32.8 C
Jakarta
Thursday, May 19, 2022

Hukum Melaksanakan Shalat Sunnah Ba’diyah Isya di Sela-sela Shalat Tarawih | Bincang Syariah

IslamiHukum Melaksanakan Shalat Sunnah Ba’diyah Isya di Sela-sela Shalat Tarawih | Bincang Syariah

BincangSyariah.Com– Ketika kita melaksanakan shalat tarawih di masjid, umumnya kita melaksanakan shalat sunnah ba’diyah Isya persis setelah shalat Isya dan sebelum shalat tarawih. Namun bagaimana jika kita melakukan shalat sunnah ba’diyah Isya di sela-sela shalat tarawih saat jeda istirahat, apakah boleh?

Menurut para ulama, melaksanakan shalat sunnah ba’diyah Isya di sela-sela shalat tarawih saat jeda istirahat hukumnya adalah boleh tapi makruh. Kita dimakruhkan melakukan shalat sunnah apapun di sela-sela shalat tarawih, termasuk shalat sunnah setelah Isya, kecuali waktu jeda istirahatnya lama. Jika waktu jeda istirahatnya lama, maka tidak makruh.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Hasyiah Al-Raudh Al-Murbi’ berikut;

ويكره التنفل بينها أي بين التراويح نص عليه -يعني الإمام أحمد رحمه الله..روى الأثرم عن أبي الدرداء أنه أبصر قوما يصلون بين التراويح فقال: ما هذه الصلاة؟ أتصلي وإمامك بين يديك، ليس منا من رغب عنا..وهذا ما لم يطل الفصل، كأن يخرج الإمام من المسجد، وكأن يؤخروا بعضها إلى آخر الليل، فلا كراهة إذاً.

Dimakruhkan melakukan shalat sunnah di antara shalat tarawih, ini sebagaimana ditegaskan oleh Imam Ahmad. Diriwayatkan oleh Al-Atsram dari Abu Darda, bahwa beliau melihat ada orang yang shalat sunnah di antara shalat tarawih. 

Kemudian Abu Darda mengatakan; Shalat apa ini? Apakah kamu shalat sunnah sendiri sementara imam ada di depanmu? Bukan termasuk bagian kami, orang yang membenci kami. Ini jika jedanya tidak lama, seperti imam keluar dari masjid, atau mereka mengakhirkan sebagian shalat tarawih di akhir malam. Jika demikian, maka hukumnya tidak makruh.

Menurut para ulama, waktu paling utama melaksanakan shalat sunnah ba’diyah Isya adalah persis setelah shalat Isya. Oleh karena itu, jika kita hendak melaksanakan shalat sunnah setelah Isya, maka kita mengusahakan melakukannya persis setelah shalat Isya dan sebelum shalat tarawih dimulai. 

Jika tidak memungkinkan melakukan persis setelah shalat Isya, maka kita hendaknya melakukannya setelah pelaksanaan shalat tarawih dan witir. Kita jangan memaksakan untuk melaksanakan shalat sunnah setelah Isya di sela-sela shalat tarawih jika waktu jeda istirahat sebentar. 

Lebih baik melaksanakannya setelah pelaksanaan shalat dan witir. Menurut kesepakatan para ulama, melaksanakan shalat sunnah setelah Isya setelah shalat tarawih dan witir hukumnya boleh dan sah. (Baca:Hukum Salat Sunah Qabliyah dan Bakdiyah Jum’at).

Check out our other content

Check out other tags:

Most Popular Articles