Innalillahi, Ketua RMINU Batang KH Misbakhul Huda Wafat

by -20 views
innalillahi,-ketua-rminu-batang-kh-misbakhul-huda-wafat

Batang, NU Online

Kabar duka kembali menyeleimuti warga Nahdlatul Ulama (NU). Ketua Pengurus Cabang (PC) Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) yang juga Pengasuh Pesantren Pesantren Darussalam Subah, Batang, Jateng, KH Misbakhul Huda berpulang ke rahmatullah pada 22 Januari 2021. 

Jenazah kiai muda yang lahir 4 September 1978 ini dikebumikan hari ini (22/1) seusai Shalat Jumat di Kompleks Makam Keluarga, Pesantren Darussalam, Kemiri Barat, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang.

“Iya, dimakamkan di makam keluarga di samping ayahnya, KH Damanhuri Ya’kub,” kata Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Subah Eko Agus Budiyanto kepada NU Online.

Menurutnya, bagi kader Ansor Subah, Gus Huda, sapaan akrabnya bukan hanya sebagai sosok kiai muda. Namun juga senior yang pernah menjabat sebagai Ketua PAC Ansor Subah selama dua periodisasi kepemimpinan, yakni sejak tahun 2009 sampai 2015. 

“Tidak mudah mencari ganti seorang Gus Huda,” ujarnya.

Agus lantas bersaksi bahwa Gus Huda semasa menjadi Ketua PAC Ansor Subah, alumnus Pesantren Futuhiyyah Mranggen Demak tersebut juga menjadi pengasuh sebuah pesantren di Kemiri Barat yang memiliki ribuan santri. 

“Beliau Luar biasa ketika menjabat sebagai Ketua PAC GP Ansor Subah. Alhamdulillah beliau bisa membagi waktu kegiatan Ansor Banser bisa berjalan dengan baik, Pesantren Darussalam juga tambah berkah. Terbukti sampai sekarang santrinya ribuan,” ucapnya.

Bahkan, setelah menyelesaikan masa khidmahnya sebagai Ketua Ansor Subah, aktivis yang juga nyantri di Pesantren Nurul Ummah Prenggan Kota Gedhe tersebut masih meluangkan waktu untuk organisasi kepemudaan NU tersebut. Bahkan saat ini Kiai Huda menjabat sebagai Ketua PC RMINU Batang.

“Beliau tetap mendampingi. Beliau sebagai Penasehat PAC GP Ansor Subah selalu memberikan motivasi, kritik, dan saran yang membangun semangat demi kemajuan PAC GP Ansor Subah,” ungkapnya. 

“Apabila kami salah langkah, yang paling unik adalah saya secara pribadi dipanggil di Ndalem Pesantren Darusalam oleh Gus Huda lalu baru saya diberikan masukan untuk kemajuan GP Ansor Subah,” sambungnya.

Menurut Agus, KH Misbakhul Huda banyak menorehkan prestasi saat menahkodai PAC GP Ansor Subah. “Kita wajib pelihara apa yang telah beliau kerjakan untuk PAC GP Ansor Subah. Yang sudah maju, maka harus tetap maju. Agar Gus Huda tetap tersenyum,” tegasnya.

Gus Huda meninggalkan seorang istri bernama Hj Nur Cholilah Al-Hafidzah beserta dua orang putra yang diberi nama Muhammad Nur Fuadi, dan Muhammad Shofi Mubarok

Selamat jalan sahabat, Gus. Kami kenang keramahanmu, kami kenang kebaikkanmu!

Kontributor: Ahmad Rifqi Hidayat


Editor: Abdul Muiz

Leave your vote

789 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *