in

SUKASUKA HEBATHEBAT

Koin Muktamar, Bentuk Kemandirian NU

NU Care-LAZISNU

Usia Nahdlatul Ulama sudah tidak muda lagi. Tujuh tahun lagi, tepatnya pada tahun 2026 NU genap berusia 100 tahun atau satu abad, sejak kelahirannya pada 1926. Tantangan tentu buka semakin mudah, tapi semakin berat, karena perkembangan zaman dan tantangan yang berbeda.

NU Care-LAZISNU

Salah satu tantangan utama adalah soal konsolidasi organisasi dan kemandirian secara ekonomi, agar tidak bergantung atau tergantung dari pemerintah, utamanya dalam perhelatan acara-acara besar seperti Harlah, Muktamar. Disinilah tantangan NU dan kader-kadernya untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa NU bisa mandiri dalam segala aspek. Kemandirian ini penting, agar tidak mudah dikooptasi oleh pihak lain, terutama pemerintah.

Soal kemandirian, Nahdlatul Ulama, dalam sejarah panjangnya sudah terbukti tangguh menghadapi berbagai situasi dalam segala aspek. Komitmen itu dibuktikan oleh Hadratus syeikh Hasyim Asy’ari mendermakan uang sebesar 30 rupiah pada Muktamar VI di Menes Banten, uang itu semestinya untuk bekal ke sana, suatu jumlah yang amat banyak. Selain itu juga banyak ulama lain yang memberikan sumbangan, seperti Rois Syuriah NU Banten menyumbang sebesar 10 rupiah,  lalu KH Ismail Pandeglang menyumbang 1<>20,68 rupiah. Total kontribusi dari wilayah dan cabang mencapai 471 rupiah. Belum lagi ditambah dengan bantuan in natura dari masyarakat berupa beras, gula, minyak goreng, kerbau sapi, sayuran kue dan sebagainya yang ditaksir sekitar 100 rupiah. Dengan demikian Muktamar telah memperoleh dana cukup, yang seluruhnya ditopang warga Nahdliyin sendiri. Tanpa adanya sumbangan dari penjajah Belanda.

Sejarah perjalanan NU tak lepas dari tiga komponen penting yang terekam; yakni pilar ekonomi, pilar pendidikan dan pilar kenegaraan. Kelahiran NU di tahun 1926 diawali oleh kelahiran Nahdlatut Tujjar sebagai pondasi ekonomi dan Taswirul Afkar sebagai pondasi pendidikan sebelumnya. Sebelum NU lahir, sudah ada persiapan matang melalui Nahdlatut Tujjar dan Taswirul Afkar.

Momentum inilah yang dicoba dikuatkan lagi gaungnya, terkait dengan kemandirian. NU harus bisa membiayai dirinya sendiri dalam setiap kegiatan.

Persiapan Muktamar sudah dilakukan, termasuk perencanaan pembiayaan yang diharapkan berasal dari gerakan Koin Muktamar.

Muktamar, sebagai momentum lima tahunan konsolidasi dan koordinasi jam’iyyah dan jama’ah Nahdlatul Ulama (NU) akan segera dihelat. Berdasar Surat Keputusan Nomor 420/AII/04 D/10/2019, Muktamar ke-34 NU akan dilaksanakan di Provinsi Lampung. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan penyelenggaraan Muktamar akan dilaksanakan pada tanggal 5-10 Rabiul Awwal 1442 Hijriah atau tanggal 22-27 Oktober 2020, yang berbarengan dengan momen Hari Santri.

Persiapan Muktamar sudah dilakukan, termasuk perencanaan pembiayaan yang diharapkan berasal dari gerakan Koin Muktamar. Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, pernah menyampaikan bahwa Muktamar itu dari NU, oleh NU, dan untuk NU. Maka, melalui gerakan Koin Muktamar, seluruh nahdliyyin di seluruh penjuru dunia diharapkan mampu membangun kemandirian untuk agenda lima tahunan NU.

NU Care-LAZISNU

Gerakan Koin Muktamar sendiri merupakan ikhtiar berkesinambungan guna mencapai kemandirian finansial NU, semenjak peluncuran program nasional Koin NU, yang terbukti telah menghasilkan capaian yang cukup signifikan, baik dari sisi manajerial, penghimpunan, program hingga pelaporan.

Sementara, semangat Koin NU bermula dari Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, yang diinisiasi oleh Ketua PCNU Sukabumi, Alm. Abuya Abdul Basith. Buya Basith, dalam buku Membumikan Sedekah, mengajarkan warga Desa Nanggerang untuk menyisihkan 2,5% per hari dari penghasilan satu keluarga yaitu rata-rata Rp. 500,-

Semangat Rp. 500,- per hari itu, membuat NU Care-LAZISNU Sukabumi mampu membangun Klinik ZIS, pengadaan mobil ambulans, pengobatan gratis, penerangan jalan dan rumah ibadah, perawatan jenazah gratis, serta membangun peternakan kambing untuk warga.

Koin NU Sukabumi kemudian dikembangkan oleh NU Care-LAZISNU Kabupaten Sragen, di bawah arahan Ketua PCNU Sragen, KH Ma’ruf Islamuddin, dengan Gerakan Koin Nusantara menuju NU Mandiri.

PCNU Sragen, melalui gerakannya itu mampu menghimpun dana Rp. 600.000.000,- per bulan, yang kemudian dikelola untuk pembangunan gedung MWC NU, jasa travel NU Trans, program bedah rumah dhuafa, pembangunan rumah sakit NU Sidowaras, dan program keumatan lainnya.

