25.6 C
Jakarta
Tuesday, May 17, 2022

Israel Bersiap Gusur Desa Masafer Yatta di Tepi Barat Yordan | DW | 10.05.2022

WorldIsrael Bersiap Gusur Desa Masafer Yatta di Tepi Barat Yordan | DW | 10.05.2022

Situasi di Tepi Barat memanas usai Mahkamah Agung Israel memutus Desa Masafer Yatta sebagai area latihan tembak dan mengakhiri perjuangan penduduk sejak 1981. Sebanyak 1.000 warga Palestina dipastikan akan diusir paksa.

Segalanya terlihat ala kadarnya di sini. Rumah-rumah warga terbuat dari lembaran plastik dan seng. Air didatangkan dari luar dan listrik diproduksi lewat panel surya, yang disimpan di dalam baterai mobil. Selama lebih dari empat dekade, warga Masafer Yatta sudah menunggu kepastian hukum. Dan sejak Jumat (6/5) silam, mereka secara resmi diusir dari rumah sendiri.

Hal ini membuat linglung Issa Abu Eram, warga Palestina yang dilahirkan di sebuah gua di Masafer Yatta, 48 tahun lalu. Larangan pembangunan oleh Israel memaksa warga hidup di gua atau bedeng plastik. Keluarga Abu Eram hidup dengan beternak kambing dan mengolah susunya untuk dijadikan yoghurt.

Putusan Mahkamah Agung Israel kini mengaburkan masa depan anak-anaknya. Putra tertuanya kini sedang belajar di sebuah sekolah darurat di Jinba, sebuah klaster pemukiman di dalam desa. “Dia belum pernah hidup di tempat lain kecuali Jinba. Bagaimana Anda bisa meyakinkan dia untuk hidup di tempat lain?” tukasnya. 

Tepi Barat Yordan diduduki militer Israel sejak hampir 55 tahun. Masafer Yatta termasuk 60 persen wilayah di Tepi Barat yang berada langsung di bawah otoritas Israel. Area ini sejak lama sudah diincar pemukim Yahudi. Mereka membangun pos di sekitar kawasan yang meski ilegal, tetapi dilindungi militer Israel.

Pembagian kekuasaan antara Israel dan Palestina di Tepi Barat

Desa Masafer Yatta terletak di dekat Hebron, di selatan Tepi Barat Yordan

Akhir tahun lalu, lusinan pemukim Yahudi menyerang sebuah desa di dekat Masafer Yatta. Akibatnya seorang bocah berusia empat tahun mengalami luka di kepala akibat lemparan batu. Bagi kebanyakan warga desa, putusan itu justru memperkuat semangat untuk bertahan.

“Saya tidak punya alternatif lain dan mereka tidak bisa mengusir saya,” kata Khalid al-Jabarin, seorang petani lokal. “Seluruh aparat pemerintah Israel tidak bisa memindahkan saya. Kami tidak akan pergi. Kami tidak akan keluar dari sini karena kami adalah penghuni tanah ini,” imbuhnya.

Dia mengaku tidak memahami motivasi pemukim Yahudi yang sebagian bahkan datang dari luar negeri, “Kenapa mereka membawa penghuni baru dari Afrika Selatan untuk hidup di pegunungan, di tanah kami, dan menggantikan kami, menggusur kami, kenapa?”

Keputusan simbolis di hari penentuan

Keputusan Mahkamah Agung menggusur Desa Masafer Yatta diambil pada malam menjelang peringatan Hari Nakba, ketika Palestina meratapi pengusiran, yang juga dirayakan sebagai Hari Kemerdekaan Israel, Jumat (6/5) silam.

Tidak terlewatkan pula oleh media Israel, betapa putusan itu ikut dibuat oleh David Mintz, hakim asal Dolev, sebuah pemukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat Yordan yang diduduki Israel sejak 1967.

  • Perjanjian Damai Israel Palestina ditandatangani 1979 di Camp David oleh Presiden Mesir Anwar Sadat (kiri) dan Perdana Menteri Israel Menachem Begin (kanan), melalui penengahan Presiden AS Jimmy Carter (tengah). (picture-alliance/AP Photo/B. Daugherty)

    Rangkaian Perjanjian dan Prakarsa Damai Israel-Palestina yang Gagal

    Perjanjian Camp David dan Perdamaian Israel-Mesir, 1978-1979

    Perundingan Arab-Israel dimulai pada tahun 1978 di bawah penengahan AS. Bertempat di Camp David, pada 26 Maret 1979, Perjanjian Damai Israel Palestina ditandatangani oleh Presiden Mesir Anwar Sadat (kiri) dan Perdana Menteri Israel Menachem Begin (kanan), melalui penengahan Presiden AS Jimmy Carter (tengah).

  • Negosiasi di Norwegia antara Israel dan PLO menghasilkan Perjanjian Oslo I, yang ditandatangani September 1993.

    Rangkaian Perjanjian dan Prakarsa Damai Israel-Palestina yang Gagal

    Perjanjian Oslo I, 1993

    Negosiasi di Norwegia antara Israel dan PLO menghasilkan Perjanjian Oslo I, yang ditandatangani pada September 1993. Perjanjian tersebut menuntut pasukan Israel mundur dari Tepi Barat dan Jalur Gaza, dan otoritas sementara Palestina akan membentuk pemerintahan otonomi untuk masa transisi lima tahun. Kesepakatan kedua ditandatangani pada tahun 1995.

  • Presiden AS Bill Clinton tahun 2000 mengundang Perdana Menteri Israel Ehud Barak (kiri) dan Pemimpin PLO Yasser Arafat (kanan) ke Camp David untuk berunding

    Rangkaian Perjanjian dan Prakarsa Damai Israel-Palestina yang Gagal

    Pertemuan Puncak Camp David, 2000

    Presiden AS Bill Clinton pada tahun 2000 mengundang Perdana Menteri Israel Ehud Barak (kiri) dan Pemimpin PLO Yasser Arafat (kanan) ke Camp David untuk membahas masalah perbatasan, keamanan, permukiman, pengungsi dan status Yerusalem. Meskipun negosiasi menjadi lebih rinci dari sebelumnya, tidak ada kesepakatan yang dicapai.

  • Putra Mahkota Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz bersamalan dengan Presiden Lebanon Emile Lahoud, Maret 2002, di KTT Arab di Beirut.

    Rangkaian Perjanjian dan Prakarsa Damai Israel-Palestina yang Gagal

    Prakarsa Perdamaian Arab dari KTT Beirut, 2002

    Negosiasi Camp David diikuti dengan pertemuan di Washington di Kairo dan Taba, Mesir – semuanya tanpa hasil. Setelahnya Liga Arab mengusulkan Prakarsa Perdamaian Arab di Beirut, Maret 2002. Rencana tersebut meminta Israel menarik diri ke perbatasan sebelum 1967. Sebagai imbalannya, negara-negara Arab akan setuju untuk mengakui Israel.

  • Yasser Arafat(kiri) dan pejabat Uni Eropa Lord Levy (kanan), 2003

    Rangkaian Perjanjian dan Prakarsa Damai Israel-Palestina yang Gagal

    Peta Jalan Kuartet Timur Tengah, 2003

    AS, Uni Eropa, Rusia, dan PBB bekerja sama sebagai Kuartet Timur Tengah untuk mengembangkan peta jalan menuju perdamaian. PM Palestina saat itu, Mahmoud Abbas, menerima teks tersebut, namun mitranya dari Israel, Ariel Sharon, keberatan. Peta jalan itu memuat tentang solusi dua negara Sayangnya, hal itu tidak pernah dilaksanakan. Dalam foto: Yasser Arafat dan pejabat Uni Eropa Lord Levy.

  • Aksi protes di Palestina terhadap rancangan perdamiaan Donald Trump

    Rangkaian Perjanjian dan Prakarsa Damai Israel-Palestina yang Gagal

    Prakarsa Perdamaian Trump, 2020

    Presiden AS Donald Trump memperkenalkan rancangan perdamaian tahun 2020. Tetapi rancangan itu menuntut warga Palestina menerima pemukiman Yahudi di kawasan Tepi Barat yang diduduki Israel. Palestina menolak rencangan tersebut.

  • Penembakan roket dari Kota Gaza ke arah Israel, 15 Mei, 2021

    Rangkaian Perjanjian dan Prakarsa Damai Israel-Palestina yang Gagal

    Konflik kembali berkobar 2021

    Rencana Israel mengusir empat keluarga Palestina dan memberikan rumah mereka di Yerusalem Timur kepada pemukim Yahudi berujung bentrokan dan aksi protes di Yerusalem. Hamas kemudian menembakkan lebih 2.000 roket ke Israel, dibalas dengan serangan udara militer Israel, yang menghancurkan banyak bangunan di Jalur Gaza. (hp/gtp)

    Penulis: Aasim Saleem


Putusan Mahkamah Agung sekaligus mengakhiri perjuangan pendududuk Palestina selama lebih dari dua dekade. Pengadilan mendukung keputusan militer Israel pada 1981 untuk menetapkan Desa Masafer Yatta sebagai kawasan latihan tembak.

Majelis hakim berdalih, kawasan itu hanya digunakan sebagai area gembala dan bahwa penduduk sudah ditawarkan kompromi serta akses ke lokasi. 

Otoritas Palestina terutama mengritik momentum putusan yang diumumkan di tengah hari libur nasional. Nabil Abu Rdneh, juru bicara Presiden Mahmoud Abbas, mengatakan perintah penggusuran “menambah daftar panjang pengusiran paksa dan pembersihan etnis, yang melanggar hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB,” kata dia.

Pemerintah di Ramallah mengatakan putusan itu akan menghilangkan hak hidup bagi warga di 12 pemukiman di Masafer Yatta berpenduduk 4.000 orang. Kebanyakan merupakan warga Arab Badui yang hidup dari beternak dan bercocok tanam.

Pada saat yang sama, Kementerian Dalam Negeri Israel mengumumkan akan mempercepat rencana pembangunan 4.000 rumah baru bagi warga Yahudi di Tepi Barat. 


rzn/pkp (ap,rtr)

Check out our other content

Check out other tags:

Most Popular Articles