Gali Potensi Kekayaan Alam Indonesia, SMA Pradita Dirgantara Bahas Tanaman Herbal

by -4 views
gali-potensi-kekayaan-alam-indonesia,-sma-pradita-dirgantara-bahas-tanaman-herbal

TIMESINDONESIA, BOYOLALISMA Pradita Dirgantara terus berupaya mengedukasi civitas akademika dengan materi yang bermanfaat bagi masyarakat. Kali ini mengupas tema “Potensi Kekayaan Alam Indonesia untuk Memajukan Industri Tanaman Herbal” lewat webinar.

Momen ini menghadirkan Prof. Dr. Dwiyati Pujimulyani, MP., guru Besar Universitas Mercu Buana Yogyakarta sebagai pembicara. Webinar yang diselenggarakan pada hari Rabu tanggal 3 Maret 2021 ini dilaksanakan secara online melalui aplikasi zoom meeting dan disiarkan melalui live Youtube channel SMA Pradita Dirgantara.

SMA-Pradita-2.jpg

Acara dibuka dengan sambutan oleh Direktur Pengembangan Sekolah Pradita Dirgantara, Dwi A. Yuliantoro, PhD. Dalam sambutannya Dwi engatakan bahwa kita hidup di era disrupsi di mana semuanya tersedia dan tergantung pada teknologi.

“Banyak dari kita yang merasa bahwa semuanya harus berasal dari industri atau perusahaan besar. Semakin baik label yang mereka miliki akan semakin semakin terkenal dan semakin dapat “dipercaya” oleh publik,” ujarnya.

Dwi juga mengingatkan bahwa sebenarnya Indonesia mempunyai kearifan lokal yang dapat memenuhi kebutuhan dan  sangat bermanfaat bagi kehidupan. Khususnya untuk kesehatan. 

SMA-Pradita-4.jpg

“Kita bisa meningkatkan sistem imun tubuh dengan memanfaatkan apa yang ada di sekitar kita. Semoga webinar ini dapat membantu kita untuk belajar mengenai manfaat obat-obatan herbal dan kearifan lokal yang kita miliki, sehingga kita dapat memiliki hidup yang lebih baik tanpa mengeluarkan banyak uang,” papar Dwi. 

Sementara, Prof Dr Dwiyati Pujimulyani, MP menyampaikan, Indonesia kaya raya akan rempah. Potensi ini perlu diangkat supaya kemanfaatannya efektif dan bermanfaat luas bagi kesehatan masyarakat Indonesia tercinta.

“Potensi herbal lokal yang dihasilkan dari tanah Indonesia, sudah digunakan sejak nenek moyang,” kata Dwiyati. 

SMA-Pradita-3.jpg

Beberapa rempah-rempah, sambung dia, komponen fiokimia atau bioaktif yang ada dalam rempah-rempah serta manfaat rempah-rempah. “Dengan diolah dan dibuat suatu industri yang memberdayakan masyarakat sekitar, di kondisi pandemi ini bisa membantu kesehatan masyarakat. Secara ekonomi juga membantu memulihkan kondisi ekonomi masyarakat. Kalau setiap dusun atau desa ada insustri seperti ini pasti Indonesia akan lebih berkembang dan sejahtera,” papar dosen Teknologi Pangan Universitas Mercu Buana Yogyakarta ini.

Potensi besar itu butuh dukungan untuk kelancaran dalam perizinannya. “Secara ekonomi sangat menguntungkan. Karena berbahan dasar lokal, sehingga tidak perlu impor. Selama pandemi pun bisa dijalankan karena tidak bergantung dengan negara lain. Masyarakat juga bisa bekerja sesuai protokol kesehatan karena bisa dikerjakan dari rumah dan tidak perlu bepergian ke luar kota,” papar entrepreneur pemilik CV. Windra Mekar Kunir Putih Yogyakarta ini.

Kegiatan webinar SMA Pradita Dirgantara ini diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab peserta webinar dan pembicara. (*)

Leave your vote

789 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *