Mengenal KPR BRI: Cara, Syarat, dan Biaya Pengajuan

by -15 views
mengenal-kpr-bri:-cara,-syarat,-dan-biaya-pengajuan

3 menit

Kamu sedang mencari kredit perumahan yang memiliki bunga ringan untuk membeli hunian? KPR BRI bisa jadi solusinya!

Bank BRI adalah salah satu penyedia KPR yang menawarkan suku bunga kompetitif.

Syarat pengajuannya pun relatif lebih mudah dibandingkan bank lain.

Selain itu, BRI dikenal memiliki jaringan bank yang luas karena mencapai pelosok Indonesia.

Adapun, jenis-jenis KPR BRI, yaitu KPR non subsidi dan KPR subsidi.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut uraiannya.

Jenis-Jenis KPR BRI

bank bri

sumber: cakapinterview.com

1. KPR Non Subsidi

Layanan ini ditujukan untuk kalangan yang bukan termasuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Pasalnya, KPR ini memiliki ketentuan bunga floating (mengambang), dengan bunga yang berlaku sebesar 6,5% (fixed 1 tahun pertama) dan 9,5% (fixed 3 tahun pertama).

Masa tenor cicilan KPR ini bisa mencapai 20 tahun.

Layanan tersebut bisa digunakan untuk membeli rumah komersil, baru maupun bekas, dengan syarat pengembang harus sudah bekerja sama dengan BRI.

2. KPR BRI Subsidi

Dengan KPR BRI subsidi, siapapun bisa mempunyai hunian idaman tanpa memandang latar belakang, lo!

Pasalnya, jenis KPR ini ditujukan untuk masyarakat MBR dengan menawarkan suku bunga 5% hingga masa tenor selesai.

Nah, ketentuan KPR jenis ini disesuaikan dengan aturan pemerintah yang berlaku.

Macam-Macam Bunga KPR BRI

Sebagaimana penjelasan di atas, bunga KPR BRI memang memiliki berbagai macam besarnya.

Untuk KPR Non Subsidi, bunga yang berlaku adalah 6,5% (fixed 1 tahun pertama) dan 9,5% (fixed 3 tahun pertama).

Adapun besar suku bunga setelah masa fixed habis adalah bunga mengambang (floating) mengikuti kebijakan Bank Indonesia.

Kemudian, masa tenor cicilan KPR di bank BRI bisa mencapai 20 tahun, sedangkan suku bunga KPR bank BRI subsidi adalah 5% hingga masa tenor selesai.

Syarat Pengajuan KPR BRI

persyaratan

Nah, berikut ini syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi jika ingin mengajukan kredit pemilikan rumah BRI:

  • Mengisi formulir aplikasi KPR BRI
  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Membuka rekening BRItama
  • Memiliki usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Lokasi tempat tinggal/lokasi bekerja/usaha/praktik debitur berada di kota yang sama dengan KC/KCP berada
  • Lampirkan dokumen yang diminta untuk kelengkapan aplikasi kredit

Syarat Dokumen KPR BRI

Adapun, syarat dokumen untuk mengajukan KPR antara lain sebagai berikut:

  • Fotokopi Kartu Tanpa Penduduk (KTP)
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Pas foto terbaru pemohon suami dan istri (bila sudah menikah)
  • Surat keterangan gaji

Selain itu, untuk pemohon KPR subsidi perlu menyiapkan dokumen tambahan seperti berikut:

  • Fotokopi SK terakhir pegawai tetap
  • Surat keterangan gaji per bulan atau slip gaji
  • Surat keterangan atau rekomendasi dari perusahaan (bila perlu)
  • Menyerahkan surat permohonan

Dokumen Pengajuan KPR BRI

dokumen

Dokumen pengajuan bagi tiap nasabah itu berbeda, sebab dokumen yang dibutuhkan digolongkan berdasarkan jenis pekerjaan tiap nasabah.

Dikutip dari lifepal.co.id, berikut tabel rincian dokumen yang dibutuhkan oleh nasabah.

Dokumen/Jenis Pekerjaan

Karyawan Wirausaha

Profesional

Form Aplikasi Kredit

Fotokopi KTP, Kartu Keluarga, Surat Nikah/Cerai

Pas Foto Terbaru Pemohon & Pasangan

Fotokopi Slip Gaji Terakhir atau Surat Keterangan Penghasilan

X

X

Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap

X

X

Fotokopi Tabungan/Giro di BRI/Bank Lain min. 3(tiga) Bulan Terakhir

Fotokopi SPT Pph Ps.21

Fotokopi NPWP

Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan Berikut Perubahannya, SIUP, TDP & SITU

X

X

Fotokopi Izin-Izin Praktek

X

X

Fotokopi SHM/SHGB/ dan IMB

Cara agar KPR BRI Cepat Disetujui

Agar KPR cepat disetujui, lakukan langkah-langkah berikut ini.

1. Melengkapi Dokumen

Ini adalah syarat yang wajib dilengkapi jika kamu ingin mengajukan KPR.

Jangan pernah meninggalkan satu dokumen pun saat mengajukan KPR, ya!

Pasalnya, pihak bank akan menolak pengajuanmu jika melewatkan dokumen yang telah disyaratkan.

2. Penuhi Syarat dan Ketentuan Bank

Selain melengkapi dokumen, kamu pun perlu memenuhi syarat dan ketentuan bank.

Misalnya, kamu perlu memenuhi syarat batasan minimal usia.

Selain itu, jangan pernah melupakan maksimum angsuran per bulan yang tidak boleh lebih dari 30 persen dari gaji.

3. Memahami Aturan yang Berlaku

Kamu perlu memahami segala aturan yang ada.

Salah satu contohnya, kamu perlu mempersiapkan anggaran biaya selain DPR rumah, seperti biaya notaris, biaya pajak penjualan, biaya asuransi, biaya provisi, dan lainnya.

Biaya Pengajuan

Saat mengajukan KPR, kamu diharuskan melakukan pembayaran berupa

  • biaya provisi 1% dari total pinjaman;
  • biaya administrasi 0,1% dari total pinjaman yang telah disetujui;
  • biaya asuransi; dan
  • biaya akad.

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Ingin tahu simulasi yang akurat? Coba kalkulator KPR, yuk!

Jangan lupa, kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu sekarang!

***GAD/IQB

Leave your vote

789 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *