Korea Selatan Sesalkan Mundurnya Korea Utara dari Olimpiade Tokyo

by -17 views
korea-selatan-sesalkan-mundurnya-korea-utara-dari-olimpiade-tokyo

Keputusan Korea Utara untuk mundur dari Olimpiade Tokyo disesalkan Korea Selatan. Sebelumnya Presiden Korsel Moon Jae-in berharap, kedua negara dapat menurunkan tim gabungan di pesta olahraga ini.

Korea Utara memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam Olimpiade Tokyo tahun ini karena kekhawatiran COVID-19. Hal ini diumumkan kementerian olahraga negara komunis itu Selasa (06/04). Keputusan ini dibuat dalam pertemuan antara Menteri Olahraga Kim Il Guk dengan Komite Olimpiade Nasional pada 25 Maret lalu.

Pengumuman ini pun memupuskan harapan Korea Selatan bahwa Olimpiade dapat menjadi katalis untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai yang mandek.

Ini merupakan pertama kalinya Korea Utara secara resmi absen dari Olimpiade Musim Panas sejak Pyongyang memboikot olimpiade Seoul pada tahun 1988 di tengah Perang Dingin.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in berharap, kedua negara yang secara teknis masih berperang setelah konflik tahun 1950-1953 yang hanya berakhir dengan kesepakatan gencatan senjata, dapat menurunkan tim gabungan di Tokyo dan membangun kembali momentum untuk hubungan yang lebih baik.

Apa dampaknya ke hubungan Korea Utara dan Korea Selatan?

Mundurnya Korea Utara dari Olimpiade ke-32 ini juga berdampak pada rencana yang disepakati pada pertemuan puncak tahun 2018 silam antara Moon dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un untuk mengajukan Korea sebagai tuan rumah bersama Olimpiade 2032.

Ketika Korea Selatan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang pada tahun 2018, Kim mengirim saudara perempuannya untuk memimpin delegasi negara. Para atlet dari kedua belah pihak pun berbaris di bawah bendera Korea Bersatu pada upacara pembukaan, dan menurunkan tim hoki es wanita gabungan.

  • Korea Demilitarisierte Zone DMZ (Getty Images/C. Court)

    Inilah Zona Yang Memisahkan Korea Utara dan Selatan

    Terpisah sejak 65 tahun

    Sejak 65 tahun semenanjung Korea terpisah menjadi Korea Utara dan Korea Selatan. Setelah tiga tahun perang, pertempuran dihentikan tahun 1953 dengan pembentukan zona demiliterisasi (Demilitarized Zone – DMZ). Perbatasan itu panjangnya 248 Kilometer dan lebarnya sekitar 4 kilometer. Dalam foto di atas: Sebuah jalan utama menuju DMZ di Korea Selatan.

  • Korea Demilitarisierte Zone DMZ (Getty Images/C. Court)

    Inilah Zona Yang Memisahkan Korea Utara dan Selatan

    Pagar berduri

    Menurut kesepakatan, tidak boleh ada tentara yang ditempatkan di DMZ. Kawasan itu dijaga oleh komisi gencatan senjata yang terdiri dari wakil-wakil kedua negara. DMZ hanya bisa dimasuki atas ijin komisi ini. Pasukan kedua negara berpatroli secara rutin menjaga perbatasannya masing-masing, termasuk di kawasan pantai.

  • Korea Demilitarisierte Zone DMZ (Getty Images/C. Court)

    Inilah Zona Yang Memisahkan Korea Utara dan Selatan

    Panmunjom, markas komisi gencatan senjata

    Inilah markas komisi gencatan senjara di Panmunjom, tempat perundingan gencatan senjata sampai 1953. Tepat di tengahnya ada garis demarkasi antara Utara dan Selatan dan di atas garis demarkasi ada tiga barak berwarna biru. Barak-barak ini memiliki dua pintu, satu di sisi utara dan satu lagi disisi selatan.

  • Korea Demilitarisierte Zone DMZ (Getty Images/C. Court)

    Inilah Zona Yang Memisahkan Korea Utara dan Selatan

    Rumah untuk dua negara

    Barak yang berada di tengah adalah untuk pengunjung dari kedua negara, dan dibuka secara bergantian untuk pengujung dari Korea Utara atau dari Korea Selatan. Saat pengunjung memasuki ruangan, penjaga perbatasan dari negara asal pengunjung akan ikut masuk lalu menjaga pintu ke luar ke negara lainnya. Di dalam ruangan, pengunjung bebas melewati garis perbatasan.

  • Korea Demilitarisierte Zone DMZ (Getty Images/C. Court)

    Inilah Zona Yang Memisahkan Korea Utara dan Selatan

    Anjungan panorama ke utara

    Di Korea Selatan dibangun sebuah observatorium penyatuan kembali dekat kota Gesong. Dari sana pada cuaca cerah pengunjung bisa mengarahkan pandangan jauh ke kawasan Korea Utara.

  • Korea Demilitarisierte Zone DMZ (Getty Images/C. Court)

    Inilah Zona Yang Memisahkan Korea Utara dan Selatan

    Tujuan wisata utama

    Observatorium reunifikasi menjadi salah satu tujuan utama para wisatawan dalam dan luar negeri. Tahun 2015, ada sekitar 13,2 juta warga Korea Selatan yang berkunjung ke tempat ini untuk melayangkan pandangan ke Korea Utara dengan teropong-teropong yang dipasang.

  • Korea Demilitarisierte Zone DMZ (Getty Images/C. Court)

    Inilah Zona Yang Memisahkan Korea Utara dan Selatan

    Bendera seberat 270 kilogram

    Di kawasan DMZ Korea Utara terletak desa Kijŏng-dong. Dulu Korea Utara memasang banyak pengeras suara di desa ini untuk menyebarkan propagandanya ke Korea Selatan. Penanda utama desa ini adalah sebuah menara setinggi 160 meter. Di pucuknya berkibar bendera besar Korea Utara dengan berat hampir 270 kg.

  • Südkorea Pyeongchang 2018 | Goseong Unification Observatory | Korean Demilitarized Zone (DW/Jun Michael Park)

    Inilah Zona Yang Memisahkan Korea Utara dan Selatan

    Merindukan perdamaian dan penyatuan kembali

    Tugu DMZ ini terletak dekat observatorium reunifikasi di Korea Selatan. Banyak wargayna merindukan suasana damai dan penyatuan kembali. Huruf DMZ besar ini ditulisi kata “Cinta” dan “Perdamaian” dalam berbagai bahasa. (Teks: Merlin Bartel/hp/yf)


Kementerian Unifikasi Korea Selatan yang bertanggung jawab atas urusan antar-Korea mengatakan, Seoul berharap Olimpiade Tokyo akan menjadi kesempatan untuk “mendorong perdamaian dan rekonsiliasi antara kedua Korea.”

“Kami menyesal itu tidak bisa terjadi,” demikian bunyi pernyataan kementerian.

Jepang akan memperpanjang sanksi

Sementara itu, secara terpisah pada pertemuan Kabinet pada hari Selasa (06/04), pemerintah Jepang memutuskan untuk memperpanjang sanksi terhadap Korea Utara selama dua tahun.

Sanksi yang sebelumnya ditetapkan berakhir pada 13 April, akan terus melarang semua ekspor dan impor ke Korea Utara dan membatasi kapal Korea Utara untuk berlabuh di Jepang.

Pemerintah Jepang menyatakan, sanksi tersebut akan memberikan lebih banyak tekanan pada Korea Utara untuk melakukan denuklirisasi, meninggalkan program pengujian rudal balistik lebih lanjut, dan menyelesaikan masalah penculikan warga Jepang yang sedang berlangsung.

Menurut laporan dari Kyodo News, sanksi telah dijatuhkan dan terus menerus diperpanjang sejak tahun 2006.

rap/as (AP, AFP)

Leave your vote

369 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *