Dedi Joneidi Dikukuhkan Jadi Ketua MUI Kota Solok | Ɍ™

by -6 views
dedi-joneidi-dikukuhkan-jadi-ketua-mui-kota-solok-|-Ɍ

Kota Solok – Dedi Joneidi. S.Ag resmi dikukuhkan menjadi ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) cabang kota Solok untuk masa khidmat 2020 – 2025. Pengukuhan dilakukan oleh ketua MUI provinsi Sumatera Barat H.Gusrizal Gazahar,LC,MA, di Balairung 99 kediaman resmi walikota Solok, Senin (23/5).

Pada kegiatan turut hadir Walikota Solok H. Zul Elfian Umar beserta anggota DPRD Kota Solok, Forkopimda Kota Solok, Kepala Kemenag Kota Solok, Ketua Baznas Kota Solok, Kabag Kesra Setda Kota Solok, serta undangan lainnya.

Pada kesempatan itu H.Gusrizal Gazahar menyampaikan, keberadaan MUI ditengah tengah masyarakat memiliki fungsi tersendiri untuk memfokuskan arah dan tujuan seorang dai dan mubaligh, berdasarkan dari pada itu, untuk menyendang jabatan sebagai ketua MUI, harus memiliki potensi diri dan wawasan yang cukup luas, sehingga dapat mengetahui tentang problematika umat yang ada.

“Ketua MUI dipastikan mempunyai kemampuan dan wawasan yang cukup luas, namun keberhasilan dalam menjalankan tupoksinya itu, tidak terlepas dari sinergitas yang terjalin kuat dengan seluruh unsur masyarakat yang ada, serta dukungan dari pemerintah daerah setempat,” ujarnya.

Sementara itu dalam kesempatan lain Walikota Solok menyampaikan ucapan selamat untuk ketua MUI yang baru, serta jajaran pengurus MUI cabang kota Solok yang baru saja dilantik, dan dikatakannya, pemerintah daerah setempat akan terus bergandengan tangan dengan MUI cabang kota Solok untuk memajukan umat.

“MUI cabang kota Solok juga memiliki peran tersendiri dan berpotensi besar dalam membantu mewujudkan arah dari kepemimpinannya yakni menjadikan kota Solok yang diberkahi, Maju, dan Sejahtera sebagaimana yang telah tertuang didalam RPJMD kota Solok,” ujarnya.

Terakhir Wali Kota Solok H.Zul Elfian Umar mengatakan, MUI kota Solok harus menjadi Role Model sehingga menjadi MUI yang terbaik di provinsi Sumatera Barat.

More

Leave a Reply

Your email address will not be published.