DPRD Minta Pemkab Nagekeo Siapkan TPU Khusus COVID-19

by -8 views
dprd-minta-pemkab-nagekeo-siapkan-tpu-khusus-covid-19
Rapat kerja DPRD Nagekeo bersama Dinas Kesehatan. Foto: istimewa.

MBAY-Dewan Perwakilan Raykat Daerah (DPRD) Kabupaten Nagekeo mempertanyakan Tempat Pemakaman Umum Khusus COVID-19 di Kabupaten Nagekeo hingga kini belum ada.

Hal itu disampaikan Thomas Mega Maso dalam rapat kerja DPRD kabupaten Nagekeo, bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo Senin (15/2) sore.

Thomas Mega Maso mengatakan bahwa hingga saat ini TPU bagi pasien COVID-19 belum dimiliki Kabupaten Nagekeo. Pada hal kasus terkonfirmasi COVID-19 di Nagekeo sudah dua orang yang meninggal.

Menurutnya belum ada TPU bagi pasien COVID-19 membuat masyarakat Nagekeo saat ini bingung ketika hendak memakamkan pasien COVID-19 yang meninggal.

“Contoh salah salah satu kasus kemarin ada salah satu ASN kita yang meninggal akibat terkonfirmasi itu. Mau cari TPU COVID tidak ada. Tapi syukur ada niat baik dari masyarakat yang izin lahan untuk di jadikan TPU,” ujar Oman.

Dia berharap Pemda segera memikirkan pemakaman khusus bagi pasien COVID-19 yang meninggal dunia, agar jangan membingungkan warga ketika ada pasien COVID-19 yang meninggal.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten drg. Ellya Dewi mengatakan secara pedoman pasien terkonfirmasi COVID-19, tidak semestinya di kubur terpisah atau lahan penguburan sendirian. Pasien yang meninggal tersebut bisa dikuburkan di TPU atau di mana saja.

Menurutnya, semua makam bisa digunakan untuk pemakaman jenazah pasien COVID-19. Syaratnya, pada saat pemakaman jenazah korban COVID-19 harus melalui protokol kesehatan (prokes) yang ditetapkan.

“Sebetulnya tidak ada pemakaman khusus COVID-19 ya. Semua bisa kita lakukan di TPU mana saja. Cuma dalam proses pemakamannya itu menggunakan SOP protokol COVID-19,” kata Kadis Kesehatan.

Setiap pasien yang dinyatakan meninggal karena COVID-19, kata dia, harus melalui pemakaman dengan protokol COVID-19, walau tidak di pemakaman khusus COVID-19.

” Tapi protap COVID-19 tetap kami lakukan sampai dengan menguburnya. Tidak boleh keluarga sendiri yang ambil,” ujarnya.

Leave your vote

712 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia #RumahBlogInspirasi #KabarWarga #MenabarInformasiAntiBasi Official Kabarwarga

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *