Kemarin, kasus baru COVID-19 hingga peternak sapi Jakarta

by -2 views
kemarin,-kasus-baru-covid-19-hingga-peternak-sapi-jakarta

Jakarta (ANTARA) – Berbagai peristiwa di Ibu Kota Jakarta telah diwartakan Kantor Berita Antara, berikut kami rangkumkan sejumlah berita yang disiarkan pada Minggu (28/2) sebagai bahan bacaan dan sumber informasi serta referensi sebelum mengawali aktivitas Anda Senin pagi ini.
Satpol PP siapkan sanksi berat untuk Bar Brotherhood

Satpol PP Jakarta Selatan menyiapkan sanksi berat untuk Bar Brotherhood Gunawarman, Kebayoran Baru, atas pelanggaran protokol kesehatan dan jam operasional yang diatur dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) maupun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Sanksi penutupan dan penyegelan sudah diberikan, untuk sanksi berikutnya apakah melanggar peraturan daerah atau peraturan gubernur sedang dibahas oleh Satpol PP provinsi dan Dinas Pariwisata sebagai pembina,” kata Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Ujang Hermawan, saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Minggu.

Petugas Damkar evakuasi ibu melahirkan bayi prematur

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Jakarta Timur mengevakuasi seorang ibu yang melahirkan bayi secara prematur di kawasan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Minggu.

“Laporan permintaan bantuan ini kami terima sekitar pukul 04.00 WIB, bahwa ada seorang ibu yang melahirkan di dalam rumah secara prematur di usia kandungan tujuh bulan,” kata Kasi Operasional Damkar Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, di Jakarta.

Kasus positif COVID-19 di Jakarta bertambah 2.098 pada Minggu

Kasus positif Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di Jakarta yang terdata pada Minggu (27/2) bertambah 2.098 kasus yakni dari 337.637 kasus menjadi 339.735 kasus.

Berdasarkan informasi Pemprov DKI Jakarta melalui laman corona.jakarta.go.id, Minggu, pertambahan kasus positif 2.098 merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) pada sehari sebelumnya yakni pada hari Sabtu (27/2).

Beternak sapi di Jakarta bukanlah impian

Usaha beternak sapi perah dan sapi potong di Jakarta Selatan ternyata sudah berlangsung lama bahkan memiliki sejarah panjang sejak zaman penjajahan kolonial Belanda, hingga kini usaha tersebut dijalankan turun temurun oleh masyarakat Betawi.

Awal mulanya sapi jenis Frisia atau Holstein (FH) didatangkan dari Belanda untuk kebutuhan gizi dan protein bangsa kompeni, lambat laun peternak Batavia mulai memelihara hewan pemamah biak (ruminansia) tersebut.

Dari satu ekor hingga puluhan ekor, hingga kini populasi sapi perah dan sapi potong di Jakarta Selatan kurang lebih 2.000 ekor.

Pewarta: Fianda Rassat

Editor: Edy Sujatmiko

COPYRIGHT © ANTARA 2021

Leave your vote

789 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *