Kapan Bayi Bisa Bicara? Ini Tahapan dan Aktivitas untuk Meningkatkan Kemampuannya

by -7 views
kapan-bayi-bisa-bicara?-ini-tahapan-dan-aktivitas-untuk-meningkatkan-kemampuannya

Mendengar bayi bicara menjadi fase kritis yang pasti Parents ingin segera melaluinya. Umur berapa bayi bisa bicara dapat berbeda-beda sesuai dengan fase pertumbuhannya. Di sini, Bunda dan Ayah bisa saling membantu mendorong si kecil agar cepat bisa berbicara. Melakukan kebiasaan sederhana dengan rutin setiap harinya bisa menjadi cara orangtua menstimulasi kelancaran bayi bicara.

Umur Berapa Bayi Bisa Bicara?

Apa yang bisa dilakukan Parents untuk bayi bicara?

Parents, tak salah jika dua tahun pertama kehidupan bayi dijuluki sebagai periode emas karena pada fase inilah bayi mulai belajar berbicara. Jauh sebelum bayi mengucapkan kata pertama, ia telah belajar bagaimana peraturan bahasa dan cara orang dewasa di sekitarnya menggunakan itu untuk berkomunikasi.

Kemampuan bayi bicara mulai terlihat bergantung dari lingkungan sekitarnya. Pertama, suara vokal yang akan diciptakan bayi di usia 2-3 bulan. Bayi mulai menggunakan lidah, bibir, langit-langit mulut dan giginya untuk membuat suara tertentu. Bayi juga akan mengoceh di usia 4 bulan sebelum akhirnya terangkai menjadi kata nyata.

“Mengoceh merupakan tonggak penting dalam perkembangan bayi berbicara karena itulah caranya memulai komunikasi sesungguhnya. Di sini bayi mulai mengekspresikan diri dengan suara, mendengarkan reaksi, merespon dan membentuk interaksi sosial,” ungkap Sherry Artemenko seorang ahli patologi bahasa dan founder Play on Words.

Selanjutnya, bayi akan mulai meniru kata yang didengarnya dari lingkungan sekitar. Saat bayi menginjak usia 18 bulan hingga 2 tahun, ia akan mulai mengucapkan 2 sampai 4 kata. Seiring waktu bayi mampu meningkatkan kosakata untuk menggambarkan apa yang ia lihat, dengar, rasa, pikir dan apa yang diinginkannya.

Stimulasi Bayi Bicara

1. Ajak Bayi Mengobrol

Rutin mengajak bayi Anda mengobrol menjadi kunci utama untuk mendorong kelancaran bayi bicara. Mulailah percakapan dengannya setiap hari dengan hal sederhana; misalnya apa yang Bunda lakukan pada hari itu. Jangan ragu untuk menanyakan sesuatu, seiring waktu si kecil akan belajar meniru apa yang dibicarakan orangtua.

Jangan lupa untuk tersenyum dan merespon apa yang bayi lakukan ketika Anda berbicara. Bicaralah perlahan, Bunda bisa berhenti sejenak setelah mengatakan sesuatu dan memberikan bayi kesempatan untuk mencerna dan memberikan respon tertentu.

2. Membacakan Dongeng

Luangkan waktu sebentar untuk membacakan cerita. Cara ini menjadi langkah bagus untuk mengenalkan bayi kosakata baru. Kendati belum mengerti, bayi merasa gembira mendengarkan suara Anda dan seiring bertambahnya usia ia akan menikmati cerita dan gambar yang ada.

Sebisa mungkin hindari gadget sebagai alat bantu bayi bicara. The American Academy of Pediatrics merekomendasikan pemberian gadget saat bayi berusia di atas 2 tahun dan tidak lebih dari dua jam setiap harinya.

Seiring tumbuh kembangnya, si kecil membutuhkan interaksi nyata untuk perkembangan bahasa dan komunikasi dengan orangtua harus menjadi media utama.

3. Biarkan Bayi Menjadi Pemimpin

Selama waktu belajar bicara, biarkan bayi mengambil alih. Ikuti apa yang menjadi perhatian anak dan apa yang membuatnya tertarik. Hal ini akan membuat bayi merasa bahwa berkomunikasi adalah sesuatu yang menyenangkan untuk dilakukan.

4. Apresiasi Setiap Kemajuan Anak

Mengapresiasi menjadi hal yang kerap terlupakan banyak orangtua, padahal ini hal sederhana namun efeknya luar biasa untuk perkembangan si kecil. Bagaimanapun perkembangan yang ditunjukkan buah hati, tersenyumlah dan jangan lupa memuji apa yang anak lakukan.

Sedikit banyak bayi mempelajari kekuatan dan dukungan yang ia peroleh dari orang dewasa di sekitarnya, pun hal ini akan membuat bayi tumbuh menjadi anak yang percaya diri.