Dari kesuksesan itulah, Sragen menjadi tuan rumah Rakornas NU Care-LAZISNU tahun 2017, yang mengambil tajuk Arus Baru Kemandirian Ekonomi NU.

Program Koin NU makin massif, dan pada tahun 2018 digelarlah Kirab Koin NU Raksasa dari Banten sampai Banyuwangi. Selama 4 bulan (Maret-Juni 2018), Kirab Koin NU berhasil menghimpun dana lebih dari 1,8 miliar.

Semua itu, tentu memacu kita untuk membangun kemandirian jam’iyyah dan jama’ah dalam agenda Muktamar, yang mengusung tema: NU Mandiri, Indonesia Bermartabat. Maka, lahirlah Gerakan Koin Muktamar, yang dimaksudkan untuk menggalang partisipasi nahdliyyin dalam helatan lima tahunan organisasi.

PBNU bersama seluruh lembaga dan badan otonom (Banom) NU dari tingkat Pusat sampai Ranting (Desa), serta jaringan strutural-kultural NU di seluruh penjuru dunia, mengajak saudara semua untuk turut menyukseskan Gerakan Koin Muktamar ini. Mari kita bergotong-royong menyukseskan Gerakan Koin Muktamar; dari, oleh dan untuk NU. Mari, bersama kita berpartisipasi, berkontribusi dalam membangun kemandirian NU, dengan cara:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email

Penggalangan dana dimulai 27 November 2019 oleh:

Muktamar, sebagai momentum lima tahunan konsolidasi dan koordinasi jam’iyyah dan jama’ah Nahdlatul Ulama (NU) akan segera dihelat. Persiapan Muktamar sudah dilakukan, termasuk perencanaan pembiayaan yang diharapkan berasal dari gerakan Koin Muktamar. Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, pernah menyampaikan bahwa Muktamar itu dari NU, oleh NU, dan untuk NU. Maka, melalui gerakan Koin Muktamar, seluruh nahdliyyin di seluruh penjuru dunia diharapkan mampu membangun kemandirian untuk agenda lima tahunan NU. Untuk itu, mari bersama ramaikan Gerakan Koin Muktamar dengan berdonasi melalui: link: koin.nucare.id (link di Bio) BCA : 068 333 1926 a.n Yay. Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah NU Mandiri : 123 000 483 89 77 a.n LAZISNU BRI : 0335 01 000 735 303 a.n PP LAZIS NU Koin Muktamar untuk NU Mandiri, Indonesia Bermartabat ! . Narahubung: 0813 9800 9800 Kunjungi: www.nucare.id Twitter: nucare_lazisnu Follow: @nucare_lazisnu Subscribe juga Youtube Channel kami: NU CARE . #Islam #NahdlatulUlama #NUPeduli #NUCare #NUShare #LAZISNU #Peduli #Berbagi #Zakat #Sedekah #Donasi #KoinNU #EnergyOfZakat #EnergyOfSedekahJumat #EnergyOfSedekah #EnergyOfInfak #MerdekakanMustahik #KOINMuktamarNU #KOINMuktamar #Muktamar #KemandirianNahdliyyin #KemandirianJamiyyah

160 Likes, 0 Comments – NU Care-LAZISNU PUSAT (@nucare_lazisnu) on Instagram: “Muktamar, sebagai momentum lima tahunan konsolidasi dan koordinasi jam’iyyah dan jama’ah Nahdlatul…”

Muktamar, sebagai momentum lima tahunan konsolidasi dan koordinasi jam’iyyah dan jama’ah Nahdlatul Ulama (NU) akan segera dihelat. Persiapan Muktamar sudah dilakukan, termasuk perencanaan pembiayaan yang diharapkan berasal dari gerakan Koin Muktamar. Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, pernah menyampaikan bahwa Muktamar itu dari NU, oleh NU, dan untuk NU. Maka, melalui gerakan Koin Muktamar, seluruh nahdliyyin di seluruh penjuru dunia diharapkan mampu membangun kemandirian untuk agenda lima tahunan NU. Untuk itu, mari bersama ramaikan Gerakan Koin Muktamar dengan berdonasi melalui: link: koin.nucare.id (link di Bio) BCA : 068 333 1926 a.n Yay. Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah NU Mandiri : 123 000 483 89 77 a.n LAZISNU BRI : 0335 01 000 735 303 a.n PP LAZIS NU Koin Muktamar untuk NU Mandiri, Indonesia Bermartabat ! . Narahubung: 0813 9800 9800 Kunjungi: www.nucare.id Twitter: nucare_lazisnu Follow: @nucare_lazisnu Subscribe juga Youtube Channel kami: NU CARE . #Islam #NahdlatulUlama #NUPeduli #NUCare #NUShare #LAZISNU #Peduli #Berbagi #Zakat #Sedekah #Donasi #KoinNU #EnergyOfZakat #EnergyOfSedekahJumat #EnergyOfSedekah #EnergyOfInfak #MerdekakanMustahik #KOINMuktamarNU #KOINMuktamar #Muktamar #KemandirianNahdliyyin #KemandirianJamiyyah

160 Likes, 0 Comments – NU Care-LAZISNU PUSAT (@nucare_lazisnu) on Instagram: “Muktamar, sebagai momentum lima tahunan konsolidasi dan koordinasi jam’iyyah dan jama’ah Nahdlatul…”

Yuk!  Daftar untuk Mulai Ber – Donasi Membantu Sesama! KLIK untuk DONASI.

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

Written by buzz your story

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Desember Bulan Gus Dur..Dirayakan Netizen dengan Meme Spesial

Dulu Detik, Kini Kumparan