Misteri John Lawson House, Rumah Misterius Yang Dijaga Patung-Patung Manekuin Angker

by -0 views

Anehdidunia.com – Manekuin adalah nama dari patung yang biasa anda jumpai saat berada di pusat perbelanjaan. Fungsi dari patung manekuin adalah sebagai tempat untuk menaruh pakaian dan aksesoris sehingga konsumen yang melihat patung tersebut bisa langsung mengira-ngira apakah pakaian tersebut bakal cocok untuk mereka.

Bergantung dari fungsinya, manekuin memiliki wujud yang bermacam-macam. Ada manekuin yang menampilkan seluruh badan. Ada pula manekuin yang hanya menampilkan bagian kepada karena manekuin tersebut digunakan untuk memajang topi atau kalung. Bahkan ada juga manekuin yang tidak menampilkan badan, namun menampilkan kaki karena manekuin tersebut dimaksudkan untuk memakerkan celana.

Meskipun manekuin jelas merupakan benda yang berguna, benda ini dalam situasi tertentu juga dipandang sebagai benda yang menakutkan. Pasalnya manekuin nampak seperti manusia yang memandang tanpa berkedip. Wujud manekuin hanya nampak semakin menakutkan jika manekuin tersebut dilihat dalam suasana gelap dan manekuinnya bukanlah manekuin yang memiliki anggota badan lengkap.

Hal itu pulalah yang nampaknya menjadi penyebab di balik munculnya kesan angker pada John Lawson House, sebuah rumah misterius yang terletak di New York. Apa itu John Lawson House dan apa hubungan antara bangunan tersebut dengan manekuin?

Sekilas Mengenai John Lawson HouseSekilas Mengenai John Lawson House via fiksiseram.blogspot.comJohn Lawson House adalah rumah yang beralamat di 9A Main Street, kota New York, Amerika Serikat. Rumah tersebut dibangun pada tahun 1845 dan diyakini sebagai rumah tertua di jalan tersebut yang masih berdiri hingga sekarang. Rumah ini juga dikenal dengan nama “John Lawson” karena dulunya rumah ini memang didirikan oleh seseorang yang bernama John Lawson.

Karena sudah dibangun sejak abad ke-19, John Lawson House pun dari luar nampak seperti rumah kuno. Rumah ini dikelilingi oleh halaman kecil dengan pagar kayu sebagai pembatasnya. Kemudian di depan rumah, terdapat teras yang dilengkapi dengan sejumlah pilar dan kursi.

Tidak banyak yang diketahui mengenai sosok John Lawson. Yang jelas, ia adalah satu dari sekian banyak keturunan imigran asal Eropa yang bermukim di pantai timur Amerika Serikat. Rumah inilah yang menjadi tempat tinggal ia dan keluarganya.

Saat John Lawson meninggal, rumah tersebut kemudian ganti ditempati oleh Cornelius Lawson. Tahun demi tahun berlalu, John Lawson House sempat 2 kali mengalami renovasi pada tahun 1950 serta 2005.

Meskipun John Lawson House bisa tetap berdiri kokoh selama 1 abad lebih, bukan berarti rumah tersebut bebas dari insiden. Sejarah mencatat kalau sejumlah insiden sempat mengambil tempat di kawasan tersebut.

Insiden pertama terjadi pada bulan Februari 1871. Di hari naas tersebut, dua kereta yang sedang melaju di jembatan rel Sungai Hudson mengalami tabrakan. Karena salah satu kereta mengangkut muatan berisi minyak, ledakan dahsyat pun langsung menyusul tak lama berselang.

Akibat insiden tragis ini, sebanyak 22 orang harus kehilangan nyawanya. Jembatan yang menjadi lokasi tabrakan ini juga hancur akibat ledakan. Lokasi terjadinya insiden ini diketahui hanya berjarak 60 meter dari John Lawson House.

Insiden berikutnya terjadi pada bulan Mei 1977. Kebakaran besar dilaporkan pernah melanda 9A Main Street, jalan yang menjadi lokasi berdirinya John Lawson House. John Lawson House tetap berdiri sesudah insiden kebarakan hebat ini, namun tidak demikian halnya dengan 6 bangunan lain di jalan tersebut yang harus rata dengan tanah.

Misteri Patung di Teras RumahMisteri Patung di Teras Rumah via merinding.comBagi mereka yang percaya, sudah menjadi rahasia umum kalau tempat yang pernah menjadi lokasi munculnya insiden mematikan bakal menyandang reputasi sebagai tempat yang angker. Kalau untuk kasus John Lawson House, patung-patung manekuin di John Lawson House adalah contoh keangkeran tersebut.

Ada 3 patung manekuin yang dipajang di teras rumah. Ketiga patung tersebut adalah patung wanita berpakaian lengkap yang ditempatkan dalam posisi duduk. Kesan hidup yang menghinggapi patung-patung tersebut hanya semakin kuat karena patung-patung tersebut turut ditemani oleh aneka perkakas kecil seperti buku, cermin, cangkir, dan masih banyak lagi.

Tidak ada yang tahu siapa yang menaruh patung-patung tersebut dan bagaimana mereka bisa berada di sana. Kalau menurut analisa di situs The Ghost in My Machine, patung-patung tersebut diduga mulai dipajang di sana antara tahun 2003 hingga 2015.

Pertanyaan berikutnya adalah, kenapa patung-patung tersebut dipajang di sana? Apakah patung-patung tersebut sengaja dipajang di teras untuk memberikan kesan hidup pada rumah tak berpenghuni? Atau ada alasan lain?

Sejumlah saksi mata dan warga sekitar sendiri meyakini kalau patung-patung manekuin tersebut bukanlah patung biasa. Pasalnya menurut kesaksian mereka, manekuin-manekuin tersebut kerap berubah posisi secara misterius saat tidak ada yang melihat. Hal serupa juga turut terjadi pada benda-benda kecil yang selama ini berada di dekat manekuin tersebut.

Yang lebih menyeramkannya lagi, sejumlah saksi mata mengaku kalau manekuin-manekuin tersebut bisa mengubah ekspresi wajahnya sendiri. Pakaian yang dikenakan oleh manekuin-manekuin tersebut juga kerap berubah dari hari ke hari. Saat hujan tiba, manekuin-manekuin tersebut bahkan bisa tidak terlihat sama sekali.

Orang-orang juga menduga bahwa jika manekuin-manekuin tersebut melihat ke arah tertentu atau menampakkan sikap tertentu melalui posisi tangannya, maka manekuin tersebut mungkin aslinya melihat ke arah sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh sembarang orang.

John Lawson House sendiri sekarang memang masih berstatus sebagai bangunan yang ada pemiliknya. Namun tidak ada yang menghuni bangunan tersebut. Kecuali patung-patung manekuin misterius tadi yang bertindak bak penunggu rumah tersebut.

Berani Uji Nyali di Rumah Ini?Berani Uji Nyali di Rumah Ini via ettoday.netKarena rumah tersebut berstatus sebagai rumah tak berpenghuni, rumah ini pun kerap dikunjungi oleh mereka yang ingin melihat dari dekat seangker apakah rumah ini. Selain hanya ingin melihat-lihat atau sekedar memotret manekuin-manekuin tersebut, tidak sedikit pula yang mencoba melihat bagian dalam rumah tersebut. Namun sejauh ini, belum ada yang bisa menjelaskan secara rinci apa yang terdapat di dalam John Lawson House.

Reputasi misterius yang disandang oleh John Lawson House bukan hanya disebabkan oleh keberadaan patung-patung manekuin tadi. Pada malam hari, cahaya redup terkadang muncul dari balik jendela rumah. Bola-bola cahaya misterius terkadang juga muncul di halaman rumah dan memecah kegelapan.

Semua hal tadi tak pelak bakal menimbulkan segudang pertanyaan? Apa sebenarnya yang ada di John Lawson House? Mengapa sesudah bertahun-tahun, rumah tersebut tetap tidak dihuni atau sekalian dirobohkan supaya bisa difungsikan sebagai bangunan lain?

Mengapa bisa ada patung-patung manekuin di teras? Jika tujuannya hanya untuk dekorasi semata, mengapa penampakan patung-patung tersebut kerap berubah? Apakah hal tersebut dilakukan oleh orang iseng saat sedang tidak ada yang melihat, atau karena memang ada hal tak kasat mata yang menghinggapi patung tersebut?

Tidak ada yang bisa memberikan jawaban meyakinkan mengenai pertanyaan-pertanyaan tersebut. Kalau sudah begitu, nampaknya akan lebih baik kalau segala pertanyaan tersebut dibiarkan tetap tidak terjawab supaya orang-orang bebas berspekulasi. Yang jelas, John Lawson House kini menjadi satu dari sedikit saksi bisu mengenai seperti apakah kondisi New York selama hampir 2 abad terakhir.

referensi:

The Moving Mannequins Of The John Lawson House – The Ghost In My Machine

For at least 10 years – possibly longer – the John Lawson House, which is located at 9A Main Street in New Hamburg/Wappinger Falls, New York, was known for a curious reason: A trio of mannequins lived on its porch. Life-sized, they were the kind of mannequins you typically see in clothing stores.

The House of Creepy Haunted Mannequins | Mysterious Universe

For years if one were to go to the vicinity of the New Hamburg train station in New York, there would be quite a sight awaiting them. There gathering dust and cobwebs, abandoned to the elements, squats a spooky old house called the John Lawson House, originally built in 1845 and one of six structures still remaining in what is called the Main Street Historic District.

Leave your vote

712 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia. Kami bukan penulis, kami adalah baris-baris kode yang menghimpun tulisan bermutu yang berserakan di jagat maya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *