Curious Kids: Mengapa kita merasa gatal ketika digigit nyamuk?

by -5 views
curious-kids:-mengapa-kita-merasa-gatal-ketika-digigit-nyamuk?

Ketika kita digigit nyamuk, mengapa rasanya sangat gatal? – James Dowling, umur 10, Melbourne, Australia.


Saya memikirkan ini sepanjang waktu, James. Saya merasa seperti digigit nyamuk lebih banyak setiap musim panas dibanding orang lain yang saya kenal!

Menariknya, tidak semua nyamuk menggigit. Hanya betina yang menggigit kita karena mereka membutuhkan darah. Ini adalah makanan terbaik untuk dimakan nyamuk jika mereka ingin bertelur. Beberapa nyamuk betina dapat bertelur ratusan selama hidup mereka.


Read more: Curious Kids: What causes windy weather?


Nyamuk yang menggigit menemukan targetnya dengan mengikuti jejak karbon dioksida yang dihirup. Ketika mereka mendekati kita, mereka mengendus bau di kulit kita. Bau ini bisa berasal dari bahan kimia dalam keringat kita atau bahkan bakteri kecil yang hidup di kulit kita. Bau membantu nyamuk memutuskan siapa yang akan digigit dan itulah sebabnya beberapa orang digigit nyamuk lebih banyak daripada yang lain.

Mengata kita merasa gatal ketika digigit nyamuk?

Ketika nyamuk menemukan tempat untuk mendarat, dia menyuntikkan belalainya ke kulit kita. Belalai adalah “mulut” nyamuk yang panjang dan mengisap. Itu tidak masuk terlalu jauh karena tidak seperti jarum; “mulut” nyamuk seperti sedotan fleksibel yang meliuk-liuk di bawah kulit kita mencari pembuluh darah untuk ditusuk.

‘Mulut’ nyamuk menembus kulit kamu untuk menemukan darah. Mai Lam/The Conversation, CC BY-ND

Untuk mendapatkan darah mengalir, nyamuk menyuntikkan air liur ke dalam kulit kita. “Ludah nyamuk” ini membantu aliran darah tetapi juga menyebabkan benjolan merah, gatal, dan menonjol. “Gigitan yang terasa gatal” itu adalah reaksi tubuh kita terhadap ludah nyamuk.


Read more: Curious Kids: why does rain only come from grey clouds?


Jadi, tidak hanya beberapa orang memang lebih sering digigit nyamuk, tetapi mereka juga bisa bereaksi berbeda terhadap gigitannya. Sama seperti kita semua bereaksi berbeda terhadap makanan, bahan kimia atau alergen lingkungan, kita semua bereaksi berbeda terhadap gigitan nyamuk. Kamu mungkin hanya memiliki bintik merah kecil di kulit kamu, tetapi orang lain mungkin bisa memiliki benjolan bengkak besar yang terasa gatal terus-menerus.

Jika kamu rentan terkena gigitan yang sangat bengkak atau gatal, cara terbaik untuk menenangkannya adalah dengan mengoleskan kompres dingin (ini akan membantu mengurangi pembengkakan). Mengoleskan krim anti-gatal juga dapat membantu. Yang penting, pastikan kamu melakukan yang terbaik untuk tidak menggaruk terlalu banyak karena segera setelah kamu merusak permukaan kulit, kamu berisiko terkena infeksi sekunder dan benjolan yang gatal akan segera berubah menjadi keropeng yang menjengkelkan.


Apakah kamu punya pertanyaan yang ingin ditanyakan ke ahli? Minta bantuan ke orang tua atau orang yang lebih dewasa untuk mengirim pertanyaanmu pada kami. Ketika mengirimkan pertanyaan, pastikan kamu sudah memasukkan nama pendek, umur, dan kota tempat tinggal. Kamu bisa:


Arina Apsarini dari Binus University menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris.

More

Leave a Reply

Your email address will not be published.