Mahasiswa Myanmar di Mandalay Sampaikan Protes Kudeta dalam 10 Bahasa Asing

by -11 views
mahasiswa-myanmar-di-mandalay-sampaikan-protes-kudeta-dalam-10-bahasa-asing

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Mahasiswa Universitas Bahasa Asing Mandalay, Myanmar, berunjukrasa dengan menyampaikan pidato dalam 10 bahasa sebagai protes kudeta militer.

Pidato mereka seperti dilansir di Myanmar Times, disampaikan pada hari Minggu pagi (14/2/2021) dalam bahasa Prancis, Jerman, Thailand, Rusia, Inggris, China, Jepang dan Korea. Pidato itu kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Myanmar.

“Kami menyampaikan pidato dalam bahasa asing karena kami ingin orang-orang dari negara lain mengetahui apa yang terjadi di Myanmar,” kata salah seorang mahasiswa.

Mereka juga mengheningkan cipta untuk Ma Mya Thwet Thwet Khine yang akhirnya meninggal dunia setelah kepalanya ditembak polisi saat mengikuti unjukrasa di Nay Pyi Tas pada 9 Februari lalu.

Pemimpin serikat mahasiswa dari 18 Perguruan Tinggi di Myanmar, pada 11 Februari lalu juga telah bersurat kepada Presiden China, Xi Jinping, mendesak China untuk mengakui keinginan rakyat Myanmar dengan membantu mengakhiri kekuasaan militer dan mengembalikan pemerintahan yang dipilih sipil di Myanmar.

Sementara itu, PBB juga mendesak para jenderal di Myanmar untuk mengizinkan Utusan Khusus, Christine Schraner Burgener mengunjungi Myanmar dan menilai situasinya.

Hingga kini situasi di Myanmar masih tidak menentu. Junta militer menggelar kendaraan lapis baja untuk menghadapi rakyatnya sendiri, dan penasihat Aung San Suu Kyi hari ini tidak dibebaskan meski masa tahanannya sudah habis. Protes dimana termasuk para biksu, pedagang, tenaga medis, hingga mahasiswa Universitas Bahasa Asing Mandalay. (*) 

Leave your vote

789 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *