in ,

Dikabarkan, Mulai Tahun Ini Pelajaran Bahasa Arab Ditiadakan



Padasuka.id – Jakarta. Beberapa hari ini beredar kabar di media sosial bahwa mata Pelajaran Agama Islam dan Bahasa Arab di madrasah-madrasah dikatakan tidak perlu lagi. Dalam kata lain, mata pelajaran yang lekat dengan dunia pendidikan madrasah itu ditiadakan.

Kabar tersebut dilengkapi pula dengan unggahan gambar surat berkop Kementerian Agama Republik Indonesia – Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Antara lain seperti diunggah oleh akun Facebook Bintang Anggara. Pada unggahan gambar surat itu tertera perihal Implementasi KMA 792 Tahun 2018, KMA 183 Tahun 2019 dan KMA 184 tahun 2019 dengan tambahan keterangan:

“PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DAN BAHASA ARAB DITIADAKAN di sekolah madrasah RA, MI, mts, Dan MA

Parah!”

Kemudian, pada poin ke-3 dalam gambar surat tersebut, tertulis:

“Dengan berlakunya KMA 183 Tahun 2019 dan KMA 184 Tahun 2019 maka mulai Tahun Pelajaran 2020/2021 KMA No 165 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab di Madrasah sudah tidak perlu lagi.”

Benarkah? Setelah melakukan penelusuran, pernyataan bahwa mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab pada madrasah ditiadakan dengan adanya KMA 183 dan 184 Tahun 2019 adalah pernyataan yang tidak sesuai fakta.

Gambar surat hoax tentang PAI dan Bahasa Arab yang beredar di media sosial dan jejaring WhatsApp

Sebab, faktanya mata pelajaran tersebut tetap ada, namun terdapat perbaikan pada substansi materi. KMA 183 dan 184 tahun 2019 perlu KMA 165 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab pada madrasah.

Lebih rinci lagi mengenai hal tersebut, di bawah Padasuka.id tampilkan rilis dari situs resmi Kemeterian Agama RI, kemenag.go.id (10/7/2020). Yakni sebagai berikut:

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar mengatakan bahwa Madrasah, baik Ibtidaiyah (MI), Tsanawiyah (MTs, maupun Aliyah (MA), akan menggunakan kurikulum baru untuk pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab.

“Mulai tahun pelajaran 2020/2021, pembelajaran di MI, MTs, dan MA akan menggunakan kurikulum baru untuk Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab,” terang Umar di Jakarta, Jumat (10/07).

Menurut Umar, Kemenag telah menerbitkan KMA No 183 tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah. Selain itu, diterbitkan juga KMA 184 tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah. Kedua KMA ini akan diberlakukan pada semua kelas pada tahun 2020/2021.

“KMA 183 tahun 2019 ini akan diambil KMA 165 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah,” ujar Umar.

“Sehubungan itu, mulai tahun ajaran ini KMA 165 tahun 2014 tidak berlaku lagi,” lanjutnya.

Namun demikian, mata pelajaran dalam Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab pada KMA 183 Tahun 2019 sama dengan KMA 165 Tahun 2014. Mata Pelajaran itu memuat Quran Hadist, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab. “Jadi berbeda KMA 183 dan 165 lebih pada keberadaan perbaikan substansi materi karena disesuaikan dengan perkembangan kehidupan abad 21,” jelas Umar.

“Kemenag juga sudah membuat materi pembelajaran PAI dan Bahasa Arab yang baru ini jadi guru yang baik dan peserta didik tidak perlu untuk dibeli. Buku-buku tersebut dapat diakses dalam situs web e-learning madrasah,” tandasnya.

Editor : M.A.R & Anuro

What do you think?

789 points
Upvote Downvote

Written by buzz your story

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0
kondom-robek-saat-berhubungan-seks,-ini-tips-mengatasinya

Kondom Robek Saat Berhubungan Seks, Ini Tips Mengatasinya

makin-praktis,-bank-mandiri-buka-layanan-via-whatsapp-24-jam

Makin Praktis, Bank Mandiri Buka Layanan via Whatsapp 24 Jam