Hukum Menggunakan Obat Penunda Haid Bagi Jamaah Haji

by -20 views
hukum-menggunakan-obat-penunda-haid-bagi-jamaah-haji

BincangSyariah.Com– Khusus jamaah haji yang tergolong wanita usia subur, tentunya akan terkendala dalam melaksanakan salah satu rukun haji yaitu melaksanakan thawaf ifadah yang mengharuskan jamaah haji harus dalam keadaan suci. Untuk mengantisipasi hal tersebut, sebagian jamaah menghindari masa haid dengan cara meminum obat penunda haid. Lantas, bagaimanakah hukum menggunakan obat penunda haid bagi jamaah haji?

Dalam literatur kitab fikih, seorang perempuan tidak dilarang untuk menelan pil yang dapat mencegah haidnya. Hal ini boleh dilakukan agar para perempuan bisa mengikuti ibadah puasa Ramadhan dengan baik.

Kebolehan menelan pil yang dapat mencegah haid untuk berpuasa juga bisa diberlakukan untuk para Muslimah yang akan menunaikan ibadah haji. Hal ini dimaksudkan agar mereka dapat secara maksimal menggunakan waktu-waktu haji yang ditentukan itu untuk ibadah.

Namun demikian, konsumsi pil penunda haid harus sesuai dengan arahan dokter spesialis di bidang ini. Hal ini dimaksudkan agar konsumsi obat-obat atau pil itu tidak membahayakan kesehatan para perempuan yang menunaikan ibadah haji.

Sebagaimana penjelasan dalam kitab Fatawa Mu’ashirah halaman 550 berikut,

وأنا أفضل شخصيا أن تصير الأمور على الطبيعة وعلى الفطرة، فما دام هذا الحيض أمرا طبيعيا  فطريا فليبق كما هو على الطبيعة التي جعلها الله عز وجل، ولكن إذا كان هناك نوع من الحبوب والأدوية تعاطيها بعض النساء  لتأجيل الحيض كما هو معروف من حبوب منع الحمل، وأرادت بعض النساء  أن يتناولن هذه الحبوب لتأخير العادة عن موعدها حتى لا تفطر بعض أيام رمضان، فهذا لابأس به بشرط أن تتأكد من عدم إقرارها بها، وذلك باستشارة أهل الذكر، وأهل الخبرة، والطبيب حتى لا تتضرر من تناول هذه الحبوب. فإذا تأكد لها ذلك وتناولت هذه الحبوب  وتأثرت العادة صامت، فإن صيامها مقبول إن شاء الله

Artinya : “Pada dasarnya, saya pribadi tetap mengutamakan sesuatu berjalan sesuai dengan kodrat dan fitrahnya. Begitu juga dengan haid atau datang bulan, yang seharusnya tetap didasarkan pada sebuah kebiasaan yang sudah menjadi kodrat dan fitrah kaum perempuan yang dititipkan oleh Allah Swt semenjak masa baligh hingga masa menopause-nya.

Akan tetapi, seiring dengan perkembangan, produksilah sebuah pil atau obat yang mana ketika dikonsumsi dapat menunda dan mengatur siklus haid bagi perempuan serta juga dapat menunda kehamilan.

Bagi saya, perempuan yang mengkonsumsi obat ini dengan tujuan agar puasanya sempurna di bulan Ramadhan diperbolehkan asalkan obat ini tidak membahayakan menurut saran dokter. Selanjutnya hukum puasanya tetap dikatakan sah dan diterima oleh Allah Swt.”

Demikian penjelasan mengenai hukum menggunakan obat penunda haid bagi jamaah haji. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam. (Baca juga: Seharusnya Sudah Haid, Tapi Tertunda karena Konsumsi Obat Penunda Haid, Bolehkah Tetap Berpuasa?).

More

Leave a Reply

Your email address will not be published.