5. Jadilah Teladan yang Baik

Parents, bayi sangat mencintai suara orangtuanya dan hal ini membantunya mendorong kemampuan berbicara. Gunakanlah kata sederhana dan biarkan bayi mengimitasi Anda. Misalnya ucapkan ‘merah‘ saat bayi sebenarnya mengucapkan ‘meyah‘. Lakukan metode ini setiap hari maka bayi akan terus mencoba mengikuti.

Tanda yang Menunjukkan Umur Berapa Bayi Bisa Bicara

Bayi akan menunjukkan tanda-tanda bisa berbicara sekitar usia 9 sampai dengan 14 bulan. Tetapi, bayi akan mulai belajar bicara sejak dia lahir. Dia memerhatikan dan akan mengikuti cara orang-orang di sekitarnya berbicara. Berikut tanda bayi menunjukkan kemampuan bicaranya dari waktu ke waktu dikutip dari situs what to expect:

1. Akhir Usia 4 Bulan

Sejak lahir bayi mendengarkan berbagai suara dan kata-kata yang diucapkan orang di sekitarnya. Mereka juga akan mulai mencoba mengartikannya. Ini adalah tahapan dalam menerima bahasa.

Di usia ini, bayi Anda akan mulai berceloteh atau bahkan mencoba meniru suara yang Anda buat. Tangisannya pun dapat terdengar berbeda sesuai dengan apa yang dia inginkan. Apakah lapar, lelah atau merasakan kesakitan.

2. Akhir Usia 6 Bulan 

Memasuki usia 6 bulan, bayi Anda akan mulai berpikir bahwa gabungan suara yang dia dengar setiap hari adalah kata-kata yang memiliki makna. Dia mungkin memahami sebagian di antaranya, mulai dari namanya, nama orang-orang di sekitarnya dan juga beberapa objek yang familiar untuknya.

Bayi juga mulai akan mulai bersuara dan merangkai suara-suara, seperti “ah”, “eh”, ataupun “oh”. Beberapa konsonan seperti huruf “m” dan “b” juga mungkin muncul pada suara yang ia buat.

3. Akhir Usia 9 Bulan

Di akhir usia 9 bulan dia akan mulai bereksperimen dengan suara yang bisa dia buat. Misalnya saja dengan mengucapkan bunyi yang panjang seperti “ma-ma-ma-ma” atau “ba-ba-ba-ba”.

Pada usia ini dia juga akan mulai mengikuti suara dan gestur orang yang berada di dekatnya. Dia mulai memahami kata”tidak” baik dari kata maupun gestur saat orang lain mengucapkannya. Semua kemajuannya ini membawa dia semakin dekat dari hari ke hari sampai pada pengucapan kata pertamanya.

4. Di Akhir Usia 12 Bulan

Saat bayi Anda menginjak usia 1 tahun, dia akan mulai mengatakan satu kata khusus, seperti “mama”, “papa” atau “iya”. Dia juga akan mencoba mengatakan kata yang biasa Anda ucapkan di depannya sekaligus mengubah nada bicaranya. Kali ini, dia akan terdengar benar-benar berbicara kata yang sesungguhnya.

5. Sekitar Usia 1 Tahun

Bayi biasanya mengucapkan kata pertamanya saat usianya menginjak 1 tahun atau lebih. Namun, harus tetap dicatat ya Parents bahwa usia ini bisa berbeda antara bayi satu dengan lainnya. Dia mulai akan mengatakan kata-kata yang benar bisa dimengerti saat usianya mendekati 18 bulan.

Tips Ajak Bayi Bicara

Mengajak bayi bicara dapat Anda lakukan sedini mungkin. Terlebih jika mereka mulai mengeluarkan suara-suara. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mengajak bayi bicara:

1. Bicaralah dengan Perlahan dan Jelas

Cobalah berbicara dengan perlahan dan jelas di depan bayi Anda. Fokuslah mengucapkan satu kata. Anda tidak perlu terus menerus memaksakan untuk memperkenalkan kata baru secara terus menerus kepada bayi Anda. Namun, Anda bisa mencoba mengajaknya berbicara dengan cara memperlambat saat membolak-balikkan buku bergambar ataupun saat meletakkannya kembali ke rak. Bantu Anak untuk mendengar secara jelas kata yang Anda katakan. 

2. Menggunakan Nama dalam Kalimat 

Anda bisa menggunakan nama-nama saat megucapkan kalimat di hadapan anak Anda. Nama lebih mudah dipahami bayi dibandingkan kata ganti. Misalnya saja kalimat “ini buku mama” akan lebih mudah dipahami dibandingkan “ini buku kamu”.

3. Bernyanyi Bersama

Parents pelajarilah lagu-lagu sederhana yang memiliki kata-kata dengan rima yang sama. Aktivitas ini akan lebih menyenangkan bagi bayi untuk meningkatkan kemampuan bahasanya.

4. Ulangi Lagi dan Lagi

Terus menerus mengucapkan kata yang sama di hadapan anak Anda dapat lebih menempel dalam memorinya. Meskipun pengulangan ini akan terasa membosankan bagi Anda, tetapi bisa saja ini justru menarik perhatian anak Anda. Misalnya saja dengan terus menerus menunjuk tanaman yang ada di rumah dan menyebutkan namanya di depan anak Anda, seperti “Wah ada bunga ya, dik”. Ini bisa mengajarkan bayi Anda pengucapan kata dengan benar.

5. Perhatikan Gestur Bayi Anda

Bayi Anda mungkin menunjukkan gestur mengangkat tangannya sebagai tanda bahwa dia meminta untuk diangkat. Atau di lain waktu dia akan menyodorkan mainannya kepada Anda. Ketika bayi Anda melakukannya, tersenyumlah, buat kontak mata dan berikan tanggapan yang bersemangat kepadanya. Ini akan mendorong kemampuannya untuk berbicara.

6. Dengarkan Saat Bayi Bergumam

Beri perhatian lebih saat bayi Anda berceloteh atau mengeluarkan suara-suara. Berilah tanggapan saat dia bersuara. Bayi mencoba mengikuti orang tuanya dalam mengucapkan kata-kata. Jadi, tetaplah luangkan waktu untuk berbicara dengan bayi Anda ya, parents.

7. Tirukan Suara Mereka

Dikutip dari WebMD, ketika parents sering berbicara dengannya, maka akan meningkatkan kemampuan bicaranya. Semakin sering Anda meniru kata yang dia coba katakan dengan kata yang sebenarnya, bayi akan terus mencoba untuk berbicara.

8. Belajar Sambil Bermain

Buat suasana belajarnya semenyenangkan mungkin. Ajak anak Anda untuk bermain sambil berdialog dengan Anda. Buat seolah-olah  bayi Anda menanggapi ucapan Anda. Aktivitas ini akan membuat Anda dan bayi berkomunikasi dengan baik.

Bagaimana Jika Bayi Tidak Menunjukkan Kemampuan Bicaranya

Setiap anak memiliki perbedaan pada waktu kapan dia berbicara. Namun, Anda bisa memerhatikan tanda-tanda jika anak Anda mengalami keterlambatan yang membuat Anda khawatir. Konsultasikan dengan dokter anak Anda jika ada masalah pada bayi Anda.

Keterlambatan bicara dapat terjadi karena sejumlah alasan, tetapi semakin dini masalah tersebut diketahui maka Anda memiliki semakin banyak waktu untuk membantu anak Anda mencapai potensi terbaiknya. Berikut hal yang dapat Parents lakukan untuk membantu mengatasi keterlambatan bicara:

1. Lakukan Tes Pendengaran Bagi Anak

Tiga dari seribu  bayi baru lahir mengalami gangguan pendengaran yang dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan bicara. Parents dapat membawa bayi untuk melakukan pemeriksaan pendengaran lengkap pada usia 3 bulan jika anak memberikan tanda-tanda bahwa dia tidak mendengar suara di sekitarnya.

2. Temui Ahli Patologi Wicara-Bahasa

Speech language pathologist (SLP) atau ahli patologi wicara-bahasa dapat mendiagnosis dan mengobati gangguan bicara, bahasa, atau suara tertentu yang menunda bicara pada anak. Perawatan yang diberikan mungkin termasuk memberikan tips dan permainan kepada orang tua untuk memperbaiki masalah bicara pada bayi dan meningkatkan kemampuan bahasa anak.

3. Pertimbangkan untuk Lakukan Skrining Perkembangan

Sebuah studi di Amerika Serikat menunjukkan bahwa hingga 17% anak-anak memiliki cacat perkembangan atau perilaku seperti gangguan spektrum autisme atau cacat kognitif. Coba tanyakan kepada dokter bayi Anda tentang skrining untuk masalah perkembangan ini. Anda dapat mencatat apa saja hal yang dapat menyebabkan keterlambatan bicara pada anak Anda.

Itulah tanda-tanda umur berapa bayi bisa bicara yang dapat Parents lihat pada bayi serta bagaimana menstimulasi kemampuannya. Semoga bermanfaat bagi Parents dalam membimbing buah hati untuk dapat berbicara dengan lancar ya. 

***

Artikel telah diupdate oleh: Anna Nurjanah

Your Baby’s First Words

https://www.webmd.com/parenting/baby-talk-your-babys-first-words

When Do Babies Start Talking?

https://www.whattoexpect.com/first-year/first-words/#next

Leave a Reply

Your email address will not be published.