Laporan Intelijen AS: Asal Mula Pandemi COVID-19 Masih Belum Jelas

by -0 views
laporan-intelijen-as:-asal-mula-pandemi-covid-19-masih-belum-jelas

Investigasi intelijen AS tentang asal mula pandemi gagal memberikan kejelasan. Apakah ada kecelakaan laboratorium? Apakah virus SARS-CoV-2 berasal dari hewan tertentu? Belum ada jawaban pasti atas pertanyaan tersebut.

Direktur Intelijen Nasional AS Avril Haines menyampaikan laporan tentang asal usul virus corona SARS-CoV-2 kepada Presiden Joe Biden pada Selasa (24/08), sehari sebelum berakhirnya masa 90 hari yang ditetapkan pemerintah AS atas target pengumpulan informasi mengenai pandemi.

Rincian laporan masih dirahasiakan, tetapi dua pejabat pemerintah yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada The Washington Post bahwa laporan itu tidak mencapai kesimpulan akhir. Menurut mereka, bahkan tidak ada kesepakatan dalam komunitas intelijen AS.

Dua lembaga yang berbeda sampai pada dua kesimpulan yang berbeda, yakni dugaan bahwa virus itu ditularkan dari hewan ke manusia, sementara yang lain berasumsi bahwa infeksi pertama pada manusia terjadi melalui kecelakaan laboratorium.

Berikut adalah kesimpulan tentang apa yang sudah diketahui publik sebelum laporan intelijen:

Sejak SARS-CoV-2 dikenal pada awal 2020, hampir 214 juta orang di seluruh dunia telah terinfeksi. Hampir 4,5 juta orang telah meninggal karena virus tersebut. Pandemi juga telah melumpuhkan ekonomi selama berbulan-bulan. Namun, dari mana virus yang sangat menular ini berasal? Sejauh ini, ada lebih banyak dugaan daripada fakta tentang dari mana pandemi global itu berasal.

Pada Mei 2021, Wall Street Journal melaporkan kemungkinan kecelakaan di Institut Virologi di Wuhan, mengutip laporan intelijen AS yang tidak dipublikasikan sebelumnya.

Dikatakan bahwa pada November 2019, tiga karyawan di institut itu jatuh sakit parah dengan gejala mirip COVID-19, sehingga mereka harus dirawat di klinik, tetapi Cina membantahnya. Sebagai konsekuensinya, Presiden AS Joe Biden memerintahkan komunitas intelijen pada 27 Mei lalu untuk mengumpulkan fakta-fakta yang dapat dipercaya mengenai spekulasi tentang kemungkinan kecelakaan laboratorium.

Cina memblokir penyelidikan terbuka dan menolak gagasan tentang kemungkinan infeksi di institut Wuhan

“AS akan terus bekerja dengan mitra yang berpikiran sama untuk menekan Cina berpartisipasi dalam penyelidikan internasional yang penuh, transparan, berdasarkan fakta dan memberikan akses ke semua data dan bukti yang relevan,” kata Biden.

Cina, bagaimanapun, menuduh AS berusaha mempolitisasi pencarian dan menyalahkan Cina atas pandemi tersebut. Pada saat yang sama, Beijing menghalangi penyelidikan terbuka dan dengan tegas menolak tanggung jawab apa pun secara prinsip.

Ini bukan simulasi komputer, tetapi gambar sebenarnya dari virus corona yang diambil oleh para peneliti dari perusahaan startup Nanographics yang berbasis di Wina

Apakah ada bukti terkait senjata biologis? Drosten, ahli virologi dari Berlin, menganggap “sangat tidak mungkin” bahwa virus itu berasal dari laboratorium. “Jika seseorang telah mengembangkan SARS-CoV-2 seperti ini, saya akan mengatakan mereka melakukannya dengan cara yang tidak tepat sasaran.”

Para peneliti kemungkinan besar hanya mengubah karakteristik yang sangat spesifik untuk tujuan penelitian. SARS-CoV-2, bagaimanapun, penuh dengan penyimpangan dari virus pertama, menunjukkan bahwa mereka kemungkinan berkembang sebagai bagian dari proses alami.

Apakah Hewan Peliharaan Dapat Menyebarkan Virus Corona? Kucing Dapat Terinfeksi Virus Para peneliti di Harbin Veterinary Research Institute di Cina menemukan, virus corona yang juga dikenal sebagai SARS-CoV-2, dapat ditularkan di antara kucing. “Kucing rumahan juga dapat menularkan virus tersebut kepada anggota spesiesnya, tetapi tidak dengan mudah”, kata Hualan Chen peneliti utama makalah yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah “bioRxiv” pada 31 Maret.

Apakah Hewan Peliharaan Dapat Menyebarkan Virus Corona? Pemilik Kucing, Jangan Khawatir! Tetapi pemilik kucing tidak perlu panik. Kucing dapat membentuk antibodi dengan cepat terhadap virus, sehingga tidak menular terlalu lama. Pemilik kucing domestik yang memiliki masalah kondisi medis atau manula, harus membatasi kontak dengan kucing peliharaannya. Bagi orang yang sehat, tetap harus tetap mencuci tangan dengan bersih setelah memegang kucing.

Apakah Hewan Peliharaan Dapat Menyebarkan Virus Corona? Virus Tidak Menulari Anjing Para peneliti melaporkan bahwa tidak seperti pada kucing, virus ini tidak dapat menginfeksi anjing dengan mudah. Jadi, pemilik anjing tidak perlu khawatir jika melakukan kontak, berjalan atau melatih anjingnya.

Apakah Hewan Peliharaan Dapat Menyebarkan Virus Corona? Hewan Apa yang Dapat Menginfeksi? Di Italia, memiliki babi sebagai hewan peliharaan adalah hal yang wajar. Babi peliharaan ini bebas berjalan-jalan di Roma dan tidak takut pada anjing. Anjing biasanya juga tidak takut pada babi peliharaan. Para dokter hewan menemukan bahwa babi tidak dianggap sebagai reservoir alami virus corona.

Apakah Hewan Peliharaan Dapat Menyebarkan Virus Corona? Musang Dikarantina Berbeda untuk musang anggota keluarga Mustelidae. Hualan Chen yang juga meneliti musang menemukan, SARS-CoV-2 mampu bereproduksi pada hewan ini, sama seperti pada kucing. Penularan antar hewan terjadi melalui cairan hidung dan air liur. Para peneliti menemukan virus pada sampel yang diambil dari tenggorokan dan hidung musang dan kucing, tetapi tidak mendeteksi adanya infeksi paru-paru.

Apakah Hewan Peliharaan Dapat Menyebarkan Virus Corona? Apakah Ayam Berbahaya bagi Manusia? Para ahli telah memberikan penjelasan bagi orang yang menangani unggas, seperti para pedagang di Wuhan, Cina, di mana para ilmuwan percaya, kasus virus pertama muncul akhir tahun lalu. Kita tidak perlu khawatir, karena ayam kebal terhadap virus SARS-CoV-2, seperti halnya bebek dan spesies burung lainnya.

Apakah Hewan Peliharaan Dapat Menyebarkan Virus Corona? Manusia Menjadi Ancaman Manusia juga dapat menginfeksi hewan. Seekor harimau Melayu berusia empat tahun dinyatakan positif COVID-19 baru-baru ini di Kebun Binatang Bronx di New York. “Ini pertama kalinya, sepengetahuan kami, bahwa seekor binatang liar sakit karena COVID-19 yang ditularkan oleh manusia”, ujar Paul Calle, kepala dokter hewan kebun binatang kepada majalah “National Geographic”.

Apakah Hewan Peliharaan Dapat Menyebarkan Virus Corona? Kelawar Inang Utama Virus COVID-19? Kelelawar dianggap sebagai inang pembawa SARS-CoV-2, tetapi dokter hewan meyakini bahwa pada Desember 2019, pasti ada spesies lain di Wuhan berperan sebagai inang perantara, sehingga virus corona dari kelelawar bisa menginfeksi manusia. Mungkinkah itu musang atau kucing? (fs/as)

Penulis: Fabian Schmidt


Apa yang mengatakan ini merupakan kecelakaan laboratorium? Teori bahwa para peneliti Cina bereksperimen dengan virus corona berbahaya seperti RaTG13 atau RmYN02 dan bahwa SARS-CoV-2 dilepaskan secara tidak sengaja tetap ada. Para pejabat Cina dengan tegas menyangkal isu tersebut.

Para ahli WHO yang dikirim ke Cina juga mengklasifikasikan kecelakaan seperti itu sebagai “sangat tidak mungkin,” berdasarkan data yang tersedia bagi mereka. Antara lain, evolusi virus menentang hal ini.

Institut Virologi Wuhan melakukan penelitian yang berfokus pada virus kelelawar

Selain itu, Institut Virologi Wuhan menggunakan laboratorium dengan keamanan tinggi yang sesuai dan tidak ada indikasi kecelakaan laboratorium atau penyakit mencurigakan di antara karyawan dalam data yang dibagikan kepada penyelidik WHO.

Namun, data yang ada tampaknya tidak mengatakan yang sebenarnya, menurut AS. Berdasarkan laporan intelijen yang dikutip oleh Wall Street Journal, tidak disebutkan tiga pegawai lembaga tersebut yang pada November 2019 yang dikabarkan jatuh sakit parah dengan gejala mirip COVID-19 sehingga harus dirawat di klinik. Kemudian Cina mengklaim itu tidak pernah terjadi. (sc/ha)

Tanggal 27.08.2021 Penulis Alexander Freund Tema Cina, Wabah, Virus Corona , Endemik Kata Kunci Cina, pandemi, kecelakaan, SARS-CoV-2, COVID-19, Joe Biden, coronavirus, Amerika Serikat, asal usul, Pandemi, Virus Corona, khasdw Feedback: Kirim Feedback Cetak Cetak halaman ini Permalink https://p.dw.com/p/3zXyG

Leave your vote

773 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia. Kami bukan penulis, kami adalah baris-baris kode yang menghimpun tulisan bermutu yang berserakan di jagat maya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *