Kemarin, Pilkada Aceh hingga survey capres

by -0 views
kemarin,-pilkada-aceh-hingga-survey-capres

Jakarta (ANTARA) – Ragam peristiwa di Indonesia terjadi pada Senin (29/3) disiarkan ANTARA dan masih layak anda baca kembali untuk informasi pagi ini.

1. Menhan Prabowo dan Menhan Jepang bertemu perkuat hubungan bilateral

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi di Tokyo, Jepang, pada Minggu (28/3) waktu setempat.

Pertemuan ini merupakan pertemuan tatap muka pertama kedua Menteri Pertahanan setelah sebelumnya melakukan pembicaraan secara virtual.

Selengkapnya baca disini

2. Partai Aceh minta pemerintah pusat restui Pilkada Aceh pada 2022

Pengurus Partai Aceh (PA) se-Provinsi Aceh meminta kepada pemerintah pusat agar merestui pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan di Aceh dapat berlangsung pada tahun 2022 mendatang.

“Kami meminta pemerintah pusat agar merestui pelaksanaan pilkada di Aceh dilaksanakan pada tahun 2022,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh Haji Muzakir Manaf, di lokasi wisata Gua Puteri Pukes, di Takengon ibu kota Aceh Tengah, Senin.

Selengkapnya baca disini

3. Wakil Ketua Baleg setuju KBGS masuk dalam RUU P-KS

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Willy Aditya mengatakan setuju apabila isu kekerasan berbasis gender siber (KBGS) masuk dalam Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS).

Menurut dia, isu tersebut sangat urgen karena di era digital butuh perlindungan terhadap kekerasan seksual.

Selengkapnya baca disini

4. Ganjar enggan tanggapi hasil survei capres 2024

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo enggan menanggapi hasil survei yang dilakukan oleh salah satu lembaga terkait calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024.

“Ngurusi mudik sama beras saja,” katanya usai mengisi acara pada rangkaian Hari Penyiaran Nasional ke-88 yang dilaksanakan di Solo, Senin.

Selengkapnya baca disini

5. KPU Sabu Raijua duga kewarganegaraan ganda Orient karena Bawaslu lalai

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, menduga kelalaian yang menyebabkan lolosnya Orient P Riwu Kore yang menyandang kewarganegaraan ganda sebagai calon hingga ditetapkan Bupati terpilih justru terletak pada Bawaslu setempat.

“Termohon menduga kelalaian dan ketidakcermatan justru terdapat pada Bawaslu Sabu Raijua,” kata kuasa hukum KPU Kabupaten Sabu Raijua Josua Victor pada sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Kabupaten Sabu Raijua di Mahkamah Konstitusi yang disiarkan secara daring di Jakarta, Senin.

Selengkapnya baca disini


 

Pewarta: Fauzi

Editor: M Arief Iskandar

COPYRIGHT © ANTARA 2021

Leave your vote

631 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *