in

Dagelan Soal Berhenti Merokok Mencegah Corona

Semakin hari standar kualitas pejabat publik kita semakin menurun saja. Sudah ada yang berani klaim Indonesia bebas Virus Corona, menanggulanginya dengan doa, lah sekarang ada Walikota yang menyatakan kalau berhenti merokok bisa cegah Corona. Padahal, jelas-jelas, Corona itu penyakit yang berasal dari virus. Ada-ada saja.

Entah apa yang ada di pikiran Walikota tersebut, tapi memberi pernyataan sesat kalau berhenti merokok bisa mencegah Corona adalah sebuah komunikasi politik yang buruk. Sebagai pejabat, kalaupun memang benar tidak menguasai isu tersebut, ada baiknya lebih memilih diam. Jangan malah mempertontonkan kebodohan publik seperti semacam dagelan di tengah bencana.

Jika pun pernyataan tersebut muncul karena anggapan merokok dapat melemahkan imun, saya justru hendak membantahnya. Sepanjang seseorang merokok, bertahun bahkan puluhan tahun, rokok tidak membuat imun mereka jadi lemah. Kalau memang merokok itu membuat imun manusia jadi lemah, harusnya sudah sejak dulu ada puluhan juta kasus orang sakit karena merokok. Sakit flu ya maksudnya.

Justru, dalam pergaulan dan pemahaman para perokok, terdapat mitos jika merokok (utamanya) kretek tangan dapat meredakan sesak atau pilek. Dulu ketika pertama kali dibuat, sejarah menyatakan kalau kretek dibuat untuk meredakan gangguan pernapasan sang pembuat, Hadji Djamhari. Jadi, tidak bisa semudah itu anggapan rokok melemahkan imun dapat diterima.

Saya tentu tidak bilang kalau rokok itu menyehatkan. Toh rokok juga punya faktor risiko terhadap penyakit tertentu. Sekali lagi, faktor risiko ya. Namun, tidak bisa kemudian ketika ada penyakit tertentu muncul atau diderita seseorang, langsung saja ada tuduhan bahwa rokok yang menyebabkannya. Pemikiran sesat macam apa itu.

Harusnya, kalau memang mau terbebas dari penyakit ya lakukan gaya hidup sehat. Makan teratur, makanannya pun kalau bisa bergizi. Banyak minum air putih dan makan sayuran serta buah. Tidak lupa berolahraga, dan tentu saja istirahat yang cukup. Kalau itu semua saja belum bisa dilakukan, bagaimana kemudian mau sehat hidup kalian.

Meski begitu, sebenarnya ada penyakit berbahaya yang juga melanda Indonesia selain virus Corona. Sebuah penyakit yang menjangkiti begitu banyak pejabat publik. Penyakit itu adalah kebiasaan memberi omong kosong dan sok tahu atas banyak isu yang terjadi di masyarakat. Sekadar mengingatkan, kalau memang tidak paham ya jangan menunjukkan kebodohan di muka publik lah.

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

Written by Dianita Samantha

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

4

#SangBaday Doa Seutas Harapan

Membuat Vaksin Virus Corona Dari Tembakau