Kriteria Kamar Mandi yang Aman untuk Anak Agar Si Kecil Terhindar dari Cedera

by -3 views
kriteria-kamar-mandi-yang-aman-untuk-anak-agar-si-kecil-terhindar-dari-cedera

Apa saja yang harus diperhatikan untuk menciptakan kamar mandi yang aman untuk anak? Tempat yang aman untuk si kecil, termasuk juga kamar mandi aman, adalah hal yang sebaiknya diperhatikan orangtua maupun calon orangtua baru. 

Hal ini penting untuk mencegah kecelakaan dan cedera yang berisiko terjadi untuk ke depannya.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di BMJ Journal menyebutkan, berdasarkan riset dari 1099 kasus, diperkirakan 51-132 cedera kamar mandi non-fatal terjadi pada anak-anak kurang dari 15 tahun yang menyebabkan mereka harus dirawat di rumah sakit.

Dari penelitian tersebut ditemukan, anak-anak berusia kurang dari 15 tahun mengalami jumlah cedera terbesar dan memiliki tingkat cedera tertinggi. Tingkat berbeda secara signifikan menurut kelompok usia. Mayoritas pasien (96,9%) dirawat di UGD. Sebagian besar cedera (73,8%) disebabkan oleh terjatuh. Tingkat cedera tertinggi terjadi di dalam dan di sekitar pancuran (shower) atau bak mandi.

Sebagian besar cedera kamar mandi pada anak-anak terjadi saat mereka mandi dan disebabkan oleh jatuh atau terbentur benda.

Cedera di kamar mandi ini dapat dikurangi dengan meningkatkan pengawasan pengasuh untuk anak-anak serta mengkondisikan kamar mandi yang aman untuk si kecil.

Untuk mendalami hal ini lebih dalam, berikut adalah penjelasan selengkapnya tentang tips-tips menciptakan kamar mandi yang aman untuk anak. 

Artikel terkait: 11 Panduan memandikan bayi prematur yang perlu diketahui orangtua baru

Tips Kamar Mandi yang Aman untuk Anak

Berikut adalah tips sederhana kamar mandi yang aman untuk anak dan menjaga dari risiko cedera, sebagaimana dikutip laman Healthy Children.

Pasang Karpet Lantai Anti-Slip

Untuk menghindari si kecil tergelincir dan jatuh, Parents bisa memasang strip anti-selip di bagian bawah bak mandi. Hal ini bisa mencegah si kecil terpeleset ketika berdiri di lantai kamar mandi.

Pasang ‘Helm’ Pembungkus Kran Air

Letakkan penutup yang empuk di atas keran air sehingga anak Anda tidak akan terluka jika kepalanya membenturkannya.

Biasakan Menutup Tutup Toilet

Biasakan menutup tutup toilet, terutama ketika si kecil mandi. Seorang balita punya kecenderungan untuk penasaran dan mencoba bermain air di sekitarnya, termasuk air dalam toilet Anda. Tindakan ini juga berisiko membuat si kecil kehilangan keseimbangan dan jatuh.

Atur Suhu air

Untuk mencegah air terlalu panas, sesuaikan pemanas air Anda sehingga suhu terpanas di keran tidak lebih dari 48,9 derajat Celcius. Uji air dengan pergelangan tangan atau siku Anda untuk memastikan air terasa hangat, tidak panas.

Ajari Anak Memakai Shower

Ketika anak Anda sudah cukup besar untuk memutar keran, ajari dia untuk menyalakan air dingin sebelum air panas.

Jaga Penyimpanan Obat dan Perlengkapan Mandi

Simpan semua obat dalam wadah dengan tutup pengaman. Namun, ingatlah untuk simpan semua obat dan kosmetik di tempat yang tinggi dan jauh dari jangkauan anak. Namun, jangan simpan pasta gigi, sabun, sampo, dan barang lain yang sering digunakan di lemari yang sama. Pisahkan, agar tetap mudah dijangkau dan aman dari si kecil.

Perhatikan Baik-Baik Peralatan Listrik di Kamar Mandi

Jika Anda menggunakan peralatan listrik di kamar mandi, terutama pengering rambut dan pisau cukur, pastikan untuk mencabutnya dan menyimpannya di lemari dengan kunci pengaman saat tidak digunakan. Lebih baik menggunakannya di ruangan lain, di mana tidak ada air. Teknisi listrik dapat memasang soket dinding kamar mandi khusus (pemutus listrik otomatis) yang dapat mengurangi kemungkinan cedera listrik saat alat jatuh ke bak cuci atau air mandi.

Artikel terkait: Video Cara Memandikan Bayi yang Perlu Ditonton Setiap Ibu

Hal-Hal yang Sebaiknya Parents Perhatikan Ketika Memandikan Anak

Untuk menjaga keamanan dan mencegah anak cedera di kamar mandi, Parents sebaiknya mempertimbangkan hal-hal berikut ini:

Kamar Mandi dalam Pengawasan Orangtua

Cara termudah untuk menghindari cedera kamar mandi adalah dengan membuat ruangan itu tidak dapat diakses, kecuali anak Anda ditemani oleh orang dewasa.

Ini bisa dengan memasang kait di pintu setinggi orang dewasa sehingga anak tidak bisa masuk ke kamar mandi saat Anda tidak ada. 

Kakak-kakak yang mandi dengan adik-adiknya tetap tidak boleh diberi tanggung jawab atas keselamatan anak yang lebih kecil. Harus ada orang dewasa di kamar mandi selama waktu mandi.

Pastikan Ada Kunci Luar Kamar Mandi

Juga penting untuk memastikan semua kunci di pintu dapat dibuka dari luar, untuk berjaga-jaga jika anak Anda mengunci dirinya sendiri dari dalam.

Jangan Pernah Tinggalkan Anak dalam Bak Mandi

Laman Healthy Children menulis, kunci penting membuat kamar mandi aman untuk anak adalah pengawasan orang dewasa. Anak-anak dapat tenggelam hanya dalam beberapa inci air, jadi jangan pernah meninggalkan anak kecil sendirian di bak mandi, bahkan untuk sesaat.

Jangan Pernah Meninggalkan Anak Sendiri di Bak Mandi

Jika Anda ada panggilan telepon atau bel tamu saat memandikan si kecil, bawa anak keluar bersama Anda. Jangan meninggalkan kran air terbuka tanpa pengawasan. Hal ini penting dipastikan untuk mencegah anak tenggelam, jika anak ditinggalkan tanpa pengawasan.

Jangan Biarkan Kran Air Terbuka Tanpa Pengawasan

Jangan pernah meninggalkan air di bak mandi saat tidak digunakan. Penting juga untuk memastikan semua sabun, shampo, handuk, dan lain-lain dekat dengan jangkauan tangan Anda. Karena si kecil, terlebih balita, harus mandi bersama dengan sepenuhnya pengawasan dari Parents.

Minta Anak Duduk Ketika Mandi

Laman Baby Centre menambahkan pentingnya mengajari anak Anda untuk tetap duduk di bak mandi ketika mandi. Anda perlu mengulangi pesan ini dengan tenang, berkali-kali, sehingga si kecil bisa terus paham. Ini juga merupakan ide yang baik untuk mengajari anak Anda untuk tidak berlari di kamar mandi. Karena lantai kamar mandi bisa menjadi sangat basah dan rentan terpeleset.

Kosongkan Bak Mandi Segera setelah Selesai

Selalu kosongkan bak mandi segera setelah mandi atau memandikan anak Anda.

Jaga Kebersihan Mainan Mandi

Simpan mainan mandi di tempat yang kering dan jaga kebersihannya untuk membantu mengurangi pertumbuhan kuman dan jamur. Mainan mandi tanpa lubang cenderung menahan air di dalamnya, sehingga bisa tumbuh jamur.

Artikel terkait: Bukan Kotor! Ini 4 Potret Bayi Baru Lahir yang Diselimuti Zat Pelindung Vernix

Manfaat Memandikan Anak: Bonding yang Baik Anak-Orangtua!

Bath time adalah cara yang menyenangkan untuk bersantai sambil membersihkan si kecil. Selain itu, manfaat memandikan anak ternyata juga bagus untuk perkembangan otak dan meningkatkan bonding, lho, Parents

Meningkatkan Kemampuan Motorik, Matematika, dan Sains Si Kecil

Mainan air saat mandi ternyata bermanfaat mendukung pembelajaran matematika dan sains. Laman Baby Spark menulis, mainan air dapat membantu si kecil bereksperimen dengan benda tenggelam atau mengambang.

Bermain di bak mandi juga membangun perkembangan motorik halus (meremas mainan atau spons) dan perkembangan sensorik (belajar membedakan suhu yang berbeda).

Bath Time adalah Waktu Istimewa Anak dengan Orangtua

Di waktu selain mandi, fokus pada anak Anda dapat terganggu oleh telepon Anda yang berdering, seseorang mengetuk pintu, dan lain sebagainya. Namun, bath time berbeda, karena aturan keselamatan nomor satu adalah fokus pada anak Anda. Waktu bebas gangguan ini akan meningkatkan ikatan, serta interaksi bermakna yang membantu membentuk otak si kecil berkembang pesat.

Perkembangan Bahasa

Berbicara dan bermain dengan anak Anda di kamar mandi adalah cara yang bagus untuk memelihara perkembangan bahasa.

Waktu yang Tepat Mengajarkan Anak Bagaimana Merawat Diri Sendiri

Waktu mandi adalah waktu yang tepat untuk mengajarkan keterampilan merawat diri anak Anda, mulai dari membantu memandikan tubuhnya hingga menyingkirkan mainan mandi dan mengeringkan dirinya.

Bak Mandi adalah Tempat Bermain yang Unik

Bermain adalah cara anak Anda belajar, dan bath time adalah salah satu waktu yang asyik untuk bermain sambil belajar.

Bermain di bak mandi, seperti permainan mengisi gayung, yang memperkenalkan anak Anda pada konsep-konsep seperti volume, lebih banyak, lebih sedikit, kosong, dan penuh. Anda juga bisa bereksperimen tentang konsep benda tenggelam atau mengapung.

Demikian hal-hal terkait kamar mandi yang aman untuk aman beserta manfaat memandikan bayi yang bisa kita dapatkan. Semoga bermanfaat ya, Parent!

***

Bathroom safety

https://www.babycentre.co.uk/a402/bathroom-safety

5 Bathroom Safety Tips for Infants & Young Children

https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/at-home/Pages/Bathroom-Safety.aspx

Bathroom injuries in children less than 15 years old

https://injuryprevention.bmj.com/content/19/5/316

Developmental Benefits of Bath Time
https://babysparks.com/2019/02/25/developmental-benefits-of-bath-time/#:~:text=our%20BabySparks%20program.-,Sensory%20Development,%E2%80%9CFloating%20Toys%E2%80%9D%20sensory%20activity.

5 Bedak Bayi Anti Alergi di 2022, Aman untuk Si Kecil Kesayangan Parents

Catat! Ini 7 Rekomendasi Perlengkapan Mandi Bayi yang Wajib Parents Miliki

Cara Memandikan Bayi Baru Lahir yang Tepat dan Aman

More

Leave a Reply

Your email address will not be published.