivitas militer besar-besaran oleh Rusia di dalam dan sekitar Ukraina”, kata sang juru bicara NATO menambahkan.

Region bahaya diploma tertinggi

Penumpukan tentara Rusia baru-baru ini mendorong Komando Eropa militer AS untuk menaikkan put bahaya ke diploma tertinggi.

Pada 26 Maret silam, empat serdadu Ukraina tewas akibat tembakan senjata artileri Rusia ke kawasan timur Ukraina. Sepanjang tahun ini, sudah sebanyak 19 tentara Ukraina yang tewas dalam serangan Rusia.

Jumat (2/4), Presiden AS Joe Biden, mengomentari mobilisasi militer Rusia dengan mendeklarasikan dukungan terhadap Ukraina. Utusan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borell langsung mengontak Menlu Ukraina, Dmytro Kuleba dan menjanjikan “dukungan kokoh UE untuk kedaulatan dan keutuhan teritorial Ukraina.”

Sementara Jerman dan Prancis yang sedang menggodok jalan keluar damai dari konflik Ukraina juga menyuarakan hal serupa.

Konflik di timur Ukraina

Konflik di timur Ukraina

Agresi seputar perkembangan politik

Eskalasi konflik di timur Ukraina berawal ketika Rusia bereaksi agresif terhadap kemenangan Volodymyr Zelenskyy dalam pemilu April 2019. Hanya beberapa hari kemudian, Moskow mengumumkan program satu juta paspor bagi penduduk Ukraina Timur di wilayah Donbas yang dikuasai pemberontak pro-Rusia.

Langkah itu dinilai krusial karena menempatkan penduduk Ukraina di bawah perlindungan Rusia, dan melumat peluang pulihnya kedaulatan Kiev atas kawasan yang diduduki. Sejak itu Moskow mulai menumpuk pasukan di perbatasan.

Konflik kian memanas ketika Presiden Zelenskyy mempreteli jaringan politik dan media pro-Rusia pada Februari silam. Kiev juga membekukan aset para politisi yang dianggap mendukung Kremlin, antara lain sekutu dekat Vladimir Putin, Viktor Medvedchuk.

Bagi Zelenskyy, Ukraina tidak memiliki banyak pilihan untuk mengakhiri perang di Ukraina Timur.

Dalam sebuah kicauan kepada Sekretaris Jendral NATO, Jens Stoltenberg, dia mengatakan pihaknya berkomitmen mereformasi sektor pertahanan sebagai syarat menjadi anggota. “Tapi reformasi tidak akan menghentikan langkah Rusia,” tulisnya. 

“NATO adalah satu-satunya cara mengakhiri perang di Donbas. Keanggotaan Ukraina akan menjadi sinyal kuat terhadap Rusia.”

rzn/as (afp, dpa, atlanticcouncil)

  • NATO Übung Noble Jump in Zagan

    NATO Bersiap Perang Hadapi Rusia

    Perang Gerilya Melawan Rusia

    Skenario perang yang dipilih NATO tidak jauh dari konflik Ukraina. Pakta Pertahanan Atlantik Utara itu mempersiapkan pasukannya untuk terlibat dalam perang geriliya, melawan pasukan pemberontak yang disokong jiran Rusia.

  • NATO Übung Noble Jump in Zagan

    NATO Bersiap Perang Hadapi Rusia

    Unjuk Gigi di Polandia

    Untuk itu NATO memilih Polandia, negara anggotanya yang berada paling dekat dengan Rusia. Di Zagan, NATO menurunkan helikopter tempur, kendaraan lapis baja dan pasukan elit dari berbagai negara. Salah satu yang dilibatkan adalah tank Leopard 2 teranyar milik militer Polandia.

  • NATO Übung Noble Jump in Zagan Polen

    NATO Bersiap Perang Hadapi Rusia

    Manuver Terbesar

    Manuver di Zagan, Polandia, adalah latihan militer terbesar yang pernah digelar NATO. Untuk memindahkan 2100 serdadu dari sembilan negara beserta puluhan alat tempur dan amunisi, NATO membutuhkan 17 pesawat kargo, sembilan kereta barang dan sebuah konvoi berisikan 30 truk.

  • NATO Übung Noble Jump in Zagan

    NATO Bersiap Perang Hadapi Rusia

    Speerspitze buat Eropa Timur

    Buat menangkal ancaman Rusia, NATO membentuk satuan elit gabungan bernama “Speerspitze” alias ujung tombak, yang berisikan 5000 serdadu dengan berbagai alat tempur termutakhir. Pasukan gerak cepat ini khusus dilatih untuk melindungi negara-negara di timur Eropa dari tentara pemberontak sokongan Rusia.

  • NATO Übung Noble Jump in Zagan

    NATO Bersiap Perang Hadapi Rusia

    Hujan Duit

    Untuk membiayai satuan elit terbaru itu NATO telah mempersiapkan dana sekitar 20 Miliar Euro atau sekitar Rp. 300 trilyun hingga tahun 2025. Dana tersebut akan dipakai buat membeli tank tempur, pengangkut personel lapis baja, artileri, helikopter dan berbagai perlengkapan serdadu. Sebagai perbandingan, anggaran pertahanan TNI tahun ini tercatat sebesar 84,5 Triliyun Rupiah.

  • NATO Übung Noble Jump in Zagan

    NATO Bersiap Perang Hadapi Rusia

    Tanpa Serdadu

    NATO juga menyambut usulan Amerika Serikat untuk menempatkan lebih banyak alat tempur di Eropa Timur. Saat ini NATO tidak bisa menempatkan serdadu di perbatasan timur secara permanen. Penyebabnya adalah perjanjian damai dengan Rusia yang diratifikasi tahun 1997.

  • Infografik MEADS Flugabwehrraketensystem Englisch

    NATO Bersiap Perang Hadapi Rusia

    Menghalau Ancaman di Langit

    Salah satu sistem alutista yang ingin ditempatkan NATO di perbatasan timur adalah MEADS, alias Medium Extended Air Defense Diagram. Sistem pertahanan udara teranyar itu tidak cuma mampu menghalau rudal atau obyek terbang di berbagai ketinggian, tapi juga dapat berpindah tempat secara fleksibel.

    Penulis: rzn/yf (dari berbagai sumber)


Leave your vote

789 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *