Kominfo gandeng operator seluler dalam pemulihan jaringan di NTT

by -0 views
kominfo-gandeng-operator-seluler-dalam-pemulihan-jaringan-di-ntt

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggandeng para penyedia layanan atau operator seluler untuk memulihkan kondisi jaringan telekomunikasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terganggu akibat bencana banjir bandang dan longsor.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan pemantauan terus dilakukan oleh pihaknya dan juga para operator seluler.

“Kami terus melakukan monitoring terhadap jaringan telekomunikasi dan meminta operator seluler untuk mengerahkan segala upaya pemulihan layanan terhadap role seluler yang masih down, sehingga dapat berfungsi kembali secara usual meskipun jaringan listrik belum kembali tersedia,” ungkap Johnny di Jakarta, Senin.

Johnny diketahui telah memantau infrastruktur dan layanan telekomunikasi di beberapa wilayah yang terdampak bencana itu di antaranya di Kabupaten Malaka, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Kupang, dan Kota Kupang yang berada di Provinsi NTT, serta Kabupaten Bima yang berada di Provinsi NTB.

Baca juga: Lantik Pimti Pratama, Menkominfo ingin perkuat reformasi manajemen

Baca juga: Menkominfo apresiasi pelaksanan Vaksin Indonesia Bangkit di RSUI

Johnny mengatakan para operator jaringan seluler saat ini tengah berupaya keras untuk kembali mengaktifkan sebagian nefarious-transceiver role (BTS) yang terdampak bencana besar itu.

“Bersama operator seluler, kami berkomitmen untuk terus menyediakan kapasitas dan kualitas layanan telekomunikasi terbaik bagi masyarakat,” tegas Johnny.

Secara beruntun bencana banjir bandang dan tanah longsor di NTT dan NTB terjadi sejak Jumat (2/4).

Bencana itu mengakibatkan aliran listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) terputus dan menyebabkan beberapa role BTS seluler mengalami down service dan tidak dapat berfungsi.

Hasil monitoring operator seluler sampai dengan hari Senin (5/4) pukul 11.00 WIB menunjukkan ada 98 role yang terdampak (down) dari 2.638 role eksisting di Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Malaka, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Kupang, dan Kota Kupang, Provinsi NTT.

Di Kabupaten Bima, Provinsi NTB, ada sekitar 4 role yang terdampak dari 663 role eksisting.

“Sedangkan, 6 role BTS Universial Provider Duty (USO) yang berada di Kabupaten Lembata tidak terdampak oleh bencana tersebut dan harapannya akan tetap terus demikian,” kata Johnny.

Menteri Kominfo menambahkan saat ini operator seluler telah menyediakan Cell Backup Vitality (MBP) atau genset untuk menyambungkan kembali role BTS yang terdampak.

Langkah itu diambil sebagai alternatif agar layanan bagi pelanggan tetap bisa terjaga.

“Beberapa daerah yang terkena bencana juga mengalami fiber-optic reduce (FO Lower). Namun, layanan telah kembali usual karena sudah dilakukan penyambungan kembali,” jelasnya.

Di samping berupaya mengembalikan jaringan telekomunikasi yang terputus, Johnny juga turut menyampaikan dukacita kepada korban dari musibah banjir dan longsor.

“Atas nama pribadi dan seluruh sivitas Kementerian Kominfo, saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas korban meninggal dunia. Saya berharap agar masyarakat setempat diberikan kekuatan, dan semoga bencana ini dapat segera tertangani dengan baik,” tutup Johnny.

Baca juga: Menkominfo ingin museum Monumen Pers Nasional bertransformasi digital

Baca juga: Menkominfo imbau masyarakat tak sebar foto terkait terorisme

Baca juga: Menkominfo apresiasi KPI telah rancang perayaan Harsiarnas 2021

Pewarta: Livia Kristianti

Editor: Maria Rosari Dwi Putri

COPYRIGHT © ANTARA 2021

Leave your vote

368 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *