Dosen Farmasi UIN Maliki Malang: Kunyit Baik Dikonsumsi Ketika Nyeri Haid

by -8 views
dosen-farmasi-uin-maliki-malang:-kunyit-baik-dikonsumsi-ketika-nyeri-haid

TIMESINDONESIA, MALANG – Dosen Farmasi UIN Maliki Malang, apt. Ginanjar Putri Nastiti, M. Farm, menyatakan bahwa kunyit baik untuk dikonsumsi saat nyeri haid karena dapat mengatasi rasa nyeri dan sakit perut yang umumnya menyertai ketika haid.

“Obat tradisional ini telah dibuktikan mutu dan manfaatnya secara ilmiah,” ujar apt. Ginanjar Putri kepada TIMES Indonesia, Senin (15/2/2021).

Kepala Laboratorium Teknologi Farmasi UIN Maliki Malang ini menuturkan, kunyit dapat membantu mengatasi nyeri datang bulan atau haid. Dalam kunyit sendiri mengandung suatu zat curcumin, sekuisterpen, tumeron dan zingiberon serta vitamin C yang berkhasiat sebagai antiinflamasi, anti bakteri, dan antispasmodik.

“Mengonsumsi kunyit secara berlebihan tidak baik karea sebenarnya semua yang digunakan secara berlebihan tentu tidak baik, termasuk mengkonsumsi kunyit yang berlebihan, juga dapat menimbulkan efek samping,” sambungnya.

Ia menjelaskan, dalam suatu penelitian Robert Vogt, diketahui seseorang yang mengkonsumsi kunyit dengan lebih dari 1500 mg per hari dapat berpotensi batu ginjal karena kandungan oxalat yang ada pada curcumin, meski tidak semua orang mengalami efek yang sama. Namun mengkonsumsi pereda nyeri sesuai anjuran akan lebih baik untuk tubuh.

Dan akan lebih baik lagi jika mengatasi nyeri haid bebarengan dengan mengubah pola makan, olahraga ringan dan konsumsi buah-buahan yang dapat meredakan nyeri seperti pisang yang kaya kalium, vitamin B6 dan potasium atau buah nanas yang memiliki enzim bromelin yang dapat mengurangi rasa sakit dan membantu relaksasi otot sehingga kram dapat berkurang.

Dosen Farmasi UIN Maliki Malang ini juga menuturkan, wanita yang sedang nyeri haid juga disarankan untuk memperbanyak konsumsi buah mangga, jeruk dan pepaya yang kaya akan vitamin C serta memperbanyak konsumsi air mineral.

“Kunyit baik untuk dikonsumsi saat nyeri haid datang, namun tetap bijak untuk tidak berlebihan,” kata apt. Ginanjar Putri Nastiti, M. Farm, Dosen Farmasi UIN Maliki Malang ini. (*)

Leave your vote

789 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *