in ,

Memburu Rindu

Seseorang bertanya padaku

Di mana alamat rindu

Sebab dia sudah lama tak lagi bertemu

Di rumah rumah suci hanya melihat rindu pecah

Dan berserakan serupa serpihan kaca

;sesekali semburkan kilau lainnya melukai

Tangan, kaki, dan mata yang berkaca kaca

Seseorang lain juga bertanya ke mana dituju

Untuk mendapati cinta? ia tak lagi merasakan

Sejak lama sekali, di rumah rumah ibadah

Orang orang hanya memburu keberuntungan

Dan tak mau rugi jika berlarut hingga fajar

Orang orang seperti pejalan

Bergegas agar segera sampai

Ya! aku tak tahu di mana alamat rindu

Di mana pula rumah cinta?

Orang orang memburu tempat  tempat ibadah

Pintunya tertutup dan sepi; ramai kala

Jam kunjungan…..

Isbedy Stiawan ZS

Penyair, Founder Lamban Sastra lampung

What do you think?

789 points
Upvote Downvote

Written by buzz your story

5-obrolan-sufistik-ini-bisa-gugah-spiritualitas-kita

5 Obrolan Sufistik Ini Bisa Gugah Spiritualitas Kita

pelajaran-setelah-ziarah-imam-suyuthi-(2)

Pelajaran Setelah Ziarah Imam Suyuthi (2)