31.1 C
Jakarta
Wednesday, May 25, 2022

Elon Musk Berjanji akan Cabut Blokir Twitter terhadap Donald Trump | DW | 11.05.2022

WorldElon Musk Berjanji akan Cabut Blokir Twitter terhadap Donald Trump | DW | 11.05.2022

Pengusaha kelahiran Afrika Selatan dan orang terkaya di dunia, Elon Musk, mengatakan keputusan Twitter memblokir akun mantan Presiden AS Donald Trump adalah “salah secara moral dan sangat bodoh.”

Miliarder Elon Musk berjanji untuk membatalkan larangan permanen Twitter terhadap mantan Presiden AS Donald Trump jika akuisisi platform media sosial itu berhasil.

Pendiri SpaceX sekaligus CEO Tesla itu membeli Twitter seharga $44 juta (Rp635,8 triliun), tetapi kesepakatan tersebut masih harus mendapat dukungan dari pemegang saham dan regulator keuangan.

Musk sebut blokir Twitter terhadap Trump ‘sangat bodoh’

Berbicara dalam Financial Times Future of the Car Summit, Musk menyebut pemblokiran terhadap akun Trump itu sebagai “keputusan yang salah secara moral” dan “sangat bodoh.”

“Saya pikir itu adalah kesalahan karena mengasingkan bagian besar sebuah negara dan pada akhirnya tidak membuat Trump tidak memiliki suara,” kata Musk. “Jadi saya pikir ini akan berakhir menjadi lebih buruk, daripada memiliki satu forum di mana semua orang dapat berdebat. Saya kira jawabannya adalah saya akan membatalkan larangan permanen itu.”

Musk telah mengisyaratkan akan melonggarkan kebijakan moderasi konten jika dia menguasai Twitter, dengan mengklaim bahwa kebijakan itu merugikan kebebasan berbicara.

Mengapa Twitter memblokir Trump?

Twitter memblokir akun Trump pada Januari 2021 setelah kerusuhan di US Capitol. Pendukung Trump berusaha menyerbu gedung itu sebagai upaya untuk menghentikan sertifikasi pemilihan presiden 2020, di mana kemenangan diraih oleh Joe Biden.

Trump sering mencerca hasil pemilu di Twitter dan secara keliru mengklaim bahwa terjadi kecurangan. Tuduhan bahwa Trump telah menghasut kekerasan di Capitol lewat postingan media sosialnya menyebabkan parlemen AS memakzulkan presiden untuk kedua kalinya.

Bahkan jika Musk berhasil menguasai Twitter, Trump sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa dia tidak akan bergabung kembali dengan platform tersebut. Mantan presiden itu mengatakan dia lebih suka memfokuskan waktunya pada media sosialnya sendiri, Truth Social.

  • USA Präsident Donald Trump in Florida (picture-alliance/dpa/E. Vucci)

    5 Pemimpin Dunia Dengan Jumlah Pengikut Terbanyak di Twitter

    1. Donald Trump (88,7 Juta)

    Presiden Amerika Serikat ke-45 Donald Trump menjadi pemimpin dunia dengan jumlah pengikut terbanyak. Saat ini, dia memiliki 88,7 juta pengikut dan sedikitnya sudah melontarkan 45 ribu kicauan melalui akun @realDonaldTrump. Ia memang dikenal sangat aktif di Twitter. Tidak jarang cuitannya dibahas oleh media-media AS karena dinilai kontroversial, apalagi di tengah isu pemakzulan dirinya saat ini.

  • USA Houston Howdi Modi Event | Narendra Modi (picture-alliance/AP Photo/M. Wyke)

    5 Pemimpin Dunia Dengan Jumlah Pengikut Terbanyak di Twitter

    2. Narendra Modi (64,8 Juta)

    Perdana Menteri India Narendra Modi menjadi pemimpin dengan jumlah pengikut Twitter terbanyak kedua setelah Donald Trump. Saat ini, ia memiliki 64,8 juta pengikut dan sudah melontarkan 28,7 ribu cuitan melalui akunnya @narendramodi. Selain untuk membagikan pendapatnya, pemimpin berusia 69 tahun ini juga kerap menggunakan Twitter untuk membagikan update terkait aktivitasnya sehari-hari.

  • Vatikan Synode beginnt mit Appell zu Veränderungen (Reuters/R. Casilli)

    5 Pemimpin Dunia Dengan Jumlah Pengikut Terbanyak di Twitter

    3. Paus Fransiskus (18,8 Juta)

    Pemimpin gereja Katolik sekaligus kepala negara Vatikan ini memiliki jumlah pengikut sebanyak 18,8 juta melalui akun resminya @Pontifex. Berbeda dengan Trump dan Modi, Paus Fransiskus yang lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio ini tidak terlalu aktif di Twitter. Sampai saat ini, ia hanya pernah melontarkan 3,012 cuitan saja dan mayoritas cuitannya berbicara hal keagamaan.

  • Türkei Istanbul Airport Präsident Recep Tayyip Erdogan (picture-alliance/AA/A.H. Yaman)

    5 Pemimpin Dunia Dengan Jumlah Pengikut Terbanyak di Twitter

    4. Recep Tayyip Erdoğan (17,3 Juta)

    Presiden Turki ini memiliki 17,3 juta pengikut dan sudah melontarkan sebanyak sekitar 7.200 cuitan sejak bergabung 2009 lalu. Sama seperti pemimpin dunia lainnya, Erdoğan juga kerap menggunakan akun resmi miliknya yang bernama @RTErdogan untuk membagikan video keterangan pers dan aktivitas kenegaraan yang ia jalankan.

  • Indonesia‚Äôs Presidential Vision and Mission 2019-2024 (picture-alliance/dpa/A. Raharjo)

    5 Pemimpin Dunia Dengan Jumlah Pengikut Terbanyak di Twitter

    5. Joko Widodo (15,2 Juta)

    Presiden RI Joko Widodo menjadi pemimpin dengan jumlah pengikut terbanyak kelima yaitu 15,2 Juta. Selain sebagai wadah membagikan pernyataan persnya terkait berbagai macam isu, @jokowi juga kerap membagikan aktivitas kepresidenan yang ia jalankan, dari kunjungan kenegaraan sampai kunjungan kerja di daerah. Twitter juga kerap dipakai Presiden membagikan kebersamaannya bersama sang cucu, Jan Ethes.

    Penulis: Prihardani Ganda Tuah Purba


Pro kontra terhadap pernyataan Musk

Angelo Carusone, kepala pengawas berhaluan kiri Media Matters, mengatakan rencana Musk untuk mengembalikan Trump akan menjadi langkah pertama dalam membuka “gerbang kebencian dan disinformasi” di media sosial.

Di sisi lain, Direktur American Civil Liberties Union Anthony Romero mengatakan “keputusan untuk mencabut blokir Trump adalah keputusan yang tepat.”

“Suka atau tidak, mantan Presiden Trump adalah salah satu tokoh politik terpenting di negara ini dan publik memiliki minat yang besar untuk mendengarkan pidatonya,” kata Romero.

Selama masa kepresidenannya, Trump mengumumkan perintah eksekutif melalui Twitter, memecat anggota kabinet, dan mencemooh para kritikus dan tokoh utama Partai Demokrat, seperti mantan Wakil Presiden Hillary Clinton dan Ketua DPR Nancy Pelosi.

Selain menyebarkan kebohongan, cuitannya menuai kritik karena menggunakan retorika rasis dan seksis.

ha/pkp (Reuters, AP, AFP)

Check out our other content

Check out other tags:

Most Popular Articles