Jenis Najis dalam Islam dan Cara Menyucikannya dengan Benar. Ketahui agar Ibadah Sah!

by -3 views
jenis-najis-dalam-islam-dan-cara-menyucikannya-dengan-benar.-ketahui-agar-ibadah-sah!

3 menit

Bagi umat Islam, penting untuk mengetahui jenis dan cara menyucikan bagian tubuh dari najis. Oleh karen itu, yuk, simak bahasan mengenai jenis najis dalam Islam dan cara menyucikannya di sini!

Menurut ilmu fikih, najis adalah segala sesuatu yang dianggap kotor dan menjadikan salat dan ibadah lainnya menjadi tidak sah.

Oleh karena itu, najis hukumnya wajib untuk dihilangkan secara bersih, sehingga segala ibadah yang kita lakukan menjadi sah.

Di dalam agama Islam, terdapat empat jenis najis, yaitu najis mukhaffafah, najis mutawwasithah, najis mughalladah, dan najis mafu. Keempat jenis najis ini memiliki cara yang berbeda dalam menyucikannya, sehingga ada baiknya kamu mengetahui cara menyucikan najis yang benar berdasarkan macamnya.

Agar kamu dapat mengetahui bagaimana cara menyucikan najis, yuk simak jenis najis atau macam-macam najis dalam Islam dan cara menyucikannya di bawah ini!

Pengertian Najis

najis pipis bayi

Najis adalah kotoran yang menjadi penghalang untuk beribadah kepada Allah Swt.

Dalam bahasa Arab, najis bermakna al-qadzarah yang bermakna kotoran.

Sementara itu, menurut Asy-Syafi’iyah najis dianggap sebagai sesuatu yang dianggap kotor dan mencegah sahnya salat tanpa ada hal yang meringankan.

Menurut Al-Malikiyah, najis merupakan sifat hukum suatu benda yang mengharuskan seseorang tercegah dari kebolehan melakukan salat bila terkena najis atau najis berada di dalamnya.

Jenis Najis dalam Islam dan Cara Menyucikannya

1. Najis Mughalladhah atau Najis Berat

Jenis Najis Mughalladhah

Jenis najis yang paling tinggi tingkatannya dalam Islam adalah najis mughalladhah.

Najis ini disebut najis berat karena membutuhkan perlakuan khusus untuk membersihkan najisnya.

Contoh dari najis ini diantaranya adalah terkena babi atau menyentuh babi dan terkena air liur anjing secara sengaja maupun tidak sengaja.

Hal ini didasarkan kepada ayat dalam Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad Saw yang menyampaikan bahwa air liur anjing dan babi adalah najis.

Karena merupakan najis tingkatan paling berat, cara membersihkan najis mughalladhah atau najis berat cukup ekstra.

Kamu diharuskan untuk mencuci bagian yang terkena najis sebanyak 7 kali.

Hal ini dilakukan agar najis tersebut sudah benar-benar hilang dari bagian tubuhmu.

Sebelum dibasuh dengan air, bersihkan dahulu wujud dari najis tersebut agar hilang dan tidak mengeluarkan bau.

Kemudian kamu tinggal mencuci bagian yang terkena najis menggunakan tanah pada cucian pertama.

Lalu cucian berikutnya dapat kamu bersihkan menggunakan air sebanyak 6 kali.

2. Najis Mutawassithah atau Najis Sedang

darah mens pada pakaian wanita

Najis mutawassithah adalah jenis najis tingkatan sedang.

Contoh dari najis mutawasitah atau najis sedang diantaranya adalah kotoran manusia, darah haid, air mani, minuman keras, kotoran hewan, dan bangkai hewan selain ikan dan belalang.

Najis ini dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu najis ‘Ainiyah dan najis hukmiyah.

Najis ‘ainiyah adalah najis sedang yang terlihat rupanya, rasa, dan tercium baunya.

Sementara itu, najis hukmiyah adalah najis yang tidak tampak rupanya, seperti bekas kencing dan minuman keras.

Ada berbagai cara untuk membersihkan najis mutawassithah atau najis sedang agar tidak tersisa warna, bau, dan rasanya.

Hal-hal yang dapat kamu lakukan untuk membersihkan najis ini atau cara menyucikan najis sedang adalah dengan menyiram, mencuci, dan menyikat menggunakan sabun dan alat pembersih lainnya.

Setelah najis tersebut tidak tersisa warna, bau, dan rasanya, maka bagian yang terkena najis tersebut sudah dianggap suci.

3. Najis Mukhaffafah atau Najis Ringan

jenis Najis Mukhaffafah

Najis mukhaffafah adalah jenis najis yang tingkatannya paling rendah atau paling ringan.

Contoh najis mukhaffafah adalah air kencing bayi laki-laki yang belum berusia 2 tahun dan madzi atau air mani yang keluar dari kemaluan akibat terangsang.

Karena najis ini tergolong najis ringan maka cara membersihkannya pun cukup mudah dan tidak memerlukan perlakuan khusus.

Jika tidak ada najis yang melekat, najis tersebut sudah dianggap bersih atau suci.

Sementara itu, cara membersihkan najis ringan atau najis mukhaffafah cukup mudah.

Cara mensucikan najis ringan atau membersihkan najis ringan adalah dengan memercikkan air sebanyak satu kali percikan pada bagian yang terkena najis.

4. Najis Ma’fu atau Najis yang Dimaafkan

bangkai binatang yang tak berdarah

Najis ma’fu adalah jenis najis yang dimaafkan dan tidak perlu dibersihkan atau dibasuh.

Contoh dari najis ini adalah bangkai yang tidak mengeluarkan darah dan darah atau nanah yang berjumlah sedikit.

Itulah macam-macam najis di Islam dan cara menyucikannya.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu, Sahabat 99!

Simak juga artikel menarik lainnya hanya di portal Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari apartemen di Tangerang?

Bisa jadi Fairview House adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/identification untuk menemukan rumah idamanmu!

Leave your vote

785 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *