32.8 C
Jakarta
Thursday, May 19, 2022

Dua WN Korea Selatan Ditangkap karena Menjadi Mata-mata untuk Korea Utara | DW | 29.04.2022

WorldDua WN Korea Selatan Ditangkap karena Menjadi Mata-mata untuk Korea Utara | DW | 29.04.2022

Dua warga Korea Selatan, termasuk seorang kapten tentara, ditangkap atas tuduhan mencuri rahasia militer untuk seorang agen Korea Utara yang membayar mereka dalam mata uang kripto, kata Polisi Seoul, Jumat (29/04).

Korea Utara diketahui mengoperasikan ribuan peretas terlatih yang telah menyerang perusahaan, institusi, dan peneliti di Korea Selatan, serta di tempat lainnya. Polisi dalam sebuah pernyataan mengatakan ini adalah kasus pertama di mana seorang “warga sipil dan kapten militer yang bertugas aktif di Korea Selatan tertangkap berusaha mendapatkan rahasia militer, atas perintah agen Korea Utara.”

Seorang dari mereka merupakan kapten tentara berusia 29 tahun yang diduga memberikan informasi login untuk Sistem Komando & Kontrol Gabungan Korea Selatan – jaringan komunikasi internal penting yang dijalankan militer – kepada tersangka mata-mata Pyongyang, kata pihak berwenang Seoul.

Seorang lainnya, seorang pengusaha berusia 38 tahun yang menjalankan perusahaan manajemen aset virtual, diduga memberikan kapten tentara tersebut sebuah jam tangan dengan kamera rahasia untuk membantu pengumpulan informasi intelijen. Pengusaha itu juga diduga membeli dan merakit perangkat peretasan seperti USB yang disebut “Poison Tap” untuk mengakses Sistem Komando & Kontrol Gabungan, kata polisi Seoul.

“Kedua pria itu telah ditangkap dengan tuduhan melanggar undang-undang keamanan nasional,” kata seorang pejabat di Badan Kepolisian Nasional Korea kepada AFP, Jumat (29/04).

Polisi Seoul mengatakan pengusaha yang ditangkap pertama kali bertemu agen mata-mata Pyongyang di komunitas online tentang cryptocurrency sekitar enam tahun lalu, dan ketiganya hanya berkomunikasi melalui layanan pesan Telegram.

Keduanya dibayar dalam cryptocurrency, kata polisi. Kapten tentara menerima sekitar 48 juta won (Rp550,2 juta) dari agen Korea Utara, sementara pengusaha berusia 38 tahun itu mendapat sekitar $600.000 (Rp8,6 miliar).

“Kami akan secara ketat menindak penjahat keamanan sesuai dengan hukum dan prinsip,” kata kantor kejaksaan Seoul dalam sebuah pernyataan.

  • China Kim Il Sung besucht Peking (Getty Images/AFP)

    Sejarah Perang Korea 1950-1953

    Korea Terbagi Dua

    Pasca Perang Dunia II, Korea yang dijajah Jepang mendapat nasib serupa layaknya Jerman yang dibagi dua antara sekutu barat dan Uni Sovyet. Ketika AS membentuk pemerintahan boneka di bawah Presiden Syngman Rhee untuk kawasan di selatan garis lintang 38°, Uni Sovyet membangun rejim komunis di bawah kepemimpinan Kim Il Sung.

  • Josef Stalin Schreibtisch Pfeife (Bundesarchiv, Bild 183-R80329 / CC-BY-SA)

    Sejarah Perang Korea 1950-1953

    Siasat Kim Lahirkan Perang Saudara

    Awal 1949 Kim Il Sung berusaha meyakinkan Josef Stalin untuk memulai invasi ke selatan. Namun permintaan itu ditolak Stalin karena mengkhawatirkan intervensi AS. Terlebih serdadu Korut saat itu belum terlatih dan tidak mempunyai perlengkapan perang yang memadai. Atas desakan Kim, Sovyet akhirnya membantu pelatihan militer Korut. Pada 1950 pasukan Korut sudah lebih mumpuni ketimbang serdadu Korsel

  • China Mao Kulturrevolution Rotgardisten (picture-alliance/dpa/Bildfunk)

    Sejarah Perang Korea 1950-1953

    Peluang Emas di Awal 1950

    Keraguan Stalin bukan tanpa alasan. Sebelum 1950 Cina masih tenggelam dalam perang saudara antara kaum nasionalis dan komunis, pasukan AS masih bercokol di Korsel dan ilmuwan Sovyet belum berhasil mengembangkan bom nuklir layaknya Amerika Serikat. Ketika situasi tersebut mulai berubah, Stalin memberikan lampu hijau bagi invasi pada April 1950.

  • Korea Krieg 1950 Nordkorea Soldaten (AFP/Getty Images)

    Sejarah Perang Korea 1950-1953

    Kekuatan Militer Korut

    Berkat Sovyet, pada pertengahan 1950an Korut memiliki 200.000 serdadu yang terbagi dalam 10 divisi infanteri, satu divisi kendaraan lapis baja berkekuatan 280 tank dan satu divisi angkatan udara dengan 210 pesawat tempur. Militer Korut juga dipersenjatai 200 senjata artileri, 110 pesawat pembom dan satu divisi pasukan cadangan berkekuatan 30.000 serdadu dengan 114 pesawat tempur dan 105 tank

  • Nordkorea Korea Gefangenenlager Gefangene 1950 (picture-alliance/dpa)

    Sejarah Perang Korea 1950-1953

    Kekuatan Militer Korsel

    Sebaliknya kekuatan militer Korea selatan masih berada jauh di bawah saudaranya di utara. Secara umum Korsel hanya berkekuatan 98.000 pasukan, diantaranya cuma 65.000 yang memiliki kemampuan tempur, dan belasan pesawat, tapi tanpa tank tempur atau artileri berat. Saat itu pasukan AS banyak terkonsentrasi di Jepang dan hanya menempatkan 300 serdadu di Korsel.

  • Flash-Galerie Korea Krieg 1950 1953 (picture-alliance/dpa)

    Sejarah Perang Korea 1950-1953

    Badai Komunis Mengamuk di Selatan

    Pada 25 Juni 1950 sekitar 75.000 pasukan Korut menyebrang garis lintang 38° untuk menginvasi Korea Selatan. Hanya dalam tiga hari Korut yang meniru strategi Blitzkrieg ala NAZI Jerman merebut ibukota Seoul dengan mengandalkan divisi lapis baja dan serangan udara. Pada hari kelima kekuatan Korsel menyusut menjadi hanya 22.000 pasukan

  • Korea Krieg US-Marines (Public Domain)

    Sejarah Perang Korea 1950-1953

    Arus Balik dari Busan

    Kendati AS mulai memindahkan pasukan dari Jepang ke Korsel, hingga awal September 1950 pasukan Korut berhasil menguasai 90% wilayah selatan, kecuali secuil garis pertahanan di sekitar kota Busan. Dari kota inilah Amerika Serikat dan pasukan PBB melancarkan serangan balik yang kelak mengubur impian Kim Il Sung menguasai semenanjung Korea.

  • Nordkorea Krieg (Public Domain )

    Sejarah Perang Korea 1950-1953

    September Berdarah

    Di bawah komando Jendral Douglas MacArthur, pasukan gabungan antara AS, PBB dan Korea Selatan yang kini berjumlah 180.000 serdadu mulai mematahkan kepungan Korut terhadap Busan. Berbeda dengan pasukan sekutu, Korut yang tidak diperkuat bantuan laut dan udara mulai kewalahan dan dipaksa mundur semakin ke utara.

  • Nordkorea US-Soldaten (Public Domain)

    Sejarah Perang Korea 1950-1953

    Nasib Buruk Berputar ke Utara

    Pada 25 September pasukan sekutu berhasil merebut kembali Seoul. Serangan udara dan artileri militer AS berhasil menghancurkan sebagian besar tank dan senjata artileri milik Korut. Atas saran Cina, Kim menarik mundur pasukannya dari selatan. Jelang Oktober hanya sekitar 30.000 pasukan Korut yang berhasil kembali ke utara.

  • 70. Geburtstag Stalins mit Mao Zedong (gemeinfrei)

    Sejarah Perang Korea 1950-1953

    Intervensi Mao

    Ketika pasukan AS melewati batas demarkasi pada 1 Oktober, Stalin dan Kim mendesak Mao Zedong dan Zhou Enlai agar mengirimkan enam divisi invanteri Cina ke Korea. Sovyet sendiri sudah menegaskan tidak akan menurunkan langsung pasukannya. Permintaan tersebut baru dijawab pada 25 Oktober, setelah serangkaian perjalanan diplomasi antara Beijing dan Moskow.

  • Nordkorea Krieg (Public Domain)

    Sejarah Perang Korea 1950-1953

    Mundur Teratur

    Hingga November 1950 pasukan AS tidak hanya merebut Pyongyang, tetapi juga berhasil merangsek hingga ke dekat perbatasan Cina. Kemenangan AS terhenti setelah pasukan Cina yang berkekuatan 200.000 tentara mulai melakukan serangan balik. Intervensi tersebut menyebabkan kekalahan besar pada pasukan AS yang terpaksa mengundurkan diri dari Korea Utara pada pertengahan Desember.

  • Koreakrieg - Kim Il Sung unterzeichnet Waffenstillstandsabkommen (picture-alliance/dpa)

    Sejarah Perang Korea 1950-1953

    Berakhir dengan Kebuntuan

    Hingga Juli 1951 pasukan Cina dan AS masih bertempur sengit di sekitar perbatasan garis lintang 38°. Baru pada pertengahan tahun kedua pihak mulai mengendurkan serangan yang menyebabkan situasi buntu. Setelah kematian Josef Stalin, sikap Uni Sovyet mulai melunak dan pada 27. Juli 1953 kedua pihak menyepakati gencatan senjata yang masih berlaku hingga kini.

  • Südkorea Soldaten (Public Domain)

    Sejarah Perang Korea 1950-1953

    Hilang Nyawa Terbuang

    Pada akhir Perang Korea, sebanyak 33.000 pasukan AS dilaporkan tewas dalam pertempuran. Sementara Korsel melaporkan sebanyak 373.000 warga sipil dan 137.000 pasukan tewas. Sebaliknya Cina kehilangan 400.000 serdadu dan Korut 215.000 pasukan, serta 600.000 warga sipil. Secara umum angka kematian yang diderita kedua pihak mencapai 1,2 juta jiwa.


Pencurian mata uang kripto

Selain mengerahkan peretas ke negara dan perusahaan lain, Korea Utara juga dituduh mengeksploitasi kemampuan sibernya untuk keuntungan finansial karena berupaya menopang ekonominya yang terkena sanksi.

Pada awal bulan ini, pihak berwenang Amerika Serikat mengatakan peretas yang terkait dengan Pyongyang bertanggung jawab atas pencurian mata uang kripto senilai $620 juta (Rp8,98 triliun) yang menargetkan pemain game Axie Infinity.

Kenaikan pesat dalam harga rumah dan keuntungan yang lesu di pasar saham lokal telah mendorong banyak orang muda menuju dewasa di Korea Selatan mengincar mata uang kripto untuk keuntungan cepat, seperti dilaporkan oleh media lokal.

yas/ha (AFP)

Check out our other content

Check out other tags:

Most Popular Articles