Hanya Satu RT di Yogyakarta yang Masuk Zona Oranye Corona

by -2 views
hanya-satu-rt-di-yogyakarta-yang-masuk-zona-oranye-corona
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi.
Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

PPKM skala mikro diterapkan dengan tujuan mendorong peran RT/RW dalam penanganan corona di level paling bawah. Zonasi setiap RT/RW pun diatur dari zona hijau sampai zona merah.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan dari jumlah total 2.000-an RT di Kota Yogya, hanya ada satu RT yang masuk zona oranye. Sementara tidak ada satu pun RT yang masuk zona merah.

“Dari perhitungan mengikuti indikator instruksi Kemendagri, Gubernur dan Wali Kota yang mendasarkan zonasi dari jumlah kasus yang ada di RT, maka dari 2.535 RT, 2.310 RT (91.1%) masuk zona hijau atau tidak ada kasus sama sekali. Ada 224 RT (9.7%) zona kuning, dan satu RT (0.04 %) zona orange, serta tidak ada RT yang masuk zona merah,” kata Heroe di kantornya, Senin (15/2).

Heroe menjelaskan dengan indikator dari Kemendagri tersebut, artinya sebagian besar wilayah RT di Yogya masuk zona hijau. Sesuai dengan indikator tersebut, satu RT yang masuk zona oranye memiliki kriteria enam sampai 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif selama tujuh hari terkahir.

Skenarionya pun seperti yang tertera dalam kebijakan PPKM skala mikro yaitu menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat, lalu melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif, dan kontak erat dengan pengawasan ketat.

Spanduk penutupan jalan masuk Desa Kalasan, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (30/3/2020). Foto: Antara/Hendra Nurdiyansyah

“Yang satu RT (oranye) itu di Gedongtengen,” ungkapnya.

Namun jika dihitung secara epidemiologi, ada 15 kelurahan dan 3 kecamatan yang masuk zona merah.

“Berdasarkan zona resiko dalam hitungan epidemiologi, ada 15 kelurahan masuk zona merah dan 3 kecamatan masuk zona merah,” tuturnya.

Heroe juga menegaskan saat ini sudah ada 1.025 posko di RT/RW atau kampung, 45 posko kelurahan, dan 14 posko kemantren/kecamatan.

“Posko ini belum masuk semua. Memang ada banyak yang belum melaporkan seperti Kecamatan Jetis,” katanya lagi.

Posko-posko tersebut berfungsi untuk pendataan, pengawasan hingga treatment, kegiatan warga serta fasilitas kepada warga yang terpapar corona.

“Sedangkan posko kelurahan melakukan supervisi dan juga pendistribusian bantuan per makanan dari Dinsos dan obat dan vitamin dari Dinkes. Termasuk melakukan surveilans untuk tracing dan testing,” pungkasnya.

Leave your vote

526 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia #RumahBlogInspirasi #KabarWarga #MenabarInformasiAntiBasi Official Kabarwarga

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *